Senin, H / 08 Agustus 2022

Proton Malaysia Percayakan ESQ Bangun Budaya Perusahaan

Selasa 18 Oct 2011 09:48 WIB

Reporter :isw

Corporate Culture Transformation untuk 70 petinggi Proton (17/10/2011).

Foto: dok.ESQ



ESQNews.id, SELANGOR - Senin (17/10/2011) berlangsung Corporate Culture Transformation bagi para puncuk pimpinan perusahaan otomotif PROTON Malaysia. Kegiatan yang diikuti 70 petinggi Proton ini dibuka oleh Managing Director Proton Dato Sri Hj Syed Zainal Syed Y Thahir di Plenary Hall Shah Alam Convention Center, Shah Alam Selangor Malaysia.


Training ini diselenggarakan pihak Proton dalam upaya untuk menjadi pemain global di pasar Internasional. Untuk mencapai hal itu mereka menyadari perlunya membangun budaya perusahaan melalui training ESQ. Mereka membutuhkan para leader yang memiliki karakter kuat untuk memimpin organisasi.

Managing director Proton mengatakan bahwa ia percaya bahwa ESQ dapat membangu transformasi budaya di Proton.

"Saya percaya ESQ dapat membangun kultur budaya Proton dengan semangat baru untuk meraih global market," demikian ucap Dato Sri Syed Zainal.

<more>

Pimpinan ESQ, Dr. HC Ary Ginanjar Agustian mengatakan, untuk membangun perusahaan yang berkinerja tinggi tidak cukup hanya dengan teknologi tinggi dan strategi, namun dibutuhkan karakter dan budaya kerja yang kuat. Ary menyampaikan kiat mempercepat transformasi perusahaan agar memiliki 'performance' tinggi yaitu diperlukan tiga hal. Pertama, penyamaan dan penanaman visi, misi, nilai dan makna. Kedua, VSL (value-system-leadership) yaitu nilai tersebut harus dibangun di dalam sistem, dan para leader harus memiliki komitmen serta menjadi role model & agent of change dalam menjalankan nilai-nilai tersebut. Ketiga, menggunakan totalitas 3.0 yaitu menggunakan ketiga potensi IQ,EQ, dan SQ.

"Ketiga hal tersebut jika dijalankan dengan komitmen penuh dari semua unsur perusahaan akan menciptakan akselerasi transformasi budaya perusahaan menjadi perusahaan berkinerja tinggi," ujar Ary.

Sebagai kelanjutan program ini, Proton akan melakukan in house training untuk para karyawan lainnya. Perusahaan yang memiliki 11.000 karyawan ini sudah beroperasi selama 26 tahun. Mobil yang diproduksinya saat ini sudah tersebari di 50 negara.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA