Minggu, H / 01 Maret 2026

HOT TOPICS

#AI

#IQ

#BI

#EQ

#SQ

#AS

#HK

#MA

#3M

#NU

#UI

#BK

#MK

#GM

#RS

#bi

#SD

#QX

#MC

#MU

#

#IT

#CC

#S1

#DO

#DJ

#as

#Pa

#Ti

#UN

#LG

#8

#3A

#HC

#\

#US

#BU

#PS

#Hu

#qx

#KB

#5P

#HP

#K3

#VW

#Ke

#U

#Wo

#01

#02

# M

#RT

#PK

#TJ

#FK

#5G

#UU

# P

#Al

#Em

#WA

# t

#VR

TERKINI

NEWS

 

Perkuat Kualitas SDM ASN, BPSDM Sumsel Teken MoU dengan ACT Consulting International di Menara 165 Jakarta

ESQNews.id, JAKARTA — Dalam rangka memperkuat pengembangan kompetensi pimpinan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Selatan secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan ACT Consulting International (ESQ). Penandatanganan berlangsung di Menara 165 Jakarta, Selasa (25/2).Prolog: Tantangan Pengembangan ASN di SumselDi tengah dinamika perubahan global, percepatan digitalisasi, serta meningkatnya ekspektasi publik terhadap kualitas layanan pemerintahan, pengembangan kompetensi ASN di lingkungan Pemprov Sumsel menjadi tantangan strategis. ASN dituntut tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, kecerdasan emosional, dan spiritual yang kuat.Sejalan dengan amanah Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, BPSDM Sumsel didorong untuk menjalin kemitraan strategis dengan lembaga profesional dan kredibel, guna mempercepat peningkatan kualitas SDM aparatur yang berdaya saing, berkarakter, dan siap menjawab tantangan zaman.MoU Strategis untuk Transformasi SDM ASNPenandatanganan MoU ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan kedua belah pihak. Dari pihak ESQ Corps, hadir Prof. Dr. (H.C). Ary Ginanjar Agustian (President Director), Luki Alamsyah (Direktur), Liya, Nurul Fitrianis, serta Andry Fallash (Trainer & Regional Manager Sumbagsel).Sementara dari pihak BPSDM Sumsel, hadir Prof. Dr. H.M. Edwar Juliartha, S.Sos,. MM. (Kepala BPSDM Sumsel), (Kepala BPSDM Sumsel), Aidi Purnawan, SE, M.Si. (Sekretaris BPSDM Provinsi Sumsel), serta Syaruddin, S.Pd., MAP (Kasubbag Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan).Kerja sama ini mencakup pengembangan program pelatihan kepemimpinan, penguatan karakter ASN, peningkatan kapasitas manajerial, serta transformasi budaya kerja berbasis nilai.Pesan Kebangsaan Ary Ginanjar: Membangun SDM dengan Tiga KecerdasanDalam sesi ramah tamah, Ary Ginanjar Agustian, yang baru saja menerima anugerah Guru Besar Kehormatan di bidang Karakter Hukum dari Universitas Jayabaya, menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam pengembangan SDM Sumatera Selatan merupakan amanah dari ayahandanya, Opa Rohim Agustjik, untuk ikut berkontribusi membangun Palembang dan Sumatera Selatan. Ia juga menegaskan makna gelar Ki Agus yang diterimanya pada tahun 2022 sebagai simbol tanggung jawab moral dalam membangun karakter bangsa.Menurut Ary, pembangunan SDM yang unggul harus berlandaskan tiga kecerdasan utama: spiritual, emosional, dan intelektual. Ia menggambarkan ketiga kecerdasan tersebut melalui ikon Kota Palembang:“Masjid Agung SMB Jayo Wikramo melambangkan kecerdasan spiritual, Benteng Kuto Besak (BKB) melambangkan kecerdasan emosional, dan Jembatan Ampera melambangkan kecerdasan intelektual. Ketiganya harus menyatu untuk membangun SDM Sumatera Selatan yang paripurna.”Komitmen BPSDM Sumsel: ASN Unggul dan BerkarakterKepala BPSDM Sumsel Edwar Juliartha menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi kualitas ASN Sumatera Selatan, agar tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga berintegritas, adaptif, dan memiliki kepemimpinan berkarakter.Dengan terjalinnya kemitraan ini, diharapkan lahir ASN Sumatera Selatan yang profesional, berdaya saing tinggi, berkarakter kuat, dan mampu memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat.

2 hari yang lalu

LIFESTYLE

 

Fakta Tantangan Gen Z dalam Karier dan Kesehatan Mental

ESQNews.id, JAKARTA - Sebagai generasi yang tumbuh di tengah perubahan sosial dan teknologi yang begitu cepat, Gen Z kini memainkan peran penting dalam membentuk tren serta dinamika baru di Indonesia. Untuk memahami pola hidup dan pandangan mereka, Jakpat melakukan survei terhadap 1.158 responden berusia 17–28 tahun.KarierKetika memilih pekerjaan, 71% Gen Z tetap menempatkan gaji dan kompensasi sebagai pertimbangan utama. Namun faktor lain juga berpengaruh besar, seperti lingkungan kerja yang suportif (57%) dan peluang pengembangan karier jangka panjang (55%). Tidak kalah penting, keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi atau work-life balance (50%) juga menjadi prioritas mereka.Aska Primardi, Head of Research di Jakpat, menjelaskan bahwa Gen Z Indonesia saat ini berada dalam fase produktif yang penuh tantangan. “Status mereka sebagai angkatan kerja baru harus berbenturan dengan stagnasi lapangan kerja formal. Meskipun pertumbuhan ekonomi nasional menunjukkan angka positif, ekspansi tersebut lebih banyak didorong oleh sektor padat modal yang mengandalkan otomatisasi dan teknologi tinggi dibandingkan sektor padat karya yang mampu menyerap banyak tenaga manusia.”Tantangan terbesar yang dirasakan Gen Z ketika memasuki dunia kerja adalah kompetisi yang semakin ketat (63%). Aska menambahkan, “Akibatnya, banyak Gen Z beralih ke jalur gig economy, sebuah sistem kerja kontrak jangka pendek atau proyek lepas yang dikelola melalui platform digital. Dinamika ini memaksa mereka menjadi ‘manusia multi-peran’ yang harus mengelola jadwal, pendapatan yang fluktuatif, dan jaminan sosial secara mandiri, tanpa perlindungan tetap dari perusahaan konvensional.”Kesehatan MentalDi tengah tekanan ekonomi dan tuntutan produktivitas, Gen Z menunjukkan sikap yang lebih terbuka terkait kesehatan mental. Hampir setengah dari mereka yang mengalami gangguan kesehatan mental menyatakan percaya pada layanan profesional, seperti konsultasi, terapi, hingga pengobatan, untuk membantu pemulihan kondisi emosional mereka.“Berbeda dengan generasi sebelumnya yang cenderung menutup diri, mereka sangat terbuka dalam mengakui kerentanan emosional dan memandangnya sebagai bagian integral dari kesehatan secara keseluruhan. Kesadaran ini mendorong mereka untuk lebih proaktif mencari bantuan profesional, mulai dari konseling lewat aplikasi kesehatan hingga terapi tatap muka,” jelas Aska.Pemicu gangguan kesehatan mental di kalangan Gen Z sebagian besar berkaitan dengan kekhawatiran akan masa depan (60%). Selain itu, ada pula faktor tekanan finansial (57%), tuntutan sosial atau ekspektasi orang lain (42%), serta rasa tidak berdaya dalam menghadapi situasi yang tidak dapat mereka kendalikan (36%).Adapun bentuk gangguan yang paling sering dialami yaitu mood swing (62%), masalah tidur baik sulit tidur atau tidur berlebihan (50%), kecemasan berlebih (38%), dan kesulitan mengatur emosi (38%).Menutup penjelasannya, Aska menyimpulkan bahwa Gen Z adalah generasi yang paling rentan secara ekonomi formal, namun justru paling tangguh secara emosional.Ingin memahami lebih dalam karakter Gen Z dalam gaya hidup, pola konsumsi, kesehatan mental, pendidikan, karier, dan pengelolaan keuangan? Unduh laporan lengkap “Gen Z Characteristics and Behaviors Outlook 2026” melalui tautan berikut: https://insight.jakpat.net/gen-z-characteristics-and-behaviors-outlook-2026/Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:Ainu Rakhma FatkhiaMarketing Communication [email protected] www.jakpat.netwww.insight.jakpat.netInstagram @jakpatapphttps://id.linkedin.com/company/jajak-pendapat-jakpat

3 hari yang lalu

NEWS

 

UAG University Rangkul Metro TV Ciptakan Ekosistem Pendidikan dan Penyiaran yang Solid

ESQNews.id, JAKARTA - Universitas Ary Ginanjar (UAG University) menjalin kerja sama strategis dengan Metro TV melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) . Kolaborasi ini didasari kesamaan misi kedua institusi, yaitu "Knowledge to Elevate" untuk mengangkat derajat bangsa melalui kekuatan pengetahuan.Pendiri Universitas Ary Ginanjar, Ary Ginanjar Agustian, menyatakan kemitraan ini merupakan penggabungan aset intelektual dan digital yang sangat potensial. Ia menekankan UAG dan Metro TV memiliki napas yang sama dalam membangun masyarakat Indonesia.Ary menjelaskan UAG membawa konsep kecerdasan komprehensif yang mencakup aspek intelektual, emosional, dan spiritual atau ESQ. Kombinasi inilah yang akan disinergikan dengan kekuatan Metro TV sebagai media penyebar informasi dan pengetahuan."Aset digital dan aset knowledge yang dimiliki Metro TV serta ESQ (ESQ Business School) yang sama-sama berusia 25 tahun ini harus diinventarisir dan disinergikan. Kita akan saling mengisi ruang kosong dalam kehidupan masyarakat, yaitu bagaimana meningkatkan kecerdasan bangsa yang tidak hanya cerdas otaknya, tapi juga cerdas nuraninya," kata Ary Ginanjar di kantor Media Group, Kedoya, Jakarta Barat, Selasa, 24 Februari 2026.Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan dan penyiaran yang solid untuk membentuk karakter masyarakat Indonesia yang utuh. Fokus utama kolaborasi ini meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia guna membentuk individu yang memiliki daya saing, keunggulan, serta integritas tinggi. Selain itu, sinergi ini diarahkan pada pengembangan kapital yang komprehensif, mencakup penguatan modal intelektual (intellectual capital), modal emosional (emotional capital), hingga modal spiritual (spiritual capital). Dengan mengintegrasikan jalur akademik dan kekuatan media, kolaborasi ini akan memanfaatkan berbagai platform digital serta institusi pendidikan formal untuk mendistribusikan pengetahuan yang mencerahkan secara luas dan efektif.Ary menegaskan kekuatan sejati bangsa bukan terletak pada sumber daya alam yang bisa habis, melainkan pada kualitas sumber daya manusianya. "Harapan kita, kekuatan terakhir bangsa adalah sumber daya manusianya. Melalui MoU ini, kita ingin membangun bangsa yang memiliki modal manusia yang kuat menuju visi Indonesia Emas 2045," tutur dia.Penandatanganan ini menandai langkah baru bagi kedua institusi untuk terlibat aktif dalam mentransformasi pengetahuan menjadi alat untuk mengangkat derajat kehidupan bangsa di kancah global.

3 hari yang lalu

NEWS

LIFESTYLE

 

Atasi Darurat "Salah Jurusan", ESQ Berikan Kado Life Tools TalentDNA: Gratis untuk 999 Orang di Bulan Ramadhan!

ESQNews.id, JAKARTA – Musim ujian masuk perguruan tinggi telah tiba. Namun, di balik keriuhan persiapan akademis, tersimpan fakta memprihatinkan yang membayangi masa depan generasi muda Indonesia. Berdasarkan data Educational Psychologist dari Integrity Development Flexibility (IDF), sebanyak 87 persen mahasiswa di Indonesia merasa salah jurusan.Kondisi ini diperkuat oleh data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2023) yang menyebutkan 45 persen siswa SMA bingung menentukan arah minat dan bakat mereka.Fenomena "salah langkah" ini bukan sekadar masalah salah memilih kursi kuliah, melainkan ancaman terhadap produktivitas nasional.Salah memilih jurusan berdampak domino pada kehidupan seorang pemuda: * Demotivasi Akademik: Mahasiswa tidak terhubung dengan materi, menyebabkan prestasi anjlok. * Pemborosan Investasi: Tingginya angka drop-out atau pindah jurusan membuang waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit. * Krisis Karier: Lulusan bekerja di bidang yang tidak dicintai (passionless), menghambat perkembangan karier dan kebahagiaan jangka panjang.Menjawab keresahan tersebut, ESQ menghadirkan TalentDNA, sebuah human technology berbasis AI yang mampu mengungkap "Algoritma Perilaku Manusia". Alat tes ini bukan sekadar tes minat bakat biasa, melainkan hasil evolusi pemikiran Prof. Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian selama lebih dari dua dekade."TalentDNA akan membantu tiap orang menemukan talentanya sehingga ia merdeka atas dirinya sendiri. Tidak ada lagi orang yang merasa terpenjara karena terpaksa mengerjakan hal-hal di luar passion-nya," ungkap Ary Ginanjar Agustian.Mengapa TalentDNA Berbeda?TalentDNA mengidentifikasi 45 tipe talenta yang terbagi dalam tiga kategori utama: Drive, Network, dan Action. Dengan legalitas hukum yang kuat melalui HAKI (Hak Cipta & Hak Merek), alat ini membantu siswa: * Mengetahui potensi asli (Spiritual DNA). * Menemukan cara belajar yang paling efektif. * Memilih jurusan yang benar-benar selaras (align) dengan jati diri, bukan sekadar ikut-ikutan tren.Kado Ramadhan: Gerakan Indonesia BertalentaSebagai bentuk komitmen dalam gerakan nasional "Indonesia Bertalenta", ESQ memberikan kado spesial di bulan suci ini. Sebanyak 999 kuota TalentDNA GRATIS disediakan bagi mereka yang ingin memetakan masa depannya dengan lebih yakin.Klaim Kuota Gratis Anda di Sini:https://talentdna.me/tdna/f/0e183ab221d343b9680ffebfeadd6a83d75e662cSaatnya memilih jurusan dengan landasan ilmu, bukan sekadar tebakan. Mari wujudkan Indonesia Emas dengan talenta yang tepat di tempat yang tepat.www.talentdna.me

4 hari yang lalu

LIFESTYLE

 

Bekerja Bukan Lagi ‘Tragedy’, ESQ Hadirkan TalentDNA untuk Temukan Kebahagiaan di Bulan Ramadhan

ESQNews.id, JAKARTA – Pernahkah Anda merasa bahwa setiap pagi melangkah ke kantor bukan dengan semangat, melainkan dengan beban yang berat? Alih-alih mendapatkan rasa bahagia (happy), rutinitas pekerjaan justru terasa seperti sebuah tragedy. Motivasi pun perlahan luntur, menyisakan kerja keras hanya demi sekadar menyambung hidup. Fenomena "terpenjara" dalam pekerjaan yang tidak sesuai dengan passion ini menjadi perhatian serius bagi Founder ESQ, Prof. Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian. Menurutnya, ketidakbahagiaan dalam bekerja seringkali berakar dari ketidaktahuan seseorang terhadap potensi dan algoritma perilaku dirinya sendiri."TalentDNA akan membantu tiap orang menemukan talentanya sehingga ia akan merdeka atas dirinya sendiri. Tidak ada lagi orang yang merasa terpenjara akibat keterpaksaan mengerjakan hal-hal di luar passion-nya," ungkap Ary Ginanjar.Transformasi Digital Berbasis AISebagai solusi atas permasalahan tersebut, ESQ memfasilitasi sebuah life tools mutakhir bernama TalentDNA. Alat tes ini merupakan buah pemikiran Ary Ginanjar yang telah dirumuskan sejak 25 tahun lalu. Seiring perkembangan zaman, metode ini telah bertransformasi secara digital berbasis Artificial Intelligence (AI).TalentDNA dirancang untuk mengidentifikasi kecenderungan pola perilaku yang berulang secara alami dan spontan. Dengan mengungkap algoritma perilaku manusia, setiap individu dapat memahami mengapa mereka berpikir, merasakan, dan mengambil keputusan dengan cara tertentu.Kenali 45 Karakter Unik AndaDalam metodologi TalentDNA, terdapat 45 TalentDNA yang diklasifikasikan ke dalam tiga tipe utama: * Drive: Kekuatan motivasi dan dorongan internal. * Network: Cara berinteraksi dan membangun relasi. * Action: Gaya dalam mengeksekusi tugas dan pekerjaan.Dengan memahami kombinasi unik dari ketiga tipe ini, individu dapat memiliki self-awareness yang tinggi tentang kekuatan mereka serta hal-hal yang perlu diwaspadai (titik buta).Manfaat Luas: Dari Karir hingga Harmonisasi KeluargaBukan sekadar alat tes karir, TalentDNA memberikan dampak sistemik: * Bagi Individu: Membantu menentukan bidang studi dan jalur karir agar bekerja terasa lebih bermakna dan sukses. * Bagi Keluarga: Mencegah konflik antara pasangan, orang tua, dan anak dengan memahami cara komunikasi masing-masing. * Bagi Organisasi: Menjadi acuan bagi pemimpin untuk mengelola tim secara efektif, meningkatkan kolaborasi, dan menghindarkan friksi antaranggota tim.Alat ukur ini juga telah resmi mengantongi perlindungan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) baik untuk Hak Cipta maupun Hak Merk, menjamin akurasi dan orisinalitas metodenya.Kabar Gembira: Kado Spesial di Bulan RamadhanMenyambut bulan suci Ramadhan, ESQ melalui gerakan nasional "Indonesia Bertalenta" memberikan kesempatan emas bagi masyarakat. TalentDNA diberikan secara GRATIS untuk 999 orang pertama!Ini adalah momentum tepat bagi Anda yang ingin berbenah diri dan memulai langkah baru menuju kualitas hidup yang lebih baik dan penuh kebahagiaan.Klaim kuota GRATIS Anda sekarang melalui tautan berikut:🔗 https://talentdna.me/tdna/f/0e183ab221d343b9680ffebfeadd6a83d75e662cJangan biarkan pekerjaan Anda menjadi beban. Mari bangun karir sesuai passion dan raih kebahagiaan sejati bersama TalentDNA!Informasi Lebih Lanjut di www.talentdna.me

4 hari yang lalu

HAJI UMROH

 

Rayakan Kemenangan Idul Fitri di Tanah Suci dan Jaga Api Semangat Ramadhan Melalui Umrah Syawal Bersama ESQ Tours

ESQNews.id, JAKARTA – Kerinduan umat Muslim untuk bersujud di depan Ka’bah dan bershalawat di raudhah tidak pernah padam, terutama di momen-momen istimewa seperti penghujung Ramadhan dan bulan Syawal. Menjawab kerinduan tersebut, ESQ Tours Travel kembali menghadirkan rangkaian program perjalanan spiritual yang dirancang khusus untuk memberikan transformasi diri dan "Meaningful Journey" bagi para jamaah.Tahun 2026 ini, ESQ Tours mengunggulkan tiga program utama: Umrah Awal Ramadhan, Umrah Idul Fitri, dan Umrah Syawal. Ketiganya bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan sebuah perjalanan pulang menuju kedalaman hati.Bagi Jamaah yang ingin merasakan haru dan khusyuknya Shalat Ied di Tanah Suci, Paket Umrah Idul Fitri menjadi jawaban yang sempurna. Program ini dirancang bagi keluarga yang ingin menutup bulan suci dengan kemenangan sejati di tanah para nabi.Jamaah akan merasakan atmosfer spiritual yang luar biasa, mulai dari mengejar kemuliaan malam Lailatul Qadar hingga merayakan Idul Fitri bersama jutaan umat Muslim dari seluruh dunia. Perjalanan ini pun didukung dengan fasilitas premium dengan jadwal keberangkatan pada tanggal 18 dan 23 Maret 2026. Kemudian, penerbangannya Jakarta – Madinah menggunakan Garuda Indonesia. Tak lupa, kenyamanan mobilitas Madinah – Makkah dengan Haramain High Speed Train.Melanjutkan Semangat Ramadhan di Bulan Syawal ESQ Tours juga mengingatkan agar semangat ibadah jangan sampai menurun setelah Ramadhan berlalu. Melalui Paket Umrah Syawal, jamaah diajak untuk menjaga konsistensi iman (istiqomah)."Bulan Syawal adalah momen pembuktian ketaatan kita. Bersama ESQ Tours, umrah bukan sekadar ritual, tetapi perjalanan transformasi diri untuk membawa pulang semangat baru ke tanah air," ungkap manajemen ESQ Tours.Mengapa Memilih ESQ Tours Travel?Sebagai pemenang penghargaan World’s Best Hajj and Umrah Operator di Abu Dhabi, ESQ Tours (PT Fajrul Ikhsan Wisata) telah berpengalaman lebih dari 20 tahun. Keunggulan utama yang membedakan adalah: * Sentuhan Ruhiyah: Dibimbing oleh kurikulum dan metode dari Prof. (H.C) Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian melalui trainer berlisensi. * Kenyamanan Fasilitas: Hotel yang dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk mendukung kekhusyukan. * Pelayanan Profesional: Pendampingan 24 jam oleh tim yang berpengalaman. * Program Pemaknaan: Adanya sesi training dan tausiyah di sela-sela ibadah untuk memperdalam makna setiap rukun umrah.Informasi & PendaftaranUntuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan detail paket, silakan hubungi: Kontak Person: Elwi (0821-3335-8037) serta Website Resmi: www.esqtours.com.Tentang ESQ Tours Travel:ESQ Tours Travel memiliki visi menjadi penyelenggara perjalanan terbaik di Indonesia. Dengan moto “Meaningful Journey”, ESQ Tours berkomitmen memberikan layanan terbaik mulai dari ibadah, perjalanan bisnis, hingga wisata mancanegara dengan nilai-nilai spiritual yang tinggi.

5 hari yang lalu

ARY GINANJAR AGUSTIAN

 

Founder ESQ Apresiasi 17 Tahun Listrik Indonesia Konsisten Jadi Referensi Energi

ESQNews.id, JAKARTA - Selamat ulang tahun ke-17 kepada Majalah Listrik Indonesia. Semoga di usia yang ke-17 ini, Majalah Listrik Indonesia terus tumbuh dan menjadi referensi terpercaya bagi insan energi di Indonesia. Tetaplah menyajikan konten yang berkualitas, berbasis fakta, dan inspiratif.Saya sendiri telah menjadi pembaca setia Majalah Listrik Indonesia dan selalu menantikan setiap edisinya, karena majalah ini memberikan informasi yang sering kali tidak diperoleh dari sumber lain.Terus berkarya dan semoga semakin jaya.— Founder ESQ Corp, Ary Ginanjar Agustian

5 hari yang lalu

NEWS

 

OK OCE dan ESQ Siapkan Seminar TalentDNA UMKM

ESQNews.id, JAKARTA - OK OCE Indonesia menjajaki kolaborasi penyelenggaraan Seminar TalentDNA bersama ESQ melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan secara daring pada Rabu, 18 Februari 2026 melalui Zoom Meeting. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Desyana Hermala dan Nuni dari pihak ESQ, serta perwakilan Direktorat Edukasi dan Bisnis dan Direktorat Marketing Communication OK OCE Indonesia. Rapat ini membahas rencana pelaksanaan event berbayar yang difokuskan pada penguatan potensi diri dan pemetaan bakat bagi komunitas penggerak serta UMKM binaan OK OCE.Dalam pembahasan tersebut disepakati bahwa kolaborasi akan dikemas dalam dua tahap kegiatan, yakni sesi pengenalan secara daring dan seminar lanjutan secara luring. Webinar pengantar akan dilaksanakan sebagai bentuk edukasi awal sekaligus memperkenalkan konsep TalentDNA kepada peserta secara lebih luas. Adapun seminar lanjutan direncanakan berlangsung secara terbatas dan lebih mendalam, dengan menghadirkan trainer utama dari ESQ serta disertai sesi pembahasan hasil TalentDNA Test.Terkait konsep penyelenggaraan, Direktorat Edukasi dan Bisnis OK OCE merekomendasikan pelaksanaan seminar luring dengan kapasitas terbatas di Kantor OK OCE agar interaksi peserta dan trainer lebih efektif. Sementara itu, kegiatan daring ditargetkan dapat menjangkau peserta dalam jumlah lebih besar sebagai tahap awal engagement. Pelaksanaan utama direncanakan pada awal April 2026, dengan kemungkinan webinar pembuka digelar lebih dahulu pada bulan Maret sebagai bagian dari strategi komunikasi dan edukasi.Selain pelaksanaan acara, kedua pihak juga membahas tindak lanjut pasca pelatihan, seperti pembentukan grup diskusi peserta dan ruang tanya jawab lanjutan bersama trainer guna memastikan keberlanjutan proses pembelajaran. Kolaborasi ini difokuskan tidak hanya pada penyelenggaraan seminar, tetapi juga pada upaya membangun kesadaran akan pentingnya mengenali potensi diri sebagai fondasi pengembangan usaha dan kepemimpinan komunitas.Melalui kerja sama ini, OK OCE dan ESQ berharap Seminar Talent DNA dapat menjadi ruang pembelajaran yang aplikatif, terstruktur, dan berdampak nyata bagi peningkatan kapasitas penggerak dan pegiat UMKM dalam menghadapi tantangan bisnis yang semakin dinamis.

5 hari yang lalu

EKONOMI

 

Asprindo dan Yayasan Desa Emas Perkuat Kolaborasi Dorong Kebangkitan Ekonomi Desa

ESQNews.id, JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara (Asprindo) mulai memperkuat langkah kolaborasi dengan Yayasan Desa Emas sebagai upaya mendorong pembangunan ekonomi pedesaan. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa.Ketua Umum Asprindo, Jose Rizal, mengatakan hubungan antara Asprindo dan Desa Emas sebenarnya telah terjalin sejak lama. Namun, saat ini kedua pihak berupaya mempererat kerja sama agar dampaknya semakin nyata bagi masyarakat desa.“Cara kita sama, yaitu menggerakkan perekonomian dari bawah, ya dari desa itu. Kita membina, mendampingi, memberikan pelatihan pada masyarakat pedesaan, agar bisa membangun dan mengembangkan potensi yang ada di daerah mereka. Kita pun akan membuka akses pasar bagi produk-produk unggulan tersebut,” kata Jose.Menurutnya, penguatan ekonomi daerah akan menciptakan multiplier effect yang mampu menggerakkan roda perekonomian, baik di tingkat lokal maupun nasional.“Perekonomian akan kuat, karena ekonominya dibangun dari bawah. Masyarakat juga menjadi sejahtera karena usaha dijalankan secara profesional dan berbasis teknologi, namun tetap mengikuti nilai-nilai adat yang ada di daerah tersebut,” ujar Jose.Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Desa Emas, Aries Muftie, menjelaskan pertemuan tersebut merupakan langkah untuk menyelaraskan program Asprindo dengan Gerakan Desa Emas agar berjalan searah."Visi dan misi kita sama, yaitu satu desa, satu industri. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk lebih berkolaborasi. Asprindo memiliki Kampung Industri, sedangkan Desa Emas memiliki program Patriot Desan dan Permata," kata Aries.Selain itu, kesamaan visi antara kedua lembaga juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pembangunan berbasis ekonomi kerakyatan.“Salah satunya yang betul-betul berelasi walaupun agak ambisius, adalah progran 88 ribu koperasi desa dan kelurahan,” ucapnya.Aries berharap kolaborasi ini dapat membantu menjawab tantangan besar Indonesia, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di pedesaan.“Dengan membenahi masalah SDM ini, diharapkan, jika ada pendanaan yang digelontorkan oleh pemerintah, akan bisa dikelola oleh masyarakat pedesaan,” ucap Aries.Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Desa Emas, Iwan Agustiawan Fuad, menjelaskan bahwa Gerakan Desa Emas bertujuan membantu desa menjadi entrepreneur, mandiri, adil, dan sejahtera (EMAS).“Kita mempunyai peta jalan namanya 5 pilar untuk mewujudkan EMAS itu. Yakni, pembinaan sumber daya insani dan karakter; mempersaudarakan mereka; sinergi dan teknologi digitalisasi; pembinaan dana dan investasi; serta yang kelima adalah pasar dan industrialisasi desa,” kata Iwan.Untuk mewujudkan lima pilar tersebut, Desa Emas membentuk Patriot Desa, yakni pemuda desa yang dipilih dan diseleksi masyarakat untuk mengikuti pelatihan khusus.“Jadi para patriot desa ini lah yang melakukan mapping permasah desa-nya dan potensi yang bisa dikembangkan. Lalu mereka membuat peta jalan, untuk membangun desa berdasarkan lima pilar tadi. Dari itu, kita berharap akan muncul desa-desa EMAS,” paparnya.Guna memastikan program berjalan berkelanjutan, lanjut Iwan, pihaknya juga menyiapkan program Permata (Perusahaan Ekonomi Nusantara) yang menjangkau skala regional hingga internasional.“Melalui program Permata ini, kita ‘menempelkan’ pada patriot desa itu dengan para pengusaha skala regional dan internasional. Untuk membuka peluang mereka sekaligus menjadi ajang transfer knowledge dari para pengusaha itu kepada para patriot desa,” pungkasnya.

7 hari yang lalu

IN PICTURES