Selasa, H / 11 Agustus 2026

HOT TOPICS

#AI

#IQ

#BI

#EQ

#SQ

#AS

#HK

#MA

#3M

#MK

#NU

#BK

#UI

#RS

#GM

#bi

#IT

#MC

#

#QX

#MU

#SD

#BU

#as

#PS

#DJ

#US

# P

#Pa

#HC

#CC

#Ti

#\

#5P

#3A

#8

#Hu

#KB

#HP

#LG

#UN

#S1

#qx

#DO

#5G

#TJ

#FK

#VW

#U

#Ke

#K3

#RT

#PK

# M

#WA

# t

#UU

#Em

#Wo

#02

#01

#VR

#Al

TERKINI

NEWS

 

Prof. Ary Ginanjar Agustian Kukuhkan Pengurus Inspire 165 Periode 2026–2028

Menguatkan Hati, Meneguhkan Diri, Menggerakkan PerubahanESQNews.id, JAKARTA — Inspire 165 resmi memasuki fase kepengurusan baru melalui Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Inspire 165 Periode 2026–2028 yang diselenggarakan di Menara 165, Jakarta, Ahad (26/7/2026).Prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus dilakukan oleh Prof. Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian, sebagai momentum dimulainya amanah dan tanggung jawab kepengurusan Inspire 165 untuk periode 2026–2028.Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid tersebut dihadiri oleh jajaran Dewan Pembina antara lain Coach Uwie, Coach Bram, Coach Arief, Coach Huda, dan Coach Rendy, serta Dewan Penasihat antara lain Coach Desi dan Coach Yuyun. Turut hadir pula para coach dari ESQ Malaysia, jajaran pengurus lama dan pengurus baru Inspire 165, serta keluarga besar ESQ Corporation.Peluncuran Website Resmi Inspire 165Dalam kesempatan yang sama, kegiatan pelantikan dan pengukuhan ini juga menjadi momentum peluncuran website resmi Inspire 165, yang diperkenalkan oleh Coach Fatwa selaku Sekretaris Jenderal 1 Inspire 165.Website resmi tersebut dapat diakses melalui Inspire165.org dan dihadirkan sebagai salah satu sarana komunikasi serta informasi digital Inspire 165 untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi mengenai organisasi, program, kegiatan, dan berbagai bentuk kebermanfaatan yang dihadirkan Inspire 165.Kehadiran website resmi ini diharapkan dapat memperkuat transformasi digital Inspire 165 sekaligus menjadi kanal yang semakin terbuka bagi anggota, alumni ESQ 165, mitra, dan masyarakat luas untuk mengenal, terhubung, serta berkolaborasi bersama Inspire 165.Mengusung tema "Menguatkan Hati, Meneguhkan Diri, Menggerakkan Perubahan" dengan tagline "Bernurani, Tangguh, Cerdas", pelantikan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen Inspire 165 dalam membangun komunitas yang berorientasi pada pengembangan karakter, kepemimpinan, kolaborasi, pembelajaran, dan kebermanfaatan.Menguatkan Hati sebagai Fondasi KepemimpinanTema “Menguatkan Hati, Meneguhkan Diri, Menggerakkan Perubahan” merefleksikan perjalanan yang perlu ditempuh setiap insan dalam menjalankan amanah kepemimpinan.Menguatkan hati merupakan fondasi utama. Kepemimpinan tidak semata-mata membutuhkan kompetensi dan kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga membutuhkan hati yang memiliki integritas, kepedulian, ketulusan, serta berpegang teguh pada nilai-nilai kebaikan.Hati yang kuat akan menjadi sumber lahirnya keputusan dan tindakan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian, tetapi juga mempertimbangkan nilai, etika, dan kebermanfaatan.Selanjutnya, meneguhkan diri merupakan proses membangun karakter dan ketangguhan pribadi. Para pengurus Inspire 165 diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, konsisten terhadap nilai yang diyakini, serta memiliki ketangguhan dalam menghadapi dinamika dan tantangan organisasi.Dari hati yang kuat dan pribadi yang teguh, selanjutnya lahir keberanian untuk menggerakkan perubahan.Perubahan yang dimaksud tidak hanya terbatas pada perubahan di dalam organisasi, tetapi juga perubahan positif yang dapat memberikan kontribusi lebih luas bagi masyarakat, umat, bangsa, dan lingkungan.Pesan Presiden Inspire 165: Menjadikan Organisasi sebagai Jalan KebermanfaatanDalam sambutannya, Presiden Inspire 165, Coach Ani Noor, mengawali acara dengan doa dan harapan agar setiap langkah yang dijalankan senantiasa mendapatkan bimbingan Allah SWT, persaudaraan tetap terjaga, dan seluruh amanah yang diemban dilandasi niat yang baik.Coach Ani Noor menyampaikan harapan agar Inspire 165 dapat menjadi wadah untuk memberikan manfaat bagi banyak orang, sekaligus menjadi ruang bagi para anggotanya untuk bertumbuh, berkontribusi, dan menghadirkan kebaikan yang lebih luas.Dalam kesempatan tersebut, Coach Ani Noor juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pengurus periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan. Apresiasi disampaikan kepada Coach Ramdani dan Coach Wiwit, serta seluruh pengurus lama yang telah menjalankan amanah dan meletakkan fondasi bagi keberlanjutan Inspire 165.Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada keluarga besar ESQ Corporation, para coach, Ksatria ESQ, serta ESQ Malaysia yang terus memberikan dukungan bagi Inspire 165.Menurut Coach Ani Noor, dukungan tersebut memiliki arti yang sangat besar, bukan hanya bagi keberlangsungan dan perkembangan Inspire 165, tetapi juga secara pribadi dalam menjalankan amanah kepemimpinan.Semangat tersebut menjadi pijakan penting bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan estafet perjuangan dengan menjaga persaudaraan, memperkuat kolaborasi, serta memastikan setiap langkah organisasi bermuara pada kebermanfaatan.Kepengurusan periode 2026–2028 diharapkan mampu membawa Inspire 165 menjadi komunitas yang semakin solid, adaptif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.Para pengurus memiliki tanggung jawab untuk tidak sekadar menyusun dan menjalankan program kerja, tetapi juga membangun ekosistem yang mendorong setiap anggota untuk bertumbuh secara personal, memperkuat karakter, mengembangkan potensi, serta memberikan kontribusi nyata.Dengan demikian, Inspire 165 diharapkan tidak hanya hadir sebagai sebuah organisasi, melainkan berkembang sebagai gerakan yang melahirkan pribadi-pribadi inspiratif dan menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas.Pelantikan pengurus menjadi titik awal untuk menerjemahkan semangat tersebut ke dalam kerja nyata melalui penguatan sinergi, peningkatan kualitas program, pengembangan kapasitas anggota, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai pihak.Berlandaskan semangat “Bernurani, Tangguh, Cerdas”, Inspire 165 siap melangkah bersama untuk membangun komunitas yang semakin kuat, menghadirkan kepemimpinan yang berintegritas, serta memberikan kontribusi positif bagi umat, bangsa, dan organisasi.Tentang Inspire 165Inspire 165 merupakan organisasi di bawah Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ 165 sebagai wadah komunitas yang mendorong pengembangan diri, karakter, kepemimpinan, pembelajaran, dan kebermanfaatan dengan semangat nilai-nilai ESQ 165.Inspire 165 berkomitmen membangun individu yang memiliki keseimbangan antara nilai spiritual, karakter, kecerdasan, dan ketangguhan, sehingga mampu menjadi pribadi yang tidak hanya berkembang untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu menginspirasi dan memberikan manfaat bagi orang lain, organisasi, umat, dan bangsa.Media Contact:Inspire 165Menara 165, JakartaInstagram: @inspire_165

7 hari yang lalu

HAJI UMROH

 

Di Ajang CNN Indonesia Islamic Travel Connect, ESQ Tours Buka Suara Soal Cara Lolos dari Masa Tunggu Haji 26 Tahun

ESQNews.id, JAKARTA - Sejumlah penyelenggara perjalanan ibadah memanfaatkan ajang CNN Indonesia Islamic Travel Connect 2026 untuk menawarkan berbagai paket umrah dan haji sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai layanan perjalanan ibadah, Sabtu 1 Agustus 2026.Salah satunya adalah ESQ Tours Travel, memanfaatkan forum CNN Indonesia Islamic Travel Connect 2026 untuk memberikan edukasi mengenai sistem penyelenggaraan haji di Indonesia, khususnya perbedaan antara haji reguler dan haji khusus.Direktur ESQ Tours Travel, Solihin, menjelaskan panjangnya masa tunggu haji disebabkan tingginya jumlah pendaftar dibanding kuota yang diberikan Pemerintah Arab Saudi."Yang mendaftar haji di Indonesia itu sekitar 5,7 juta orang, sedangkan kuota yang diberikan Pemerintah Arab Saudi [untuk Indonesia] hanya sekitar 221 ribu per tahun. Itu yang menyebabkan rata-rata masa tunggu haji sekitar 26 tahun," ujarnya.Menurut Solihin, haji reguler menawarkan biaya yang lebih terjangkau, sedangkan haji khusus memiliki masa tunggu yang lebih singkat."Haji khusus masa tunggunya sekitar dua sampai 10 tahun. Karena ada sekitar 30 sampai 40 persen calon jemaah yang menunda keberangkatan, antrean berikutnya bisa maju," katanya.Ia juga mengimbau masyarakat segera memiliki nomor porsi haji sebelum berulang kali berangkat umrah."Kalau pergi umrah belum tentu bisa pergi haji. Tapi kalau pergi haji pasti bisa umrah. Karena itu kami selalu menyarankan, kalau belum punya nomor porsi haji, daftar dulu," ujarnya.Sementara itu, perusahaan travel umrah-haji Turisina Buana atau Tibi Tours, yang menawarkan paket umrah reguler 12 hari mulai Rp27 jutaan. Tibi Tours tersebut juga menyediakan paket private family yang dapat disesuaikan dengan jadwal dan kebutuhan calon jemaah.Perwakilan Tibi Tours, Anya, mengatakan pihaknya mengedepankan pelayanan yang transparan sejak proses konsultasi hingga keberangkatan."Keutamaan kami yang paling utama adalah amanah. Jemaah akan diberangkatkan sesuai paket yang mereka pilih. Kami juga selalu menjelaskan secara rinci fasilitas yang didapat, mulai dari penerbangan hingga penginapan," ujarnya.Sedangkan Haqeem Group mengusung konsep spesialis umrah keluarga. Travel tersebut menawarkan paket umrah reguler mulai Rp26 jutaan dan paket umrah plus Turki mulai Rp36 jutaan.Perwakilan Haqeem Group menyebut perusahaannya telah mengantongi izin sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), serta menjadi salah satu agen penjualan utama sejumlah maskapai seperti Saudia, Garuda Indonesia, Emirates, Qatar Airways, dan Oman Air."Kami merupakan spesialis umrah keluarga. Jadi kami siap membantu merealisasikan rencana umrah keluarga dengan pelayanan yang disesuaikan kebutuhan anak-anak hingga lansia," ujarnya, melansir dari CNN.Islamic Travel Connect 2026 digelar CNN Indonesia di Mozaik Walk, Kota Kasablanka, Jakarta, pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026.Ajang tersebut menghadirkan puluhan penyelenggara perjalanan ibadah, maskapai, lembaga keuangan syariah, hingga penyedia layanan pendukung haji dan umrah sebagai wadah promosi sekaligus edukasi bagi masyarakat. 

2026-08-02 19:32:00

NEWS

 

Kota Bekasi Bakal Disulap Jadi 'Lumbung Talenta Nasional', Anak Disabilitas dan Gen-Z Siap Digembleng Teknologi Canggih ESQ!

ESQNews.id, BEKASI — Sebuah langkah revolusioner dalam dunia pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) resmi dimulai di Kota Bekasi. Pemerintah Kota Bekasi menggelar pertemuan strategis dengan pendiri ESQ, Prof. Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian beserta jajaran pimpinan seperti Dr. dr. Kusnanto Saidi, MARS dan Dr. Jhonny. Pertemuan penting ini menyepakati agenda besar untuk mengubah wajah Kota Bekasi menjadi "Lumbung Talenta Nasional" berbasis teknologi pemetaan minat dan bakat canggih yang dikenal dengan nama TalentDNA - yang diinisiasi oleh Ary Ginanjar.Kolaborasi ini tidak hanya menyasar sektor pekerja formal, melainkan juga menyentuh akar rumput yang selama ini jarang terjamah secara optimal, mulai dari penyandang disabilitas, generasi muda di tingkat SMP melalui Program GENRE, hingga penyiapan ribuan UMKM dan tenaga kerja di kawasan industri raksasa Bekasi Raya.Salah satu poin paling mengejutkan sekaligus menyentuh dari hasil kesepakatan ini adalah ditempatkannya kelompok disabilitas sebagai showcase atau percontohan utama. ESQ bersama Pemkot Bekasi berkomitmen memulai pilot project pemetaan TalentDNA secara gratis di salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Bekasi. Program ini akan melibatkan langsung para siswa beserta guru pendampingnya. Pemkot Bekasi dan ESQ menegaskan bahwa pemetaan bakat ini bukan sekadar formalitas di atas kertas. Seluruh hasil pemetaan TalentDNA pada anak-anak disabilitas akan dianalisa secara komprehensif, di mana anak-anak yang memiliki bakat artikulatif akan diberikan pembekalan khusus seperti Public Speaking dan Bahasa Inggris. Aksi nyata ini nantinya akan langsung didemonstrasikan di hadapan Wali Kota Bekasi pada agenda puncak 29 Agustus 2026 mendatang, di mana para siswa disabilitas akan menunjukkan bakat terbaik mereka, seperti pembacaan puisi yang didampingi langsung oleh expertnya.Fokus kerja sama ini bertumpu pada tiga pilar utama. Pilar pertama adalah penyiapan "Bekasi Lumbung Talenta Nasional" melalui pemetaan karakter dan potensi pencari kerja, siswa SMP, hingga percontohan di sekolah disabilitas.Pilar kedua memuat pengembangan ESQ Halal Hub dan Program Penyelia Halal. Melalui TalentDNA, tim akan mengidentifikasi kandidat yang memiliki kemampuan analitis tinggi untuk dicetak sebagai Penyelia Halal dan Auditor Halal (khususnya memanfaatkan lulusan Ahli Gizi) guna melayani potensi besar di kawasan industri raksasa seperti MM2100 dan Jababeka. Pilar ketiga berfokus pada penguatan Gen-Z dan penyiapan bonus demografi sejak dini melalui sinergi dengan Dinas Pendidikan untuk jenjang SMP hingga SMA dan SMK.Guna memantapkan program ini, rangkaian langkah maraton telah disusun rapat. Langkah awal dimulai dari penyampaian Surat Audiensi II dan penyerahan draft MoU "Bekasi Lumbung Talenta Nasional" kepada Wali Kota Bekasi melalui fasilitasi Dr. Kus. Selanjutnya, tim ESQ langsung bergerak mengeksekusi piloting TalentDNA di sekolah disabilitas, menyusun proposal, serta menyiapkan skenario demonstrasi hasil pemetaan untuk dipaparkan terlebih dahulu kepada Wali Kota sebelum penghujung Agustus. Rangkaian kegiatan ini akan bermuara pada momen krusial tanggal 29 Agustus 2026. Pada tanggal tersebut, Ary Ginanjar dijadwalkan hadir secara khusus dan naik ke panggung utama untuk meresmikan penandatanganan MoU bersama Wali Kota Bekasi, sekaligus meluncurkan program ESQ Halal Hub secara resmi.Selain Kota Bekasi, program kolaborasi strategis ini juga dijajaki untuk diperluas ke wilayah Kabupaten Bekasi dengan dukungan Bupati setempat, serta menjajaki potensi kerja sama dengan SPPG. Melalui langkah komprehensif ini, Pemerintah Kota Bekasi optimistis dapat melompat lebih jauh dalam penyiapan tenaga kerja yang presisi, inklusif, dan adaptif terhadap tantangan zaman, sekaligus memberikan nilai tambah nyata bagi peningkatan kualitas SDM masyarakat Kota Bekasi secara keseluruhan.

2026-07-31 19:56:00

NEWS

NEWS

 

Garuda TV dan ESQ Resmi Berkoalisi Ciptakan Generasi Emas 2045!

ESQNews.id, JAKARTA — Sebuah kolaborasi strategis resmi terjalin antara dua kekuatan besar di bidang penyiaran dan pengembangan karakter Indonesia. Garuda TV bersama ESQ secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Menara Garuda, Jakarta, pada Jumat (31/7/2026).Kerja sama ini bukan sekadar urusan penandatanganan dokumen di atas kertas. Di balik pertemuannya, terdapat momen nostalgia unik serta visi bersama untuk melahirkan jutaan SDM Indonesia unggul bertalenta menyongsong Indonesia Emas 2045.Nota kesepahaman yang telah ditandatangani ini menjadi fondasi bagi berbagai inisiatif bersama yang diharapkan memberikan manfaat bagi kedua institusi sekaligus berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan sumber daya manusia, penguatan manajemen talenta, serta penyelenggaraan dan penayangan konten edukatif yang inspiratif. Melalui kolaborasi ini, Garuda TV dan ESQ memadukan kekuatan media penyiaran nasional dengan metodologi pembangunan karakter yang telah dikembangkan ESQ.Kedua institusi berharap kemitraan strategis tersebut dapat menghasilkan berbagai program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui edukasi, penguatan karakter, dan pengembangan talenta secara berkelanjutan.Momen hangat mewarnai prosesi penandatanganan MoU yang dihadiri langsung oleh Founder sekaligus Presiden Direktur ESQ Corporation, Prof. Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian, dan Direktur Utama Garuda TV, Fahmi Muhamad Anwari.Fahmi Anwari mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Ary Ginanjar bagaikan universe calling. Ia menunjukkan kartu alumni ESQ yang disimpannya sejak tahun 2005—saat dirinya masih berstatus sebagai mahasiswa 21 tahun lalu."Pak Ary ini adalah guru saya. Saya alumni ESQ tahun 2005, 21 tahun yang lalu waktu masih kuliah. Hari ini sebuah kehormatan luar biasa beliau mendatangi kami. Semoga kerja sama ini menjadi awal yang sangat baik," ujar Fahmi.Di sisi lain, Ary Ginanjar menceritakan ikatan emosional dan spiritual yang dirasakannya. Setiap hari melintasi Menara Garuda, ia mengaku sering menyempilkan doa agar Garuda TV terus maju dan memberikan inspirasi bagi bangsa."Kalau kerja sama didasari hubungan intelektual, orang akan berhitung. Kalau emosional, orang akan merasa siapa lebih tinggi atau besar. Tapi kalau dasarnya ikatan spiritual dan hati nurani, sinergi ini akan melahirkan dampak yang sangat besar," ungkap Ary Ginanjar.Strategi Konten Edukatif AI dan Program 'Micro-Learning' 3 MenitGuna menyasar audiens modern yang dinamis, kolaborasi ini membawa inovasi segar dalam format siaran maupun pengembangan internal:Asesmen TalentDNA Berbasis AI untuk Internal Media: Sebagai langkah awal, Garuda TV akan menerapkan pemetaan TalentDNA berbasis Artificial Intelligence (AI) dari ESQ kepada lebih dari 300 personel internal Garuda TV untuk memperkuat manajemen talenta.Inovasi Format Siaran (Micro-Learning): Menjawab tantangan tren penurunan minat penonton pada tayangan durasi panjang, Garuda TV mengusung format baru yang lebih ringkas dan snackable. Wejangan motivasi dan quotes menyejukkan dari ESQ akan dikemas dalam durasi singkat 3 hingga 5 menit di sela-sela program siaran utama.Pengembangan Karakter Anak Muda: Kedua institusi sepakat menginisiasi program bersama yang menyasar pelajar tingkat sekolah dasar hingga menengah, guna membantu puluhan juta anak muda Indonesia menemukan potensi dan kejelasan diri (self-clarity).Program Apresiasi & Event Bersama: Garuda TV dan ESQ juga menyiapkan event-event kolaboratif skala nasional, termasuk penganugerahan (awarding) bagi pihak-pihak yang berkontribusi nyata dalam pemberdayaan SDM di Indonesia.Dalam sambutannya, Direktur Garuda TV Fahmi Anwari menegaskan pentingnya profesionalisme dan keterbukaan dalam berbisnis. Kerja sama ini harus berlandaskan asas kecerdasan, keadilan, dan kemanfaatan finansial maupun nilai sosial (simbiosis mutualisme) tanpa adanya ego sektoral.Fahmi juga katakan, "Kerja sama antara Garuda TV dan ESQ merupakan komitmen bersama untuk menciptakan program berdampak positif bagi masyarakat Indonesia. Dimulai dari pemanfaatan tools TalentDNA untuk asesmen 300 tim internal kami, sinergi ini akan berkembang ke program edukasi sekolah, event bersama, hingga ajang awarding bagi pihak yang berkontribusi pada pemberdayaan SDM Indonesia."Sementara itu, Ary Ginanjar optimistis bahwa dengan kepakan 'sayap' siaran Garuda TV, target pencapaian penyebaran kecerdasan emosional dan spiritual (EQ & SQ) yang selama ini baru menyentuh 2,5 juta orang dapat melonjak drastis hingga 25 juta orang menjelang tahun 2045."Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan sebuah dokumen. Ini adalah ikhtiar bersama untuk membangun Indonesia melalui pengembangan budaya organisasi, sumber daya manusia, dan manajemen talenta.Di era perkembangan teknologi saat ini hingga kecanggihan Artificial Intelligence, keunggulan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh kualitas manusianya. Karena itu, pengembangan talenta, karakter, dan kepemimpinan menjadi investasi yang paling strategis," papar Ary.Lebih lanjut, "Melalui kolaborasi ini, ESQ dan Garuda TV akan menghadirkan berbagai program pengembangan SDM, asesmen TalentDNA berbasis Artificial Intelligence, pelatihan kepemimpinan, serta konten-konten edukatif dan inspiratif yang membawa nilai bagi masyarakat.Ketika media dan pembangunan karakter berjalan beriringan, insyaAllah akan lahir generasi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan berakhlak mulia menuju Indonesia Emas 2045."Melalui sinergi ini, jaringan jutaan alumni ESQ di seluruh Indonesia diimbau untuk turut mendukung Garuda TV sebagai media penyiaran edukatif pilihan keluarga Indonesia.

2026-07-31 18:51:00

NEWS

 

Tingkat Keberhasilan Donor Darah ESQ 165 Capai 73 Persen

ESQNews.id, JAKARTA — DPP Forum Komunikasi Alumni ESQ 165 menyelenggarakan kegiatan Donor Darah pada Selasa, 28 Juli 2026 bertempat di Ruang Cordoba, Menara 165, Jakarta. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.Sekjen DPP FKA ESQ, Gita A. Fadilla, menyampaikan bahwa meskipun jumlah pendaftar pada kegiatan kali ini lebih sedikit dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, namun tingkat keberhasilan donor justru mengalami peningkatan.“Biasanya dari pendonor yang mendaftar, sekitar 50 persen tertolak karena berbagai kondisi, seperti tensi tinggi, minum obat dan sebagainya. Namun pada penyelenggaraan kali ini jumlah keberhasilan mencapai 73 persen, yaitu 50 dari 68 pendonor diterima,” ujar Gita.Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi DPP FKA ESQ 165 bersama Lembaga Kemanusiaan ESQ, Grha 165, Grha Event Organizer, Medina Catering, Inspire 165, PMI Tangsel, serta dukungan sponsor Yakult Cipete.Gita menambahkan, kegiatan Donor Darah selanjutnya akan kembali digelar pada bulan September 2026.Kebutuhan Darah Jakarta Masih TinggiDi sisi lain, kebutuhan darah di Kota Jakarta masih tergolong tinggi. Berdasarkan data PMI, kebutuhan darah di Jakarta mencapai lebih dari 1.200 kantong per hari untuk memenuhi permintaan rumah sakit. Stok darah terutama untuk golongan O dan A menjadi prioritas. Karena itu, kegiatan donor darah secara rutin sangat diperlukan untuk menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.

2026-07-31 12:28:00

INTERNASIONAL

 

Sukaria Market Perluas Jejak ke Kuala Lumpur Melalui Bloomphoria, Hadirkan 20 Brand Indonesia dalam Kolaborasi Kreatif Lintas Negara

ESQNews.id, KUALA LUMPUR - Kolaborasi bersama The Messy Club menandai penyelenggaraan internasional pertama Sukaria Market sekaligus membuka ruang pertemuan baru bagi komunitas kreatif Indonesia dan Malaysia.Setelah menjadi rumah bagi ratusan brand kreatif dan puluhan ribu pengunjung di Jakarta, Sukaria Market kini melangkah ke panggung regional melalui Bloomphoria, sebuah kolaborasi lintas negara bersama The Messy Club yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di The Godown, Kuala Lumpur.Bloomphoria menjadi penyelenggaraan internasional pertama bagi Sukaria Market sejak pertama kali hadir di Indonesia. Lebih dari sekadar ekspansi ke kota baru, kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan ekosistem kreatif Indonesia sekaligus mempertemukan brand, kreator, dan komunitas dari Indonesia dan Malaysia dalam satu pengalaman market yang dikurasi secara khusus.Diselenggarakan selama tiga hari, Bloomphoria menghadirkan total 44 brand kreatif dari kedua negara, termasuk 20 brand asal Indonesia yang membawa karya dan identitas kreatif mereka kepada audiens yang lebih luas di Malaysia. Acara ini juga berhasil menarik sekitar 3.000 pengunjung dan menjadi ruang bertemunya berbagai komunitas kreatif lintas negara dalam suasana yang hangat, dinamis, dan penuh inspirasi.Di balik penyelenggaraannya, Bloomphoria merupakan hasil dari proses kolaborasi yang telah dimulai sejak Maret 2025. Selama lebih dari satu tahun, Sukaria Market dan The Messy Club bersama-sama mengembangkan konsep, menyesuaikan berbagai rencana penyelenggaraan, dan membangun format acara yang mampu merepresentasikan karakter komunitas kreatif dari kedua negara secara seimbang.Selama tiga hari penyelenggaraan, The Godown bertransformasi menjadi ruang yang mempertemukan kreativitas, komunitas, dan budaya visual dari Indonesia dan Malaysia. Berbagai brand, kreator, dan pengunjung berkumpul dalam suasana yang hidup, menciptakan pengalaman yang tidak hanya berpusat pada aktivitas berbelanja, tetapi juga pada proses menemukan inspirasi, membangun koneksi, dan merayakan kreativitas bersama.Melalui Bloomphoria, Sukaria Market membawa pendekatan yang selama ini menjadi identitasnya: kurasi brand yang kuat, pengalaman yang dirancang secara menyeluruh, serta suasana komunitas yang hangat dan inklusif. Pendekatan inilah yang selama bertahun-tahun membentuk Sukaria Market sebagai salah satu destinasi kreatif yang terus berkembang di Jakarta, dan kini diperkenalkan kepada audiens yang lebih luas di kawasan Asia Tenggara.“Bloomphoria merupakan momen yang sangat berarti bagi kami. Sejak awal, Sukaria Market hadir dengan keyakinan bahwa sebuah market dapat menjadi lebih dari sekadar tempat bertransaksi. Ia dapat menjadi ruang bertemu, ruang berekspresi, dan ruang tumbuh bagi komunitas kreatif. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat membuka lebih banyak peluang pertukaran ide, kolaborasi, dan koneksi antara pelaku kreatif di Indonesia dan Malaysia,” ujar Sara Tobing, Co-Founder Sukaria Market.Di tengah berkembangnya industri kreatif dan budaya independen di Asia Tenggara, kolaborasi lintas negara menjadi semakin relevan dalam membangun ekosistem yang saling terhubung. Bloomphoria menjadi salah satu contoh bagaimana komunitas kreatif dari dua negara dapat bertemu dalam satu ruang, saling berbagi perspektif, memperkenalkan karya, dan membuka peluang kolaborasi baru yang melampaui batas geografis.Bagi brand yang terlibat, Bloomphoria menjadi kesempatan untuk memperkenalkan karya mereka kepada audiens baru sekaligus memahami dinamika pasar yang berbeda. Sementara bagi para pengunjung, acara ini menawarkan pengalaman yang memadukan shopping, discovery, visual culture, dan community gathering dalam satu ruang yang penuh karakter.Keberhasilan Bloomphoria pertama akan dilanjutkan dengan Bloomphoria 2.0 yang akan dilaksanakan pada tanggal 30, 31 Oktober dan 1 November di JAM PJ, Petaling Jaya, Malaysia. Dengan mengundang lebih banyak brand asal Indonesia, Sukaria Market berharap dapat terus membangun kolaborasi yang mempertemukan komunitas kreatif lintas negara, membuka peluang baru bagi brand lokal, serta memperluas jangkauan ekosistem kreatif Indonesia di Asia Tenggara.Tentang BloomphoriaBloomphoria merupakan kolaborasi antara Sukaria Market Jakarta dan The Messy Club Kuala Lumpur yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di The Godown, Kuala Lumpur. Mengusung semangat kolaborasi kreatif antara Indonesia dan Malaysia, Bloomphoria menghadirkan 44 brand kreatif dari kedua negara serta pengalaman curated lifestyle market yang mempertemukan brand independen, komunitas kreatif, dan audiens lintas negara dalam satu ruang yang inspiratif dan penuh energi. Bloomphoria 2.0 akan dilaksanakan kembali pada tanggal 30, 31 Oktober dan 1 November di JAM PJ, Petaling Jaya, Malaysia dengan mengundang kurang lebih 40 brand Indonesia.Tentang Sukaria MarketSukaria Market adalah curated lifestyle market asal Jakarta yang menghadirkan pengalaman berbelanja, berkumpul, dan menemukan brand-brand kreatif melalui konsep acara yang kuat secara visual dan dekat dengan komunitas. Melalui pendekatan tematik yang khas, kurasi tenant yang relevan, serta pengalaman yang dirancang secara menyeluruh, Sukaria Market terus berkembang sebagai ruang bagi brand, kreator, dan komunitas untuk saling terhubung dan bertumbuh bersama.Kontak MediaNama: HanaEmail: [email protected]: +62 888-2163-036Instagram: @sukariamarket

2026-07-31 10:24:00

NEWS

 

Bahas Jakarta Jadi Kota Global Dunia, Wagub Rano Karno Sambut Inovasi AI Talent Management (TalentDNA) ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – Ada pemandangan menarik sekaligus bersejarah di Balaikota DKI Jakarta pada Kamis (30/7/2026). Pendiri ESQ, Prof. Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian, menghadiri audiensi khusus bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, H. Rano Karno, S.IP. Momen silaturahmi ini tak sekadar ajang nostalgia sosok pemeran ikonik "Galih" dan "Si Doel", melainkan membahas agenda besar: menyulap birokrasi Jakarta menuju kemudi Top 50 Global Cities dunia.Pertemuan yang berlangsung hangat di Ruang Salak Condet, Blok G Lantai 5 Balaikota DKI Jakarta ini merupakan bentuk apresiasi ESQ terhadap komitmen Pemprov DKI Jakarta. Diskusi strategis ini turut dihadiri oleh jajaran lengkap pimpinan instansi dan dinas terkait di lingkungan Pemprov DKI Jakarta seperti perwakilan BKD, BPSDM, Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PPKUKM, Biro Kerja Sama, dan lainnya.Nostalgia Ary Ginanjar: "Dari Galih ke Wagub, Misi Mulia Bang Doel Bikin Bangga"Dalam kesempatan tersebut, Ary Ginanjar membagikan keharuannya saat bertemu dengan Wagub yang akrab disapa Bang Doel itu. Ary mengenang perjalanan karier Rano Karno sejak membintangi film legendaris Gita Cinta dari SMA sewaktu dirinya masih berseragam putih-abu-abu, dilanjutkan dengan sinetron fenomenal Si Doel Anak Sekolahan."Saya tahu Beliau di film Gita Cinta dari SMA sebagai Galih sewaktu saya SMA. Lalu Si Doel Anak Sekolahan. Eh, sekarang jadi Wagub Pemprov DKI. Banyak hikmah dan ilmu yang saya dapat dari perjalanan Beliau tentang kepedulian dan cita-cita yang luar biasa. Terima kasih Pak Wagub, semoga visi mulianya menjadikan Jakarta tembus Top 20 Global City menjadi kenyataan. Aamiin," tutur Ary Ginanjar.Demonstrasi AI Talent Management & TalentDNA: Revolusi Birokrasi JakartaBukan sekadar pertemuan hangat, audiensi ini diisi dengan pembahasan strategis seputar penguatan integritas serta implementasi Manajemen Talenta berbasis TalentDNA dan kecerdasan artifisial (AI Talent Management). Sistem canggih ini dirancang untuk memetakan, mengintegrasikan data SDM, serta mengoptimalkan penempatan ASN secara akurat, objektif, dan transparan sesuai prinsip meritokrasi.Saat demonstrasi langsung teknologi AI Talent Management diperagakan di depan jajaran pejabat DKI, Wakil Gubernur Rano Karno menyambut antusias. Beliau menilai inovasi berbasis AI ini sangat relevan dan selaras dengan arah transformasi digital serta pengembangan SDM aparatur yang sedang diprioritaskan oleh Pemprov DKI Jakarta.Fondasi Kuat Menuju Kota Global DuniaSinergi antara integritas yang kokoh dan Manajemen Talenta berbasis AI diharapkan menjadi fondasi utama bagi Jakarta dalam melompati peringkat keberhasilan kota-kota besar dunia. Melalui penempatan talenta yang presisi dan objektif, produktivitas ASN DKI Jakarta dipastikan akan melonjak pesat, diiringi kualitas pelayanan publik yang kian adaptif, profesional, dan berdampak langsung bagi masyarakat.Langkah awal ini membuktikan komitmen bersama antara Pemprov DKI Jakarta dan ESQ Corp untuk membawa Jakarta tidak hanya masuk dalam jajaran Top 50 Global Cities, tetapi juga menatap optimis target bersaing di jajaran Top 20 Global Cities di masa depan.

2026-07-31 09:10:00

NEWS

 

FDC Foundation Libatkan Guru dan Staf Ikuti Pelatihan ESQ untuk Perkuat Karakter

ESQNews.id, JAKARTA - FDC Foundation bersama FDC Dental Clinic mengikutsertakan guru serta pimpinan dan staf dalam pelatihan pengembangan karakter bertajuk "Spiritual Awakening: Proses Manusia Menemukan Makna dalam Setiap Kehidupannya" yang digelar pada 25–26 Juli 2026 di Menara 165, Jakarta.Program tersebut merupakan bagian dari komitmen FDC Foundation dalam mendukung penguatan karakter, kepemimpinan, serta kecerdasan emosional dan spiritual guru sebagai salah satu pilar penting dalam mencetak generasi Indonesia yang berkualitas.Dalam kegiatan itu, para peserta mengikuti pelatihan bersama sekitar 700 peserta dari berbagai profesi dan institusi. Selain guru, pimpinan dan staf FDC Dental Clinic juga berpartisipasi untuk memperkuat nilai kepemimpinan, integritas, kolaborasi, serta kecerdasan emosional dan spiritual yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari.Pelatihan menghadirkan pendiri ESQ, Ary Ginanjar Agustian, sebagai narasumber. Melalui berbagai materi, peserta diajak membangun kesadaran diri dengan menyeimbangkan kecerdasan intelektual (IQ), emosional (EQ), dan spiritual (SQ) sebagai bekal menghadapi tantangan dalam kehidupan maupun dunia kerja.Founder & CEO FDC Dental Clinic sekaligus Founder FDC Foundation, Ita Lestari, mengatakan pengembangan kapasitas guru merupakan investasi sosial yang memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan."FDC percaya bahwa guru memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan percaya diri.Dukungan pelatihan ESQ ini merupakan bagian dari komitmen FDC untuk memperkuat kapasitas para guru, tidak hanya dalam membangun kecerdasan emosional dan spiritual, tetapi juga dalam menanamkan kebiasaan hidup sehat kepada siswa," ujar Ita.Ia berharap para guru mampu menghadirkan proses pembelajaran yang positif dan menginspirasi."Kami berharap para guru dapat terus menghadirkan pembelajaran yang positif, menginspirasi, dan melahirkan lebih banyak senyum sehat bagi generasi masa depan," katanya, melansir dari media massa. Menurut Ita, peningkatan kapasitas guru tidak hanya berkaitan dengan kompetensi mengajar, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai positif yang akan ditransformasikan kepada peserta didik.Guru dinilai memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan kepedulian terhadap sesama.Ia menambahkan, melalui program tersebut FDC Foundation berharap para guru memperoleh pengalaman belajar yang dapat memperkuat kepemimpinan, meningkatkan ketangguhan dalam menghadapi tantangan pendidikan, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah dan masyarakat."Nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan diharapkan menjadi bekal untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih humanis, inspiratif, dan berorientasi pada pembangunan karakter peserta didik. Dukungan terhadap peningkatan kapasitas guru menjadi salah satu komitmen berkelanjutan FDC Foundation dalam berkontribusi menciptakan generasi Indonesia yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing," pungkas Ita.

2026-07-30 21:21:00

LIFESTYLE

 

Kopi dan Teh Masih Mendominasi, Matcha Kian Premium

ESQNews.id, JAKARTA - Industri minuman berasa di Indonesia terus berkembang seiring semakin beragamnya pilihan yang hadir di tengah masyarakat. Minuman tidak lagi sekadar pelepas dahaga, tetapi juga menjadi bagian dari rutinitas harian, sarana bersosialisasi, hingga cara untuk beristirahat maupun mengisi energi. Untuk memahami perubahan tersebut, Jakpat mensurvei 1.238 responden di Indonesia mengenai kebiasaan mereka dalam mengonsumsi berbagai jenis minuman berasa.Kopi dan teh tetap jadi pilihan utama lintas generasiHasil survei menunjukkan bahwa kopi dan teh masih menjadi minuman favorit masyarakat Indonesia. Keduanya dikonsumsi oleh lebih dari 70% responden dari berbagai kelompok usia. Di sisi lain, Matcha lebih populer di kalangan generasi muda, dengan 34% Gen Z dan 32% Milenial mengonsumsinya dalam enam bulan terakhir, dibandingkan hanya 17% Gen X. Sedangkan generasi yang lebih tua memiliki preferensi yang lebih kuat terhadap kopi, teh, dan jamu. Temuan ini menunjukkan bahwa setiap generasi memiliki kombinasi preferensi antara minuman modern dan tradisional.Menurut Septiana Widi Sugiastuti, Research Lead Jakpat, temuan ini menunjukkan pentingnya memahami preferensi konsumen berdasarkan generasi. "Meskipun kopi dan teh digemari oleh berbagai generasi, perbedaan dalam preferensi minuman sekunder menunjukkan adanya segmen konsumen yang khas. Generasi muda cenderung mengadopsi tren minuman terkini, sementara konsumen dari generasi yang lebih tua tetap menyukai minuman yang sudah akrab dan bersifat tradisional. Temuan ini mengisyaratkan bahwa merek minuman yang sukses sebaiknya tidak menggunakan pendekatan yang seragam untuk semua kalangan, melainkan menyesuaikan inovasi produk dan strategi komunikasi mereka dengan preferensi unik setiap generasi."Cara mendapatkan minuman berbeda, tergantung kategorinyaTemuan Jakpat juga menunjukkan bahwa menunjukkan setiap kategori minuman memiliki pola pembelian yang berbeda. Kopi dan teh paling sering dibuat sendiri di rumah, menunjukkan bahwa keduanya telah menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari masyarakat. Sedangkan susu lebih banyak diperoleh melalui pembelian di supermarket.Untuk minuman lain, pola konsumsi juga mencerminkan karakter masing-masing kategori. Jamu paling sering dibeli dari pedagang kaki lima atau penjual tradisional, sementara soda identik dengan pembelian di supermarket. Berbeda dengan keduanya, matcha lebih banyak diperoleh dari kafe serta memiliki tingkat pemesanan melalui layanan pesan antar yang relatif tinggi, memperkuat posisinya sebagai minuman lifestyle.Septiana menjelaskan bahwa perbedaan tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh jenis minumannya, tetapi juga oleh konteks konsumsi yang diharapkan konsumen. "Konsumen mencari kenyamanan, kepercayaan, dan pengalaman konsumsi yang tepat, bukan sekadar produk minumannya saja. Hal ini menjelaskan mengapa jamu umumnya dibeli dari pedagang kaki lima, soda sangat identik dengan supermarket, dan matcha lebih banyak dinikmati di kafe."Mayoritas konsumen menghabiskan kurang dari Rp25.000 untuk satu minumanDari sisi pengeluaran, sebagian besar responden mengaku menghabiskan kurang dari Rp25.000 untuk satu porsi minuman. Hal ini menunjukkan bahwa keterjangkauan harga masih menjadi pertimbangan utama dalam memilih minuman.Teh menjadi kategori yang paling ekonomis dengan mayoritas konsumen mengeluarkan kurang dari Rp10.000 per sajian. Soda dan jamu juga masih identik dengan kisaran harga yang terjangkau. Sementara itu, kopi memiliki rentang pengeluaran yang lebih beragam meski sebagian besar konsumennya tetap membelanjakan kurang dari Rp25.000.Matcha jadi minuman premium yang rela dibayar lebih mahalDi tengah dominasi minuman dengan harga terjangkau, matcha tampil sebagai pengecualian. Banyak konsumen bersedia mengeluarkan Rp25.000 hingga Rp50.000 untuk satu gelas matcha, menjadikannya satu-satunya kategori dengan pola pengeluaran kelas menengah yang cukup kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa konsumen tidak hanya membeli minuman, tetapi juga nilai dan pengalaman yang melekat pada suatu kategori.Menurut Septiana Widi Sugiastuti, Research Lead Jakpat, harga tidak hanya menjadi pertimbangan pembelian, tetapi juga membentuk persepsi konsumen terhadap suatu kategori minuman. "Temuan ini menunjukkan bahwa harga berfungsi sebagai penanda posisi kategori, bukan sekadar pertimbangan dalam pembelian. Matcha telah berhasil membangun citra premium sehingga konsumen bersedia membayar harga lebih tinggi, sedangkan soda dan jamu tetap lekat dengan kesan harga yang terjangkau. Hal ini menegaskan bahwa keberhasilan suatu kategori tidak terlalu bergantung pada persaingan harga, melainkan lebih pada penciptaan nilai yang dirasakan konsumen melalui penentuan posisi yang jelas, pengalaman produk, dan diferensiasi merek."Ingin memahami lebih dalam tentang minuman berasa di Indonesia? Unduh laporan lengkap “Indonesian Beverage Consumption” melalui tautan berikut:  https://insight.jakpat.net/indonesia-beverage-consumption/ Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:Ainu Rakhma FatkhiaMarketing Communication [email protected] www.jakpat.netwww.insight.jakpat.netInstagram @jakpatapphttps://id.linkedin.com/company/jajak-pendapat-jakpat

2026-07-22 08:04:00

IN PICTURES