Selasa, H / 14 April 2026

HOT TOPICS

#AI

#IQ

#BI

#EQ

#SQ

#AS

#HK

#MA

#3M

#MK

#UI

#NU

#BK

#GM

#RS

#MU

#QX

#bi

#SD

#

#MC

#IT

#Hu

#S1

#qx

#DO

# M

#Pa

#RT

#DJ

#as

#PK

#BU

#PS

#UN

#LG

#HC

#US

#\

#HP

#3A

#8

#KB

#5P

#Em

#FK

#Al

#TJ

#U

#K3

#Ke

#VW

#Wo

#01

#02

#Ti

#CC

#UU

# P

# t

#VR

#WA

#5G

TERPOPULER

TERKINI

NEWS

 

Atasi Krisis Kesehatan Mental Remaja, Korwil FKA ESQ Jabar Hadirkan Training "Mindfulness for Teenager" bagi 1.000 Siswa

ESQNews.id, BANDUNG – Di tengah keprihatinan mendalam terkait tingginya angka gangguan kesehatan mental di kalangan pelajar, Korwil Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ Jawa Barat mengambil langkah konkret. Sebanyak 1.000 siswa tingkat SMP dan SMA/SMK se-Jawa Barat mengikuti Training ESQ Peduli Anak Bangsa secara gratis bertema “Mindfulness for Teenager” pada 9, 11, dan 12 Maret 2026 di Pusdiklat STIKes Dharma Husada, Bandung.Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program besar yang juga melibatkan Training ESQ Peduli Pendidikan bagi 1.000 guru se-Jawa Barat.Acara ini terselenggara berkat sinergi luar biasa antara Disdik Jawa Barat, ESQ, FKA ESQ, STIKes Dharma Husada Bandung, UPZ Baznas STIKes Dharma Husada, Quran Cordoba, serta Nur Quran Indonesia.Berbeda dengan seminar konvensional, para siswa diajak menyelami pengalaman spiritual dan emosional yang mendalam. Dipandu oleh Coach Rudi, trainer ESQ berlisensi dari Founder ESQ, Prof. Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian, suasana ruangan disulap layaknya sebuah pertunjukan yang mampu memikat atensi sekaligus menyentuh relung hati.Korwil FKA ESQ Jawa Barat, Yusuf Haryasa, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai respon nyata atas data mencemaskan terkait kesehatan mental siswa."Berdasarkan data yang ada, angka gangguan kesehatan mental pada siswa cukup tinggi. Kita tidak perlu lagi banyak berteori. Mari kita mulai dari diri sendiri dengan memberikan energi serta keyakinan yang kuat," tegas Yusuf.Langkah ini sejalan dengan urgensi yang disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, bersumber dari sosial media yang menyoroti perlunya asesmen terstruktur bagi siswa.Berdasarkan data skrining CKG periode Agustus-Oktober 2025, tercatat hampir 50 persen dari 148.239 siswa di Kota Bandung terindikasi mengalami berbagai masalah kesehatan jiwa, mulai dari kecemasan (anxiety) hingga depresi.Para peserta yang hadir tampak antusias mengikuti setiap sesi. Bagi siswa SMK Karya Bhakti Pusdikpal Cimahi, pelatihan ini menjadi pintu pembuka cakrawala berpikir mereka tentang keagungan Sang Pencipta."Jujur, saya termasuk orang yang jarang bersedih. Namun, saat sesi renungan bersama Coach Rudi, pertahanan saya luluh. Materi tentang keagungan alam semesta menyadarkan saya betapa Maha Besarnya Allah," ungkap salah satu siswa dengan suara bergetar.Energi positif juga terpancar dari rombongan SMK PGRI Lembang. Lifa dan rekan-rekannya merasa stigma bahwa pelatihan karakter itu kaku berhasil dipatahkan. "Acaranya seru, asik, dan sama sekali tidak membosankan. Kami pulang membawa ilmu baru dan semangat yang jauh lebih positif," ujar Lifa.Senada dengan itu, perwakilan SMKN 1 Bandung, Fadly dan Umar, merasa mendapatkan perspektif baru dalam menghadapi tantangan hidup."Sekarang saya tahu, saat menghadapi masalah, pendekatan spiritual seperti shalat, istighfar, dan zikir jauh lebih menenangkan dibandingkan sekadar bermain ponsel atau healing keluar," tutur Fadly.Umar menambahkan, "Kita belajar untuk tidak sombong, karena di hadapan Allah, manusia sangatlah kecil. Prinsip saya sekarang: tetap teguh, tidak mengeluh, dan hanya bergantung pada Allah."Energi luar biasa juga datang dari rombongan besar SMK PU Negeri Bandung. Bagi Freddy, Esa, Maulid, dan rekan-rekannya, training ini bukan sekadar duduk di dalam ruangan, melainkan sebuah perjalanan membuka wawasan yang jauh lebih luas dari sekadar teori di buku sekolah."Sangat seru! Kami tidak hanya memperdalam ilmu agama dan keyakinan, tapi juga belajar perihal hati; apa yang harus kita jaga dan apa yang harus kita hindari dalam hidup," ujar Freddy dengan mantap.Suasana semakin hidup ketika Coach mampu membawa suasana menjadi sangat cair namun tetap bermakna. Maulid menceritakan betapa ia terkesan dengan materi yang dimulai dari proses penciptaan bumi hingga rahasia tata surya yang dihubungkan dengan kebesaran Tuhan. Hal ini diamini oleh Suci dan Indy yang merasa mendapatkan manfaat besar dalam menentukan skala prioritas hidup."Kami jadi belajar bagaimana memprioritaskan apa yang seharusnya menjadi prioritas utama sebagai remaja. Selain itu, kami bisa saling mengenal lebih dalam satu sama lain," tambah mereka.Pengalaman menarik juga dirasakan oleh Aditya dan Keyzar. Bagi Keyzar, ilmu yang ia dapatkan selama kegiatan ini adalah sesuatu yang sangat berharga dan fundamental. Ia merasa banyak orang di luar sana yang belum benar-benar "mengenal" siapa Penciptanya secara mendalam."Acara ini sangat penting karena banyak dari kita yang mungkin tahu tentang Tuhan, tapi belum benar-benar mengenal-Nya secara mendalam. Di sini kami belajar kenapa dunia ini diciptakan dan bagaimana mengenal Allah melalui cara yang sangat masuk akal bagi kami," ungkap Keyzar dengan penuh keyakinan.Ia pun berharap agar rekan-rekan sebaya lainnya di seluruh Indonesia bisa merasakan pengalaman serupa agar memiliki pegangan hidup yang kuat. Yusuf Haryasa mengatakan bahwa dengan terlaksananya program ini, diharapkan para remaja tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki ketangguhan mental (resilience) dan kecerdasan spiritual yang kokoh. Ini adalah bukti bahwa melalui sinergi yang tepat, generasi muda Jawa Barat mampu menemukan kembali makna hidup dan melangkah menuju masa depan dengan penuh optimisme.

2026-04-06 12:58:00

KISAH

 

Yang Tercepat Belum Tentu Menang

ESQNews.id, JAKARTA - Ada yang ngerasa kayak saya nggak ya…Dulu, kalau nggak salah, sepemahaman saya, dan seingetnya saya, sperma yang tercepat itu yang berhasil membuahi sel telur. Maka… jadilah kita yang sekarang ini. Kita adalah hasil dari perjuangan yang tanpa lelah, berenang mengalahkan jutaan kompetitor lain.Kalau nggak salah juga, dulu saya pernah dimotivasi berdasarkan konsep itu. Kayak gini kira-kira: "Ayo kamu bisa, Iwan! Kamu itu produk dari sperma unggulan yang pertama kali sampai! Pasti Bisa! Semangat Bisa! Kamu sudah mengalahkan jutaan sperma lain untuk lahir ke dunia! Semangat! Go go go!"Waktu itu… saya iya-iya aja. Masuk akal.Apa Anda pernah ngalamin dimotivasi kayak gitu juga?Bener gak sih?Sesederhana itu?Bahwa hidup ini dimenangkan oleh yang paling cepat?Hingga kemudian saya menemukan satu artikel: “The choice of sperm is entirely up to the egg — so why does the myth of racing sperm persist?”Dari situ… saya cari-cari sumber lain. Dan ternyata lumayan banyak. Ternyata… cerita “sperma balapan” itu… mitos!Selama ini saya membayangkan: jutaan sperma berlomba. Pasti rame tuh, entah siapa panitianya. Pasti sibuk banget mengatur jutaan peserta lomba. Belum lagi tingkah polah pesertanya sebelum lomba: ada yang selfie, streaming, ada yang mules karena belum makan, ada yang nyari WC darurat karena tiba-tiba sakit perut, ada yang foto bareng. Tapi di kepala mereka sastu: "Habis ini berlomba pol polan. Hanya satu juaranya. Siapa yang paling cepat, ketok pintu, masuk, dia yang menang." Sementara sel telur… tidak dibahas dalam keramaian itu. Ia hanya pasif, menunggu.Padahal… sains bilang bukan begitu.Sel telur tidak pasif. Dia tidak sekadar menunggu.Dia… memilih."Memilih??? Serius???"Artinya?Yang terjadi bukan sekadar lomba. Bukan yang tercepat yang menang. Tapi proses yang jauh lebih kompleks. Ada interaksi. Ada seleksi. Jadi kayaknya di sel telur sudah disiapkan juga tim rekruitmen yang bisa menginterview masing-masing sperma - entah gimana caranya- sehingga akhirnya... ada kecocokan. And the winner is.... kitalah hari ini.Dan di titik ini… saya mulai mikir. Berapa banyak cara kita melihat dunia… yang ternyata terlalu disederhanakan? Kita menyerap: cepat itu unggul. Cepat itu hebat. Cepat itu leader. Leader harus cepat. Di satu sisi betuul... tapi tidak semua harus diukur dengan itu kan?Dan dampaknya… mulai kelihatan di pekerjaan. Leader merasa harus cepat. Cepat merespon. Cepat mengambil keputusan. Kalo ada yang lama? Langsung diambil alih. Semua pekerjaan berlogo: URGENT! sekarang! Semua pekerjaan di Quadrant 1: Penting dan genting!Efektif? tergantung. Tapi… yang pelan-pelan hilang adalah kualitas berpikir tim. Karena setiap kali leader terlalu cepat mengambil alih… ada satu hal yang diam-diam terjadi: Tim berhenti mikir. Bukan karena mereka tidak mampu. Tapi karena mereka tahu… ujung-ujungnya juga akan diambil alih. Lama-lama… yang tumbuh bukan capability. Tapi dependency. Yang aktif bukan inisiatif. Tapi menunggu instruksi.Dan ironisnya…Semua ini sering dibungkus dengan satu alasan yang terdengar “masuk akal”: “Biar cepat selesai.” Cepat selesai, iya. Tapi… siapa yang berkembang? Kalau semua harus cepat, kalau semua harus urgent, kalau semua harus diselesaikan sekarang juga…Kapan orang belajar berpikir?Kapan orang belajar mengambil keputusan?Kapan orang belajar bertanggung jawab?Sebagai leader… mungkin kita perlu mulai memilah: Mana yang memang butuh kecepatan. Dan mana yang justru butuh kedalaman.

2026-03-31 20:31:00

NEWS

 

AKTIVITAS KEMBALI NORMAL, KUALITAS UDARA JAKARTA SELASA PAGI TAK SEHAT

ESQNews.id, JAKARTA - Kualitas udara di Jakarta berdasarkan laman IQAir pada Selasa pagi masuk kategori tidak sehat, seiring aktivitas warga yang sudah kembali normal pascalibur panjang Lebaran 2026.Indeks Kualitas Udara atau Air Quality Index (AQI) yang dipantau pada pukul 06.30 WIB menunjukkan Jakarta menempati peringkat ke-10 kota dengan kualitas udara tak sehat.Jakarta berada di angka 127 dengan nilai konsentrasi partikel halus PM2.5 berada di angka 46 mikrogram per meter kubik, yang berarti dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.Masyarakat pun diimbau agar tetap menjaga kesehatan dan memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.Kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama, yaitu Delhi, India dengan angka 198, lalu Chiang Mai, Thailand di urutan kedua dengan angka 190, urutan ketiga ditempati Kinshasa, Republik Demokratik Kongo dengan angka 177, urutan keempat diduduki Kathmandu, Nepal dengan angka 166, dan Tashkent, Uzbekistan di urutan kelima dengan angka 163. (Jktinfo)

2026-03-31 15:45:00

NEWS

AGENDA

 

AVENGED SEVENFOLD BAKAL GELAR KONSER DI JAKARTA 10 OKTOBER

ESQNews.id, JAKARTA - Grup band heavy metal, Avenged Sevenfold atau yang biasa disebut A7X akan kembali menyapa para Deathbat — sebutan penggemar A7X — di Indonesia, dengan menggelar konser “Avenged Sevenfold Live in Indonesia” di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, 10 Oktober 2026.Pendiri Ravel Entertainment, Ravel Junardy mengungkap, tidak sulit untuk membujuk A7X kembali ke Indonesia, sebab, grup yang digawangi Matt Shadows, Synyster Gates, Zacky Vengeance, Johnny Christ, Brooks Wackerman, itu sangat ingin untuk kembali berjumpa dengan Deathbat Indonesia.“Justru mereka yang sangat ingin ke sini, dan mereka berjanji akan membawakan hal yang sangat spesial.” Kata Ravel pada konferensi pers di Jakarta, Selasa.Sementara untuk tiket, dibagi menjadi beberapa kategori, dengan banderol mulai dari Rp665 ribu untuk CAT 3 hingga Rp2,55 juta untuk kelas Festival A.Penjualan tiket akan dimulai pada 6 April untuk “Deathbat Pre-Sale” dan 8 April untuk “General Sale”, dengan target penjualan hingga 40 ribu tiket.“Kapasitas JIS 40.000 tapi kami masih melihat berapa (tiket yang akan dijual), kemungkinan up to 40.000, tapi kita tidak ingin semuanya (kapasitas penuh) karena kami ingin semuanya mendapat spot menonton yang baik.” Ujar Ravel.Sebelumnya, rumor kedatangan Avenged Sevenfold tengah menjadi sorotan oleh para Deathbat di Tanah Air juga para penggemar musik.Sang vokalis, Matt Shadows, belakangan memberi kode bahwa bandnya akan kembali konser di Jakarta dalam waktu dekat.Kabar ini semakin memanas di media sosial, setelah Matt berinteraksi langsung dengan para penggemar di kanal komunitas “Indonesian Chat” melalui platform Discord.Dalam tangkapan layar laman obrolan yang beredar, Matt menggoda reaksi para Deathbat Indonesia dengan sebuah pertanyaan, seolah mempertimbangkan waktu yang tepat untuk kembali ke Jakarta.Avenged Sevenfold terakhir kali konser di Indonesia pada 25 Mei 2024 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.Konser tersebut merupakan bagian dari rangkaian tur Asia mereka dan menjadi momen kembalinya band asal California ini ke Tanah Air setelah terakhir kali berkunjung pada tahun 2015. (Jktinfo)

2026-03-31 15:40:00

NEWS

 

HARI PERTAMA SEKOLAH USAI LEBARAN, SISWA DI JAKTIM BELUM TERIMA MBG

ESQNews.id, JAKARTA - Siswa-siswi yang baru memulai hari pertama masuk sekolah setelah libur Lebaran 2026 di SDN Duren Sawit 02 Pagi, Jakarta Timur, belum menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Untuk MBG memang belum berjalan hari ini. Pendistribusiannya akan dimulai besok secara serentak, bukan hanya di sini, tetapi juga di sekolah lain,” kata Kepala Sekolah SDN Duren Sawit 02 Pagi Marlina di Jakarta Timur, Senin.Dia menjelaskan pendistribusian MBG akan dilakukan secara serentak di sejumlah sekolah mulai Selasa, 31 Maret 2026.Dia pun memastikan tidak ada keluhan dari orang tua maupun siswa terkait belum diterimanya MBG pada hari pertama sekolah karena pihak sekolah telah menyosialisasikan jadwal pendistribusian MBG tersebut sebelumnyaLebih lanjut, dia menyebutkan kegiatan belajar mengajar sudah berjalan normal sejak pagi hari.Para siswa juga mengikuti rangkaian kegiatan awal, seperti upacara bendera dan halal bihalal.Hari pertama sekolah di SDN Duren Sawit 02 Pagi berjalan dengan penuh semangat. Setelah upacara, siswa dan guru saling bersalaman dalam kegiatan halal bihalal untuk mempererat silaturahmi usai libur Lebaran.Kegiatan belajar di sekolah tersebut berlangsung mulai pukul 06.30 hingga 12.15 WIB. Sebanyak 394 siswa tercatat sudah kembali mengikuti pembelajaran secara normal.Pihak sekolah berharap dengan dimulainya kembali aktivitas belajar dan rencana penyaluran MBG, siswa semakin termotivasi untuk belajar dan menjaga kesehatan setelah libur panjang Lebaran. (Jktinfo)

2026-03-30 15:53:00

TRAVELING

 

421.869 WISATAWAN KUNJUNGI TAMAN MARGASATWA RAGUNAN PADA LIBUR LEBARAN

ESQNews.id, JAKARTA - Sebanyak 421.869 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, pada masa libur Lebaran, berdasarkan rekapitulasi data harian sejak 22 hingga 29 Maret 2026.Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang mengatakan berdasarkan data yang dihimpun, jumlah pengunjung tertinggi terjadi pada 23 Maret dengan total 80.790 orang. Angka ini menjadi puncak pergerakan selama periode tersebut.Lalu, disusul pada 22 Maret dengan jumlah pengunjung tercatat sebanyak 72.311 orang, kemudian 24 Maret sebanyak 69.890 orang.Sebelumnya, pengelola Taman Margasatwa Ragunan memprediksi sebanyak 400.000 pengunjung selama masa libur Lebaran 2026 atau pada rentang waktu 22-29 Maret 2026.Pihak pengelola menyediakan sebanyak 27 titik parkir untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung selama masa libur tersebut.Di samping itu, sebanyak 854 personel gabungan turut dikerahkan untuk menjaga Taman Margasatwa Ragunan demi kenyamanan dan keamanan pengunjung.Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat libur Lebaran dengan meninjau kawasan wisata Taman Margasatwa Ragunan pada Sabtu, 21 Maret 2026.Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat 2026 Brigadir Jenderal Polisi Tjahyono Saputro mengingatkan momen libur Idul Fitri identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk bersilaturahmi maupun berwisata. (Jktinfo)

2026-03-30 15:50:00

NEWS

 

ARUS BALIK LEBARAN, KUALITAS UDARA JAKARTA KEMBALI MEMBURUK

ESQNews.id, JAKARTA - Kualitas udara Jakarta pada puncak arus balik Lebaran, tepatnya Minggu pagi, kembali memburuk dan tidak sehat bagi kelompok sensitif.Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.00 WIB, Jakarta masuk peringkat ketujuh terburuk di dunia.Indeks kualitas udara (AQI) kota metropolitan itu berada di angka 159 dengan angka partikel halus (particulate matter/PM) 2.5 atau masuk kategori tidak sehat.Adapun kota dengan kualitas udara terburuk di dunia adalah Delhi, India dengan indeks kualitas udara di angka 198. Kemudian di urutan kedua diikuti Chiang Mai, Thailand dengan indeks kualitas udara di angka 183 dan di urutan ketiga ada Dhaka, Bangladesh di angka 174.PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5 mikron (mikrometer) yang ditemukan di udara termasuk debu, asap dan jelaga. Paparan partikel ini dalam jangka panjang dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.Rekomendasi kesehatan terkait kualitas udara saat ini selain mengenakan masker, juga menghindari beraktivitas di luar ruangan, menutup jendela demi menghindari udara luar yang kotor dan menyalakan penyaring udara.Sebelumnya, PT Jasa Marga memproyeksi jumlah kendaraan yang kembali ke Jakarta saat puncak arus balik lebaran 2026 gelombang dua pada 28-29 Maret 2026 mencapai 285.000 unit.Potensi penumpukan kendaraan dapat terjadi pada 29 Maret jika pergerakan sebelum periode puncak arus balik cenderung landai. (Jktinfo)

2026-03-29 17:31:00

NASIONAL

 

BGN: MBG DISALURKAN 5 HARI SEKOLAH KECUALI DAERAH 3T-STUNTING TINGGI DISALURKAN 6 HARI

ESQNews.id, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah disalurkan selama lima hari sekolah dalam sepekan, kecuali di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T) dan wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.“Pemberian MBG untuk daerah 3T dan risiko stunting tinggi dilakukan selama enam hari sekolah atau Senin sampai Sabtu. Ini merupakan langkah strategis memastikan anak-anak menerima gizi yang cukup setiap hari,” ujar Kepala BGN Dadan Hindayana dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.BGN menekankan pentingnya pendataan yang cermat untuk menentukan daerah-daerah yang berhak menerima kebijakan khusus ini. Data terbaru dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadi acuan dalam menetapkan wilayah prioritas intervensi gizi, khususnya di wilayah timur Indonesia.Pendataan ini mencakup jumlah sekolah, jumlah siswa, serta prevalensi stunting masing-masing wilayah. Provinsi di wilayah timur, Sumatera, dan Papua menjadi contoh daerah prioritas karena angka stunting yang masih tinggi.Melalui kebijakan ini, BGN berharap seluruh anak sekolah, utamanya yang berada di daerah 3T dan rawan stunting tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup dan mendukung pertumbuhan optimal, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Indonesia. (Jktinfo)

2026-03-29 17:27:00

NASIONAL

 

PEMERINTAH IMBAU MASYARAKAT HINDARI PUNCAK ARUS BALIK 28-29 MARET

ESQNews.id, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno mengimbau masyarakat menghindari puncak arus balik Lebaran 2026 pada 28–29 Maret.Pratikno menyampaikan arus balik mulai meningkat dan diperkirakan akan kembali mengalami lonjakan pada akhir masa libur Lebaran.“Kita juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menumpuk di tanggal 28–29 di hari-hari akhir libur ini,” kata Pratikno usai meninjau kondisi arus mudik dan balik di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Bekasi, Rabu.Ia mengatakan masyarakat diharapkan dapat mengatur waktu perjalanan lebih awal agar distribusi kendaraan lebih merata dan tidak terpusat pada waktu tertentu.Pratikno menjelaskan arus mudik Lebaran tahun ini secara umum berjalan lancar meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan pada periode sementara H-12 hingga H+3 Lebaran.Selain itu, angka kecelakaan lalu lintas selama periode tersebut juga dilaporkan mengalami penurunan sekitar 16 persen.Menurut dia, kelancaran arus mudik tidak terlepas dari kesiapan lintas instansi serta dukungan sistem pemantauan berbasis data yang memungkinkan respons cepat di lapangan.Pratikno juga mengapresiasi kerja keras para petugas yang tetap bertugas selama periode Lebaran dalam menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat.Ia menambahkan arus balik diperkirakan mengalami kenaikan sekitar lima persen sehingga diperlukan pengaturan waktu perjalanan oleh masyarakat untuk menghindari kepadatan di puncak arus balik.Sementara itu, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut hingga Rabu siang jumlah kendaraan yang kembali ke Jakarta telah mencapai sekitar 2,04 juta unit dari total kendaraan yang keluar sebelumnya.Pemerintah mencatat puncak arus balik sementara mencapai 256.338 kendaraan dalam satu hari, lebih tinggi dibandingkan periode Lebaran tahun lalu sebesar 223.163 kendaraan.Ia menyebut pemerintah terus mendorong penguraian agar arus balik tidak menumpuk pada puncak periode libur Lebaran. (Jktinfo)

2026-03-28 17:53:00

IN PICTURES