Jumat, H / 24 September 2021

Di AKHLAK Award 2021, Tanri Abeng: Inilah 3 Behavior yang Perlu Dimiliki Pimpinan

Senin 26 Jul 2021 14:22 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Tanri Abeng

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – Tanri Abeng, Mantan Menteri BUMN 1998-1999 memuji BUMN yang sekarang dimotori oleh Erick Thohir. Pasalnya, dalam kurun waktu setahun Insan BUMN sebagian besar sudah menginternalisasikan serta implementasikan Core Values AKHLAK di lingkupnya.

 

Ia menyampaikan pujian itu dalam acara “Refleksi 1 Tahun AKHLAK BUMN” dan AKHLAK Award 2021 pada Kamis (15/7/2021) secara virtual. Paparannya diutarakan dihadapan 1.000 orang dalam Zoom Meeting dan 500 penonton di Youtube.



<more>

 

Tak hanya Tanri Abeng, hadir pula Erick Thohir (Meneg BUMN), Mustafa Abubakar (Mantan Menteri BUMN 2009-2011), Ary Ginanjar Agustian (Founder ACT Consulting), dan Fifi Aleyda Yahya sebagai MC di event yang digelar oleh ACT Consulting itu.

 

“Pengalaman saya dalam teori dan praktek management kepemimpinan korporasi, kita mengenal 3 fundamental karakter atau behavior yang perlu dimiliki oleh pimpinan serta pembina korporasi. Khususnya untuk CEO atau dirut,” katanya.



 

Menurutnya, behavior yang pertama adalah integritas yakni amanah dan loyal. Kedua adalah intelligence yakni kompeten dan adaptif. Bahkan ia menambah 1 lagi yaitu antisipatif. Terakhir adalah teamwork atau harmonis dan kolaboratif.

 

“Jadi sesungguhnya AKHLAK ini sudah dipraktekkan betahun-tahun oleh korporasi-korporasi yang berhasil secara internasional. Maka saya setuju dengan Pak Erick tadi bahwa AKHLAK ini sudah betul-betul membumi dan sudah dipraktekkan secara real. Maka BUMN kita bisa go global,” papar Tanri dengan antusias.



 

Pria berkacamata itu menegaskan bahwa tak hanya 3 behavior itu saja yang harus dimiliki leader. Tetapi ada aspek mendasar yang menurutnya dibutuhkan oleh BUMN, yaitu trust atau kepercayaan.


“Trust inilah yang menurut saya merupakan pupuk organic untuk menumbuhkembangkan AKHLAK. Misalnya antara tim direksi dengan tim komisaris. Dan juga harus ada trust antara direksi dengan grup dalam hal ini.”


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA