Selasa, H / 27 Februari 2024

Memuji Anak Bisa Bahaya, Begini Cara yang Tepat

Senin 01 Jul 2019 11:15 WIB

Author :Ida S. Widayanti

Ilustrasi

Foto: Gizmodo UK

ESQNews.id, JAKARTA - Banyak orangtua yang ingin mendukung dan memotivasi anak dengan cara memberi pujian. Ya, selama ini pujian diyakini sebagai cara untuk membangun kepercayaan diri anak. 


Namun sebelum Anda melanjutkan kebiasaan yang satu ini ada baiknya Anda membaca dulu paparan Prof. Carol Dweck tentang ‘growth mindset’ atau pola berpikir berkembang dan ‘fixed-mindset’ pola berpikir mereka yang lebih kaku.


Orang sukses adalah yang memiliki growth mindset karena menyukai tantangan, dan tidak pernah berhenti berusaha mecari jalan keluar. Sedangkan orang yang memiliki fixed-mindset cenderung lari dari kesalahan, masalah, dan kegagalan. 


Apa yang membuat seorang anak tumbuh sehingga memiliki growrh mindset? Tips Prof. Dweck adalah: pujialah anak secara bijak. Bukan memuji kecerdasan atau bakat.


“Cara itu sudah gagal. Jangan lakukan hal itu lagi! Tetapi pujilah proses yang dilalui anak-anak tersebut: usaha mereka, strategi mereka, fokus mereka, ketekunan mereka, perkembangan mereka,” papar Prof. Dweck dalam TED Talks yang diunggah 4 tahun lalu dan ditonton oleh lebih dari 9 juta orang.


Menurut Dweck pujian akan proses menghasilkan anak-anak yang kuat dan tahan banting. Sedangkan pujian akan bakat dan IQ tidak meningkatkan ketekunan,  bahkan cenderung membuat anak cepat puas, dan tidak menunjang ketika mereka menghadapi masalah yang sangat sulit.

Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA