Minggu, H / 14 Juli 2024

Berkatan Mentahan

Selasa 31 May 2022 10:12 WIB

Reporter :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Dokumen Pribadi Mushlihin

Oleh: Mushlihin (Guru SMP Negeri Karanggeneng Lamongan)


ESQNews.id, JAKARTA - Pada hari Kamis 26 Syawal 1443 H, saya menerima tiga berkatan mentahan. Berkatan atau berkat merupakan makanan yang dibawa pulang usai hajatan. Berkat berasal dari bahasa Arab "bakatun" bentuk jamak dari barakat artinya kebaikan yang bertambah terus. Sementara mentahan bermakna belum dimasak.


Berkat mentahan memang sudah menjamur di mana-mana. Pasalnya praktis, simple, cepat, mewah, namun mengesampingkan nilai gotong royong. Sedangkan berkat nasi kerap mubazir alias terbuang, tapi memiliki filosofi. Di antaranya bersedekah pada sesama, tetangga atau kerabatnya. Berbagi hidangan yang sudah matang juga untuk menu santapan. Tak masalah sederhana menunya hanya terdiri nasi, sayur tumis kacang panjang, dan telur goreng serta kerupuk. Lagian terkadang dibungkus daun jati.


<more>


Ada tiga alasan, mengapa sahibulhajat memberikan berkatan mentahan, di antaranya:


Pertama, saya dikirimi berkat mentahan karena memberikan sambutan penerimaan pengantin pria. Isinya terdiri dari minyak goreng, gula, mie dan jajan. Padahal di rumah sahibulhajat saya telah disuguhi rawon, es cincau, anggur dan jeruk.


Kedua, saya dikirimi berkat procot dari kerabat yang sedang hamil 9 bulan. Procot artinya perosot atau meluncur. Ini menyimbolkan harapan supaya persalinan bisa lancar dan bayi yang dilahirkan selamat. Isinya lemper atau procot ketan dan sejenisnya.


Ketiga, saya terima berkat walimatus-safar. Sahabat saya hendak berangkat haji. Isi berkatnya beras, tepung, dan roti. Niatannya baik, semata berpamitan pada orang-orang yang dianggap perlu, meminta doa dari mereka dan penyelenggaraannya terhindar dari berlebih-lebihan, unsur hura-hura serta riya.


Adapun niatan dan acara yang mengandung unsur yang menyimpang dari ketentuan syari’at, maka walimah tersebut menjadi terlarang.


Semoga Allah mengganti makanan kepada orang yang memberi makanan kepadaku. Lagipula Allah memberi minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA