Senin, H / 02 Februari 2026

Anti-Stagnan! Cara Mahasiswi UAG University Pakai Metode 'Grand Why' Biar Bisnis Tetap Sustain Lewat Saladeena

Senin 19 Jan 2026 22:15 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: UAG University

ESQNews.id, JAKARTA - Antusiasme pasar lokal juga dirasakan oleh para mahasiswa itu sendiri. Mereka ungkapkan insight yang positif dan menaruh harapan ke depan agar lebih amazing dan bermanfaat lagi.


Sebagai kampus bisnis, ESQ Business School dan UAG University selalu mengadakan event bisnis tahunan Pasar Lokal. Pasar Lokal itu bukan sekadar bazar. Ini tempat ide mahasiswa jadi karya, bisnis kecil dapat exposure baru, dan brand bisa hadir sebagai bagian dari perjalanan mereka. A space where young entrepreneurship grows. 

Keaslian ide mahasiswa terlihat dari deretan brand unik seperti Kind of Things, Rooliaglow, Ava Design, Purvo Parfume, Seraphine Hijab, Joy Studio, Nusantara Leathercraft, Teman Rasa Kamu, Aruma Essence, Peseona, Steezy n Steezy, Scoobycha, Gede Kopi, Halwa'we, But & Bites, Saladeena, Mochi Moe Moe, Dimsay, Los Rendacos, Taco Ours, hingga Rolling Chicken.

Awliya Alashari, mahasiswi semester 5 Program Studi Manajemen Universitas Ary Ginanjar (UAG) yang membawa misi hidup sehat melalui brand Saladeena (@saladeena.id).

Di antara deretan inovasi mahasiswa, booth Saladeena menarik perhatian dengan konsep kuliner sehat yang sarat akan kepedulian sosial. 

Sang pendiri, Awliya Alashari, menjelaskan bahwa Saladeena bukan sekadar salad buah biasa. Produk ini lahir dari sebuah keprihatinan mendalam terhadap meningkatnya risiko penyakit diabetes di kalangan generasi muda (Gen Z dan Gen X).

"Kami menghadirkan salad buah tanpa gula rafinasi. Saladeena dibangun di atas nilai kejujuran dan manfaat, agar pelanggan bisa menikmati camilan segar tanpa harus khawatir dengan risiko kesehatan. Kami ingin berkontribusi mencegah diabetes sejak dini," ungkap Awliya penuh semangat.

Tak hanya soal kesehatan, Saladeena juga mengusung misi pemberdayaan ekonomi dengan menggandeng petani lokal di daerah Tangerang sebagai pemasok utama buah-buahan mereka.

Dengan sistem pre-order untuk menjaga kualitas tetap segar (fresh-made), Awliya membuktikan bahwa bisnis mahasiswa mampu mendukung perputaran ekonomi daerah.

Perjalanan Saladeena sendiri merupakan kisah ketekunan yang luar biasa. Awliya telah merintis bisnis ini sejak masa SMA, namun ia mengaku bahwa kemampuannya berkembang pesat setelah menempuh pendidikan di UAG, khususnya melalui mata kuliah Business Development yang dibimbing oleh Ibu Mariah.

"Mata kuliah ini sangat membantu saya memahami bagaimana cara mengembangkan bisnis agar tetap sustain, menyusun strategi yang tepat, hingga mengelola keuangan agar tidak stagnan. Di sini kami diajarkan dari visi hingga eksekusi," tambahnya.

Menanggapi fenomena generasinya yang sering dianggap mudah menyerah atau malas, Awliya memberikan pesan kuat tentang pentingnya memiliki Grand Why sebuah konsep inti yang diajarkan oleh Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian.

"Sebagai Gen Z, kunci agar tidak mudah malas adalah memiliki Grand Why yang kuat. Pak Ary selalu mengajarkan bahwa alasan kita berbisnis harus kembali ke suara hati. 

Jika fondasinya kuat, tidak ada alasan untuk menunda-nunda. Kita punya masa depan dan target yang harus dicapai. 

Bagi teman-teman yang ingin menemukan Grand Why dan fondasi hidup, UAG dan training ESQ adalah tempatnya," pungkas Awliya yang sukses mendapatkan feedback positif dari para juri di Pasar Lokal 2026.

Diketahui, Universitas Ary Ginanjar (UAG University) dan ESQ Business School angkatan 11 sukses menggelar event bisnis tahunan bergengsi, Pasar Lokal 2026, pada Minggu (18/01/2026). 

Bertempat di Melting Pop, M Bloc Space, acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB ini menjadi magnet bagi para pecinta creative vibes dan pendukung bisnis lokal.

Mengusung tema besar "The Market Within: Where Youth Business Reflects Tomorrow" dengan slogan inspiratif "Ngabar: Reflect the Best Version of You," Pasar Lokal 2026 bukan sekadar bazar biasa. 

Ini adalah ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri, berbagi inspirasi, dan menemukan versi terbaik mereka melalui karya-karya autentik.

Sepanjang hari, pengunjung dimanjakan dengan berbagai aktivitas menarik: Pop Up Market & Art Exhibition (Menampilkan karya terbaik mahasiswa), Flower Arrangement Workshop (Ruang kreasi bagi pecinta estetika), Live Music & DJ San (Menambah suasana chill di jantung M Bloc).

Lalu ada sesi Talkshow oleh Jihan Amirah (Founder In Our Twenties) serta Rinaldi Nur Ibrahim (Founder Youth Ranger Indonesia & Owner youtzmedia, wizpen.io, Youthranger.id). Spesialnya adalah ada Live Business Pitching (Mahasiswa mempresentasikan ide bisnisnya di depan juri profesional untuk mendapatkan feedback objektif).

Acara yang bersifat Free Entry ini terselenggara berkat dukungan penuh dari PT Arga Bangun Bangsa, ESQ Tours Travel, Fresh Manggoes, Art Umi Creative, Rolling Chicken, MBK, Steezy, Nutrifarm Geneuine, Enagic serta dukungan dari Pandu Karier.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA