Sabtu, H / 18 April 2026

Redefinisi Budaya: Langkah Strategis SIG Bangun Komitmen Pemimpin Lewat SIG DNA Creation

Selasa 31 Mar 2026 22:46 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tengah melakukan langkah besar untuk memperkokoh jati diri organisasinya. 

Di tengah dinamika perubahan struktur besar di tingkat nasional, SIG menggandeng ACT Consulting International untuk menggelar workshop bertajuk "Redefinisi Budaya: DNA CREATION" yang berlangsung pada 31 Maret – 1 April 2026 di Kantor Pusat SIG, Jakarta.

​Sebanyak 47 pemimpin dari Holding maupun Anak Perusahaan (AP) berkumpul untuk merumuskan kembali esensi terdalam perusahaan.

Workshop ini dipandu langsung oleh Ir. Rinaldi Agusyana, MBA, Expert in Business and Culture Transformation sekaligus trainer berlisensi dari Prof. Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian.
Dalam paparannya, Rinaldi Agusyana menjelaskan bahwa transformasi organisasi tidak bisa pincang. Dibutuhkan keseimbangan antara Transformasi Bisnis (struktur, strategi, sistem) dan Transformasi Budaya (perilaku, nilai, keyakinan).

​Di era BANI (Brittle, Anxious, Non-linear, Incomprehensible), budaya yang kuat adalah satu-satunya pelindung. 

Rinaldi membedah bahwa kegagalan organisasi seringkali berakar pada rendahnya employee engagement akibat ketidakjelasan arah.
"Values di dalam organisasi mampu membangun keterikatan secara emosional (heart), bukan sekadar rasional (head). Dengan begitu, karyawan tidak hanya produktif secara mekanis, tapi memiliki sense of belonging dan komitmen berkelanjutan," papar Rinaldi.
Ia juga membagikan formula pilar budaya yang ideal:

• ​Leadership (40%): Peran pemimpin sebagai teladan.

• ​System (35%): Sejauh mana nilai masuk ke dalam regulasi dan kebijakan.

• ​Corporate Values (25%): Internalisasi nilai inti ke setiap individu.
SIG DNA: Vitamin, Obat, dan Katalisator
Hasil dari workshop ini diharapkan mampu memenuhi kriteria Relevance, Clarity, Actionable, Measurable, dan Non-overlapping. Rinaldi menganalogikan DNA organisasi ini ke dalam empat fungsi krusial:

• ​Vitamin: Memperkuat daya tahan budaya.

• ​Obat: Menyembuhkan kondisi patologis organisasi.

• ​Pelumas: Mempermudah proses manajemen dan birokrasi.

• ​Katalisator: Mempercepat proses perubahan menuju target.
Langkah ini sejalan dengan visi besar SIG untuk menjadi The First Choice for Sustainable Building Solutions in Southeast Asia. SIG DNA akan menjadi jembatan yang menyelaraskan peran Holding dan Anak Perusahaan agar tetap satu frekuensi.

Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA