Senin, H / 18 Mei 2026

Ziarah Spiritual Kafilah Haji ESQ: Menapak Jejak Perjuangan Rasulullah Sebelum Puncak Haji

Minggu 17 May 2026 21:53 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, MAKKAH — Minggu, 17 Mei 2026, Kafilah Haji ESQ Program Awal Kloter 1 dan 2 yang berjumlah 175 jemaah melaksanakan rangkaian ziarah spiritual sebagai bagian dari persiapan menghadapi puncak prosesi ibadah haji pada 9–13 Dzulhijjah mendatang.

Rangkaian perjalanan dimulai dengan melintasi beberapa lokasi penting dalam sejarah perjalanan haji dan perjuangan Islam, yaitu Jabal Tsur, Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Tempat-tempat tersebut bukan sekadar lokasi geografis, tetapi memiliki nilai ruhiyah yang sangat mendalam bagi setiap jemaah haji.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Museum Wahyu yang berada di kawasan Jabal Noor, lokasi bersejarah Gua Hira, tempat pertama kali Rasulullah SAW menerima wahyu melalui Malaikat Jibril.

Di lokasi ini, para jemaah mendapatkan penjelasan sejarah Gua Hira dari Bapak KH Abd Adzim yang menguraikan perjalanan kerasulan Nabi Muhammad SAW, khususnya bagaimana perjuangan beliau dalam menerima wahyu pertama yang menjadi awal risalah Islam.



Sementara itu, Trainer ESQ, Coach Firdaus Djamaris, memberikan penguatan makna spiritual dan refleksi perjuangan Rasulullah SAW, agar para jemaah tidak hanya memahami sejarah secara tekstual, tetapi juga mampu merasakan nilai perjuangan, ketawadhuan, dan pengorbanan dalam perjalanan spiritual tersebut.

“Gua Hira bukan hanya tentang tempat turunnya wahyu, tetapi tentang kesabaran, kesendirian, pencarian makna hidup, dan kesiapan menerima amanah besar dari Allah SWT. Inilah pelajaran penting yang harus dibawa oleh setiap jemaah haji,” ungkap Coach Firdaus dalam sesi refleksi.



Suasana kegiatan berlangsung khusyuk, hikmat, dan penuh haru. Banyak jemaah terlihat larut dalam perenungan, terutama saat memahami betapa berat perjuangan Rasulullah SAW dalam membawa risalah Islam kepada umat manusia.

Program ziarah ini menjadi bagian penting dari pembinaan ruhiyah jemaah sebagai bekal sebelum memasuki puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), yang menjadi inti pelaksanaan ibadah haji.



Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para jemaah melanjutkan perjalanan menuju Tan’im untuk mengambil miqat dan melaksanakan ibadah umrah sunnah.

Bagi ESQ Tours Travel, ziarah bukan sekadar kunjungan sejarah, melainkan sarana menghadirkan rasa, makna, dan kesadaran spiritual agar ibadah haji tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga mendalam secara hakikat.

H. Muhamad Solihin, 
Direktur Operasional & Sales ESQ Tours Travel

Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA