Rabu, H / 10 Juni 2026

Pukau Ratusan Pemimpin HR di 20th HR EXPO, Rina Sarif Perkenalkan Formula Baru Kepemimpinan 'E.S.Q.D.N.A' di Era Disrupsi

Rabu 10 Jun 2026 20:29 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Dokumen Pribadi

ESQNews.id, JAKARTA – Di tengah gelombang disrupsi yang menuntut adaptasi cepat dari dunia usaha, peran Human Resources (HR) kini bertransformasi menjadi lebih krusial dari sebelumnya. 


Menggema di panggung 20th HR EXPO yang diselenggarakan di Jakarta International Conference Center (JICC) pada 10-11 Desember 2025, pakar transformasi human capital kelas dunia, Rina Sarif, menegaskan bahwa HR adalah tulang punggung, hati nurani, dan pembentuk masa depan dari setiap organisasi.




Rina Sarif, yang menjabat sebagai Advisor to President HC Transformation ESQ Corp sekaligus Senior Regional HR Advisor ESQ Corp, tampil sebagai salah satu pembicara utama yang paling dinantikan. 


Figur yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia, dan baru saja dianugerahi predikat 2025 Top 100 Most Influential HR Leader serta 2025 Top 50 Most Influential Woman HR Leader ini, membawakan sesi inspiratif bertajuk "Leading Beyond Code: Leadership in the Disruptive Era" .


Di hadapan ruang konferensi yang dipadati ratusan praktisi dan pemikir HR dari seluruh Indonesia (full house), Rina menyoroti sebuah realitas baru di lanskap bisnis Asia Tenggara.


“Disrupsi tidak menghancurkan organisasi yang menolak untuk berevolusi; disrupsi menghancurkan keberanian para pemimpinnya. 


Namun hari ini, para pemimpin HR menunjukkan hal sebaliknya: rasa ingin tahu dan komitmen penuh untuk berkembang lebih cepat daripada perubahan dunia,” ungkap mantan Group CHRO dan Certified Master Coach tersebut.


Empat Pilar Utama Hadapi Era Disrupsi



Dalam sesinya yang interaktif dan penuh energi, Rina mengajak para peserta mengeksplorasi tantangan dan kesiapan Indonesia yang kini berada di episentrum disrupsi. 


Terdapat empat poin utama yang dibedah secara mendalam yakni Posisi strategis Indonesia di tengah pusaran disrupsi global. Kemudian, Peningkatan tren pengambilan keputusan talenta berbasis Kecerdasan Buatan (AI-driven talent decisions).


Selanjutnya yaitu Proyeksi pergeseran keterampilan (skills shift) sebesar 39% yang akan terjadi pada tahun 2030. Serta, DNA kepemimpinan baru yang mutlak dibutuhkan untuk memimpin di era ini.


Melahirkan Pemimpin Masa Depan Melalui E.S.Q.D.N.A


Sebagai solusi taktis dan strategis atas tantangan tersebut, Rina memaparkan model kepemimpinan visioner yang disebutnya sebagai E.S.Q.D.N.A. Model ini dirancang untuk menciptakan pemimpin yang adaptif, inovatif, namun tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan:


• E - Enlightenment (Pencerahan): Kesadaran dan tujuan mendalam dalam memimpin.

• S - Systemic (Sistemik): Pemikiran menyeluruh yang melihat organisasi sebagai satu kesatuan ekosistem.

• Q - Quantum Change (Perubahan Kuantum): Lompatan transformasi berskala besar.

• D - Dynamic Culture (Budaya Dinamis): Pembentukan budaya kerja yang tangkas dan resilien.

• N - Neuro Coaching: Pendekatan pembinaan talenta berbasis ilmu saraf otak.

• A - AI and Innovation (AI dan Inovasi): Integrasi teknologi mutakhir untuk mempercepat pertumbuhan organisasi.


"Merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri dapat membagikan model ini kepada begitu banyak pemimpin yang berpikiran maju. Energi di dalam ruangan sangat terasa—penuh keterlibatan, reflektif, dan optimistis. 


Ini membuktikan bahwa komunitas HR di Indonesia tidak hanya siap untuk beradaptasi, tetapi juga siap untuk memimpin transformasi dalam skala yang luas," tambah Rina.


Apresiasi untuk Dua Dekade Dedikasi




Momen puncak dari kehadiran Rina ditandai dengan penyerahan Certificate of Appreciation atas dedikasi dan sumbangsih pemikirannya. Melalui pernyataan resminya di jejaring profesional LinkedIn, Rina menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan yang mendalam kepada penyelenggara, yakni Intipesan Conference.


Ia memberikan apresiasi khusus (special shout-out) kepada figur-figur di balik layar: Kus Heryuwono, Melani Fitri Valupi, dan Slamet Supriyanto, yang dinilainya telah bekerja keras secara konsisten mempertahankan kualitas HR EXPO selama 20 tahun berturut-turut.


Rina juga mengapresiasi dukungan penuh dari tim ESQ Corp (ACT Consulting International) yang mendampinginya.


"Saya merasa sangat terhormat dan semakin terpacu untuk terus melayani komunitas HR di Asia Tenggara, demi membangun organisasi masa depan yang berpusat pada manusia (human-centred organisations).


Mari memimpin dengan tujuan, empati, kesadaran, dan keberanian. Komunitas HR Indonesia, masa depan ada di tangan kita untuk dibentuk!" tutup Rina.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA