ESQNews.id, JAKARTA – Membangun fondasi ekonomi bangsa yang kokoh tidak hanya lahir dari teori di ruang kelas, melainkan dari keberanian untuk memulai dan melangkah di dunia nyata.
Semangat inilah yang digaungkan dalam gelaran SPARKBIZ Festival 2026 garapan mahasiswa ESQ Business School dan UAG University (Universitas Ary Ginanjar).

Berlangsung sukses pada Senin, 6 Juli 2026, di Function Hall Cordoba, Menara 165, Jakarta, festival bisnis satu hari penuh ini menjadi panggung pembuktian inovasi, kolaborasi, dan ketangguhan para entrepreneur muda.
Mengusung tema besar "Strategic Talent Development: Membangun SDM Unggul untuk Daya Saing Global", rangkaian acara ini menyajikan ekosistem bisnis yang komprehensif.
Mulai dari pameran karya mahasiswa melalui Business Expo, ajang pengujian ide bisnis di hadapan praktisi lewat Business Pitching, pelantikan organisasi, hingga diskusi strategis dalam Inspirative Talkshow.
Panggung Inovasi dan Uji Mental Mahasiswa
Pada sesi Business Expo, atmosfer kewirausahaan terasa begitu kental dengan hadirnya puluhan produk inovatif karya mahasiswa, di antaranya Confi Step, Frupy, Pavana, Mizumi, Qurmave, Salad Konglo, Ragh Jamu, Family Matters, Golden Egg, hingga Mont Blanc by ESQI.
Tidak sekadar memamerkan produk, ide-ide bisnis ini diuji secara langsung dalam sesi Business Pitching di hadapan para panelis ahli nasional.

Nirwana, CEO Hadeea Dari Hati sekaligus Ketua TDA Perempuan Surabaya 9.0 yang bertindak sebagai panelis, menyampaikan apresiasi mendalam atas keberanian para mahasiswa. Namun, ia juga memberikan catatan fundamental bagi para pelaku bisnis tahap awal (early stage).

"Ada tiga pilar utama yang harus konsisten diasah: riset, manajemen keuangan, dan strategi marketing. Sebagai pebisnis muda, jangan terlalu lama terjebak di fase riset atau inovasi.
Hal paling penting adalah bagaimana produk segera diterima pasar dan menghasilkan omset Rp100 juta pertama agar bisnis dapat sustain (berkelanjutan)," ujar Nirwana.

Apresiasi senada diutarakan oleh Cut Hafitatul Aini, Brand Owner Hafita Modest Fashion, yang menilai kreativitas mahasiswa di usia muda sangat luar biasa. Menurutnya, mentalitas yang tangguh menjadi kunci utama.
"Generasi muda inilah yang akan menentukan arah Indonesia Emas 2045. Jika gagal dengan satu ide, jangan berhenti. Teruslah bangkit dan coba ide yang lain," tegasnya.
Sinergi Ekosistem Kewirausahaan dan Pelantikan HIPMI PT Universitas Ary Ginanjar

Momen krusial lainnya dalam festival ini adalah prosesi pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) UAG University & ESQ Business School.
Langkah strategis ini diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya budaya wirausaha baru di lingkungan kampus.

Wakil Rektor I UAG University, Andi, mengungkapkan bahwa kurikulum kampus telah membekali mahasiswa dengan mata kuliah karakter selama delapan semester berturut-turut.
"Adanya HIPMI PT dan jaringan luas dari HIPMI Jaya menjadi wadah implementasi nyata dari visi kami, yaitu mencetak bukan hanya profesional, tetapi juga entrepreneur berintegritas yang memberi dampak bagi masyarakat," tuturnya.

Sekretaris Umum BPD HIPMI Jaya, Rangga Derena Niode, menekankan pentingnya Spiritual Quotient (SQ) dalam menavigasi dinamika dunia usaha.
"Menjadi pengusaha adalah soal ketahanan mental. Saat menghadapi masalah terberat dan tidak bisa mengandalkan siapapun, SQ yang didapatkan di kampus inilah yang menjadi penopang utama.
Manfaatkan wadah HIPMI ini untuk membangun network dan belajar langsung dari mentor yang tepat," kata Rangga, didampingi oleh Hendra Desdino (Ketua Umum Bakorda HIPMI PT Jaya) yang turut mengawal pelantikan ini sebagai kampus kelima di bawah naungan wilayahnya.

Hendra memberikan apresiasi tinggi kepada para mahasiswa Universitas Ary Ginanjar. Ia secara terbuka mengakui bahwa kurikulum dan pemahaman bisnis yang didapatkan mahasiswa di kampus tersebut jauh lebih maju dibandingkan dengan pengalamannya dahulu saat masih berkuliah.
"Universitas Ary Ginanjar ini malah lebih depan daripada saya. Mahasiswa di sini sudah mendapatkan bekal ilmu bisnis langsung dari bangku kuliah. Secara teoritis, ilmu kalian tentu jauh lebih unggul dari saya dulu," ungkapnya penuh apresiasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa teori di kelas barulah langkah awal. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu tersebut ke dalam dunia nyata.
Ia mendorong para mahasiswa untuk tidak berhenti pada ide semata, melainkan berani mengeksekusinya menjadi produk konkret, serta mengeskalasi bisnis yang sudah berjalan.
Strategi Mengembangkan SDM Unggul Berdaya Saing Global
Pada puncak acara Strategic Talent Development Talkshow, tiga pemimpin industri papan atas hadir membedah strategi pengembangan kompetensi untuk menjawab tantangan global.

Anggawira (Komisioner PT Bumi Resources) Menyoroti pentingnya masuk ke dalam ekosistem dan organisasi yang tepat untuk memicu growth mindset.
Beliau berpesan agar anak muda aktif menjemput bola, mencari mentor yang teruji, serta fokus memberikan nilai tambah (value) dalam setiap kolaborasi profesional.

Lalu, Hary Kuswanto (Human Capital Business Partner PT Pertamina Patra Niaga) Memuji konsep Grand Why (tujuan mulia) yang ditanamkan ESQ Business School.
Ia mengingatkan bahwa bisnis bukan sekadar mengejar profit (cuan), melainkan menghadirkan solusi atas masalah di sekitar.

Kemudian Robby Saputra (VP Human Capital Development & Sustainability Injourney) Membagikan formula sukses berbasis "BIT" (Bersyukur dan Bersabar), meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan, serta pentingnya menemukan meaning and purpose (makna dan tujuan) dalam setiap jalur karier atau bisnis yang ditekuni.
Apresiasi dan Langkah ke Depan
Kesuksesan perhelatan akbar yang dibuka secara gratis bagi mahasiswa dan profesional ini tidak lepas dari kolaborasi solid seluruh elemen. Muhammad Jajiv Pradidi selaku Ketua Pelaksana didampingi Ali Arlanda Bahtera sebagai Wakil Ketua Sparkbiz Fest 2026, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para sponsor utama, di antaranya PT Gas Alam Solusi, PT Lentera Media Warna.
Serta pendukung lainnya seperti PT Gastera Prima Energi, PT Avnna Sejahtera, Fikar Group, Klinik Tri Pilar Emraza, RA'S Coffee & Eatery, PT Grha 165 Tbk, Toko Besi Ananda, Dapoer Kay, dan seluruh unit bisnis mahasiswa.
Bagi publik dan pelaku industri yang ingin terus mengikuti perkembangan inovasi serta kemitraan strategis berikutnya yang dijadwalkan kembali digelar pada Januari tahun depan, informasi resmi dapat diakses melalui akun Instagram resmi @pasarlokalmuda