Jumat, H / 24 September 2021

Pentingnya Membuat Action Plan di Pelindo 3, ACT Consulting Siap Kawal

Rabu 09 Jun 2021 16:33 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Potret saat acara berlangsung

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – Change Agent dan Change Leaders Pelindo 3 berhasil menyusun Action Plannya pada Rabu (9/6/2021) secara online, dibantu oleh Tim ACT Consulting yakni Coach Rendy Yusran dan Hafizh (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian).

 

Pembuatan action plan tersebut merupakan salah satu program pelatihan yang digelar ACT Consulting. Program itu sendiri bertajuk Internalisasi AKHLAK "Team Collaboration Booster" batch 2 di lingkup Pelindo 3, yang berjalan selama 4 hari pada Senin-Kamis (7-10/6/2021).

 

Rendy memaparkan langkah pembuatan action plan serta menjelaskan pentingnya ‘merencanakan sesuatu’ yang bersangkutan dengan korporat, regional, bahkan diri sendiri.

 

“Baiklah bapak dan ibu berikut adalah langkah pembuatan action plan yang nantinya akan diaplikasikan bersama setelah sesi diskusi dan sharing. Ada 5 langkah dalam pembuatan action plan, bapak dan ibu bisa perhatikan gambar ini,” ajak Rendy sembari menunjukkan salah satu slidenya pada layar zoom.

 

<more>

 

Sekitar 45 lebih insan Pelindo 3 telah menyimak tabel dan paparan sang trainer tersebut. Agar lebih paham, mereka langsung dibagi beberapa kelompok untuk berdiskusi dan masuk breakout room selama kurang lebih 1 jam setengah. Di dalam breakout room, ada masing-masing Co-Fasilitator yang bersedia untuk membantu proses pembuatan action plannya.

 

“Waktu berdiskusi telah habis, bapak dan ibu di mohon masuk ke room utama untuk presentasi,” ujar Hafizh.



 

Kelompok dari Anton dan Kusmiati (regional Bumiharjo) memilih untuk pertama tampil memberikan hasil diskusinya. Mereka membagikan salah satu gambar (share screen) sehingga peserta lainnya bisa melihat dengan jelas.

 

“Kami memilih tema untuk action plannya adalah Everyday Ceria agar setiap hari bawaannya semangat dan gembira,” kata Kusmiati.

 


 

“Untuk kelompok yang presentasi pertama good job. Namun yang namanya indikator keberhasilan itu perlu terukur dan spesifik lagi, ini harus di challenge,” ujar Rendy memberikan masukan sekaligus applause.

 

Begitu pun seterusnya, dari regional Kalimantan juga memberikan hasil diskusi action plannya dengan rapi dan terstruktur tinggal mereka aplikasikan di kehidupan sehari-hari. Tujuannya adalah agar nilai-nilai AKHLAK bisa direalisasikan dengan baik, melalui kegiatan yang telah dibuat di action plan secara sederhana namun terlaksana.



 

“Syarat action plan itu terbagi 4 salah satunya harus fun agar tidak terlalu serius dan monoton. Sehingga mudah diserap dan dilakukan dengan happy. Karena Action Plan itu sendiri adalah aktivitas kerja baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya untuk mengatasi kelemahan sistem yang ada.


Hari ini kita sudah memahami dan membuat action plan untuk para change agent serta change leaders. Esok kita akan lanjutkan ke tahap Collaboration Booster,” tutup Rendy.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA