KISAH
ESQNews.id, JAKARTA - Salah satu video di Youtube menarik perhatian saya. Di situ ada pertanyaan,”Dimanakah tempat terkaya di dunia?” Sebelum melanjutkan menonton saya pause sebentar sambil coba-coba mikir, dimana tempatnya.Hmm.. Bisa beberapa versi si jawabannya. Karena pertanyaannya cukup umum, jadi jawabannya bisa umum juga. Bisa di Perpustakaan yang kaya akan ilmu. Bisa di tambang emas yang kaya akan mineral mahal. Btw Anda dimana jawabannya?Rata-rata survey kalo saya tanya hal itu ke peserta training, rata-rata jawabannya di rumah. Mereka mengartikan "kaya" itu bukan materi. Tapi yang jauh lebih besar dari itu. Apakah jawabannya salah? Ya gak salah juga karena orang mempersepsikan sesuai dengan pengalaman dan pengetahuannya masing-masing.Tapi.... Ternyata bukan itu jawaban yang diinginkan oleh pendiri Negara Bahama ini.. Ia punya jawaban lain. Tempat paling berharga di dunia adalah di .... Lho..! Kok..? Beneran! Serius ini.Menurutnya, di kuburan banyak potensi yang belum digali yang terkubur bersama pemiliknya.Di kuburan banyak buku yang belum ditulis karena selalu ditunda dan ditunda lagi.Di kuburan banyak ide yang tinggal ide karena kalah dengan kesibukan.Di kuburan banyak impian-impian besar yang belum diwujudkan.Seandainya bisa dilakukan survey ide-ide apa saja yang belum diwujudkan. Pasti dalam satu komplek pemakaman bisa jutaan ide. Jadi, apa kita mau kuburan kita jadi salah satu tempat terkaya di dunia? Saya si nggak.Tahun 2011, Bronnie Ware, menulis buku yang berasal dari pengalaman pribadinya selama menjadi perawat paliatif. Bukunya diberi judul: Top Five Regrets of the Dying: A Life Transformed by the Dearly Departing - Lima Penyesalan Terbesar Menjelang Ajal: Hidup yang Diubah oleh Mereka yang akan Pergi.Setelah delapan tahun merawat pasien yang sakit parah, Bronnie Ware menyadari bahwa ada lima penyesalan utama yang dialami oleh para pasiennya. Hal-hal yang mereka sesali yang belum mereka lakukan ketika masih sehat. Anda tahu, apa lima penyesalan tersebut? Tebaklah dulu sebelum lanjut ke paragraf dibawah..ok, dugaan saya lima hal itu adalah...satu: ....dua: ....tiga: ....empat: ....lima: .....Satu: I wish I’d had the courage to live a life true to myself, not the life others expected of me. Seandainya saya dulu memiliki keberanian untuk menjalani kehidupan yang saya inginkan, bukan menjalani kehidupan yang orang lain inginkan. Inilah penyesalan terbesar dari orang-orang sakit yang dirawat.Kesadaran yang muncul ketika badan mereka sudah tak sesehat dulu lagi. Waktu sudah tak sebebas dulu lagi. Ketika masa di dunia sudah hampir habis, disitu mereka melihat ada banyak impian yang belum diwujudkan.Dua: I wish I hadn’t worked so hard. Seandainya saya dulu tidak bekerja terlalu keras.. Semua pria yang dirawat menyebutkan penyesalan ini. Mereka merindukan masa kecil anak-anak mereka dan kebersamaan dengan pasangan mereka.Tiga: I wish I’d had the courage to express my feelings. Seandainya saya dulu punya keberanian untuk mengungkapkan perasaan saya...Empat: I wish I had stayed in touch with my friends.Lima: I wish that I had let myself be happier.Kebanyakan orang bersikap “ah nanti saja” kepada ide-ide, impian, potensi yang mereka miliki. Tanpa sadar waktu menggilasnya dengan kesibukan yang perlahan membuat orang menjadi robot. Berangkat pagi, sibuk hingga petang, pulang. Dan begitu terus seumur hidupnya.Ketika usia mendekati senja barulah terjaga. Mimpi? Bakat? Tapi badanmu sudah tak sekuat dulu. Waktumu sudah tak sebebas dulu. Potensimu, masih ada? Yakin? Kejarlah sekarang! Selagi matahari masih bisa bersinar terang. Sekaranglah waktunya untuk menjalankan, memanfaatkan, menggunakan, memaksimalkan. Nanti, pas waktu pulang datang, sudah habis semuanya diwujudkan, dan tak ada penyesalan tertinggal.Berikut adalah 5 pertanyaan reflektif yang dikembangkan dari 5 hal diatas. Jika penasaran sampai di level mana posisi Anda saat ini, silahkan mengisinya. Pilihlah satu jawaban yg paling pas dengan diri Anda. Disclaimer: dibuat dengan AI, BUKAN jawaban dari profesional di bidang ini.1. Apakah Anda merasa sedang menjalani hidup yang benar-benar Anda inginkan, bukan sekadar memenuhi harapan orang lain?A. Ya, saya hidup sesuai panggilan diri saya sendiriB. Sebagian besar masih menyesuaikan keinginan orang lainC. Saya bahkan tidak yakin siapa saya sebenarnya2. Apakah Anda punya waktu cukup untuk bersama orang-orang yang Anda sayangi?A. Ya, saya sering meluangkan waktu untuk merekaB. Kadang-kadang, kalau sempatC. Rasanya selalu sibuk dan 'terpisah jauh'3. Ketika Anda merasakan sesuatu, apakah Anda menyampaikannya dengan jujur? (marah, sedih, cinta kecewa, dll.)A. Ya, saya terbuka soal hal iniB. Kadang saya tahan, kadang saya sampaikanC. Saya lebih sering memendam semuanya4. Seberapa besar pekerjaan dan rutinitas 'mengambil alih' hidup Anda?A. Saya punya keseimbangan yang sehatB. Kadang terasa terlalu sibukC. Hidup saya hanya kerja dan tanggung jawab5. Apakah Anda merasa pantas bahagia dan menikmati hidup?A. Ya, pantas dong!B. Saya menunda-nunda kebahagiaan demi urusan lainC. Saya bahkan lupa caranya bahagiaSudah selesai menjawab? Jika penasaran ingin tahu hasilnya, silahkan DM ya, nanti saya kirimkan jawabannya apakah Anda berada pada Low, Medium atau High Regret Risk.“The time has come to turn your heart into a temple of fire. Your essence is gold hidden in dust. To reveal its splendor you need to burn in the fire of love.” - Rumi