Minggu, H / 26 Juli 2026

Jemaah Perempuan ESQ Tours Dapat Kesempatan Memasuki Raudhah

Rabu 13 May 2026 13:39 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Media Massa

ESQNews.id, ARAB SAUDI - Di tengah balutan udara dingin dini hari di Kota Madinah, suasana hangat menyelimuti rombongan jemaah perempuan ESQ Tours. Mereka mendapatkan izin resmi (tasreh) untuk memasuki Raudhah, area istimewa di dalam Masjid Nabawi yang dikenal sebagai Taman Surga.


Raudhah bukan sekadar tempat salat biasa. Terletak di antara rumah dan mimbar Rasulullah, area ini diyakini sebagai tempat mustajab di mana doa-doa diijabah dan menjadi sarana bagi jemaah untuk mengharapkan syafaat.


Protokol Ibadah yang Tertib dan Khusyuk


Mengingat ketatnya aturan masuk, jemaah mendapatkan arahan intensif dari muthowifah sebelum melangkah masuk. Sebanyak 94 calon haji ESQ Tours yang telah mengantongi izin diarahkan untuk tetap fokus dan tertib guna memaksimalkan waktu terbatas yang diberikan oleh petugas.


Muthowifah ESQ Tours, Devi Lia Anggraeni, menjelaskan bahwa waktu yang diberikan biasanya berkisar antara 10 hingga 15 menit. Dalam waktu singkat tersebut, jemaah dibimbing untuk melakukan rangkaian ibadah yang terstruktur.


"Langkah pertama adalah memberikan salam kepada Rasulullah SAW, Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq, dan Sayyidina Umar bin Khattab.


Kemudian dilanjutkan dengan salat Tahiyatul Masjid, salat sunat Tobat, salat sunat Hajat, dan diakhiri dengan memperbanyak doa-doa pribadi," jelas Devi, melansir dari Youtube MetroTV.


Tangis Haru di Hadapan Makam Rasulullah


Suasana khidmat seketika berubah menjadi haru saat kaki para jemaah mulai melangkah masuk ke area yang ditandai dengan karpet hijau tersebut. Isak tangis pecah ketika mereka menyadari bahwa impian untuk bermunajat di Taman Surga akhirnya terwujud.


Nurhayati Nasution, salah satu jemaah haji khusus, tak mampu membendung air matanya saat menceritakan pengalaman tersebut.


"Alhamdulillah, Masya Allah, terima kasih kepada Allah. Saya hanya memohon keberkahan hidup untuk anak-anak, keluarga, dan saudara semua," ungkapnya.


Senada dengan Nurhayati, dr. Juspeni Kartika merasa sangat bersyukur bisa berdoa tepat di depan area makam para sahabat dan Rasulullah.


"Semua jemaah meneteskan air mata karena haru. Biarpun kita dari belakang makam, rasanya luar biasa bisa berdoa di taman surganya Allah," tutur Juspeni.


Pengalaman spiritual di Raudhah ini diharapkan menjadi penguat batin bagi para jemaah dalam menjalankan sisa rangkaian ibadah haji hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.


https://m.youtube.com/watch?v=WPmQ3vOLt6c


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA