Selasa, H / 18 Mei 2021

Wisuda Kedua ESQ Business School, Lulusan Berkarakter Siap Hadapi Era VUCA

Senin 10 Sep 2018 09:33 WIB

Singgih Wiryono

Ary Ginanjar Agustian Founder ESQ Business School

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – Acara Wisuda angkatan kedua Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen, Komputer dan Informasi, atau lebih dikenal dengan ESQ Business School (ESQ BS) digelar di Granada Ballroom Menara 165, TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (10/9). Acara tersebut akan dihadiri oleh wisudawan dan wisudawati ESQ BS yang telah menempuh studi strata 1 selama empat tahun. Digembleng selama empat tahun dan melalui ujian skripsi, 49 mahasiswa ESQ BS dinyatakan lulus untuk meraih gelar sarjana di bidang jurusan masing-masing.



Founder ESQ BS sekaligus Tokoh Pembangunan Karakter Bangsa, Ary Ginanjar Agustian mengatakan, ESQ Business School lahir dari keinginan mulia untuk melahirkan generasi emas. Generasi yang mampu memimpin di era yang disebut Era VUCA (Volatile, Uncertainty, Complexity, Ambiguity).



“Dimana perubahan terjadi dengan cepat. Generasi dengan karakter unggul yang mampu menjadi tumpuan bangsa dimana persaingan Sumber Daya Manusia dunia tengah berada di puncaknya,” ujar dia di Jakarta.



Ary Ginanjar menegaskan, tidak hanya kompetensi yang diperlukan, tetapi generasi yang dengan kejernihan hati nurani, telah mampu menguasai ilmu pengetahuan teknologi serta menguasai skill bisnis termutakhir dan bukan generasi yang tergerus dengan majunya teknologi.  Ary Ginanjar berpesan pada lulusan untuk menghadapi era yang disebut VUCA tersebut dengan rumus yang sama yakni VUCA (Vision, Understanding, Clarity & Agility).



“Hadapi Volatility dengan Visi yang jelas. Visi yang kokoh dan menginspirasi,” jelas dia.

Selain itu, cara menghadapi ketidakpastian (Uncertainty) dengan cara memahami (Understanding). Memahami kondisi kerja di perusahaan atau bisnis dengan saling berusaha memahami kondisi yang sulit yang dihadapi, bersama-sama.



“Hadapi Complexity dengan Clarity. Jernihkan hati dan pikiran dalam menghadapi situasi sulit nantinya. Hadapi Ambiguity dengan Agility. Dalam bentuk fleksibilitas dan kelincahan yang tinggi terhadap perubahan yang terjadi,” ujar dia.



Sedangkan Kepala ESQ BS, Dwitya Agustina juga memberikan pesan kepada para wisudawan untuk memberikan kontribusi terhadap kemajuan bangsa. Saat ini, kata dia, merupakan waktu untuk mempraktekkan semua pengetahuan, keterampilan dan bekal yang telah diperoleh dari kampus untuk berkontribusi pada masyarakat di kehidupan nyata.



“Anda dapat membuktikan bahwa Anda adalah lulusan terbaik, mahasiswa-mahasiswi yang unggul, dan memiliki karakter istimewa dibandingkan lulusan dari kampus-kampus lain, karena  Anda bukan hanya dibekali secara intelektual, tapi juga emosional dan spiritual,” kata dia.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Dewan Penasehat ESQ BS, Fasli Jalal dan Ketua Lembaga Layanan Dikti (LLDikti) Wilayah III, Illah Sailah.



Walaupun ESQ BS bisa dikatakan baru seumur jagung, akan tetapi ESQ BS beberapa kali menorehkan tinta emas prestasi. Beberapa mahasiswa ESQ BS menjadi langganan juara di berbagai kompetisi tingkat nasional. Penerima Dana Hibah Pengembangan Bisnis Sebesar Rp 401.000.000 Program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi dari Perguruan Tinggi (PPBTPT) 2018 KEMENRISTEKDIKTI pada 13 April 2018. Selain itu, Mahasiswa ESQ BS juga pernah menjadi Juara Utama dalam kompetisi National Business Competition Univation empat kali berturut-turut.



Berdirinya ESQ Business School

Krisis multidimensi yang terjadi di Indonesia yang berakar dari Krisis Moral dan minimnya Perguruan Tinggi yang mengedepankan pendidikan karakter kepada mahasiswanya melatarbelakangi DR. (HC) Ary Ginanjar Agustian dan (alm). Prof. Ir. Surna Tjahya Djajadiningrat Ph.D untuk mendirikan sebuah sekolah yang mendidik mahasiswanya untuk cerdas secara intelektual, emosional dan spiritual.



Sekolah berbasis pendidikan karakter ini difokuskan dalam pengusaan bisnis mengingat Indonesia sampai hari ini masih kekurangan wirausaha-wirausaha muda sebagai penggerak ekonomi bangsa. Disamping itu ketersediaan SDM profesional yang memiliki karakter masih banyak dibutuhkan oleh banyak perusahaan baik di dalam maupun di luar negeri.



ESQ Business School  mendidik mahasiswanya untuk menjadi pemimpin yang berkarakter, yang memiliki kemampuan mengelola bisnis sekaligus mengenalkan Tauhid kepada Allah sebagai landasan utamanya dalam kehidupan. Akhirnya pada tanggal 5 Desember 2012, berdirilah ESQ Business School. Sebuah Kampus Bisnis berbasis Pendidikan Karakter. Kini ESQ BS memiliki mahasiswa aktif sebanyak 300 orang dengan alumni sejumlah 81 Alumni.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA