Cinta dan kasih sayang senantiasa menakjubkan.
Baru-baru ini diberitakan, seorang anak berusia enam tahun di Sulawesi Selatan
merawat ibunya yang lumpuh sendirian.
Lima kakaknya sudah keluar dari rumah menjadi
pembantu rumah tangga. Tinggallah dia, dengan tubuh kecilnya menyeret sang ibu
untuk memindahkannya, memasak, memandikan, hingga buang air.
Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi?
Sinar, demikian nama anak tersebut, sejak umur empat tahun melakukan semua itu
dengan kasih sayang. Ia dengan tulus, tanpa rasa kesal atau bosan merawat ibunya.
Bahkan ia mengusap, mencium pipi, dan merapikan rambut ibunya.
<more>
Dalam Al-Qur`an Surah Thaha [20] ayat 39,
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, "Aku telah melimpahkan kepadamu kasih
sayang yang datang dari Aku."
Di balik kasih sayang, ada Allah Ta’ala
Yang Maha Berkehendak. Dengan kasih sayang, hal yang tampak tak mungkin terjadi
bisa terjadi.
Kehidupan berkeluarga dewasa ini dengan segala kompleksitasnya sering menghadirkan permasalahan. Kasih sayang dan cinta tulus akan mampu mengatasi permasalahan, sebagaimana kisah-kisah di atas.
Semoga Ramadhan dan Idul Fitri yang telah kita lalui mampu menjernihkan hati dan jiwa, serta membuat kita mampu menebar kasih sayang pada keluarga juga sesama.
(Dikutip dari Buku Mendidik Karakter dengan Karakter karya Ida S Widayanti)




