Jumat, H / 17 April 2026

Menyelaraskan Minat dan ibadah

Jumat 06 Mar 2026 15:59 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Inspire 165

ESQNews.id, JAKARTA - Suatu malam setelah salat Isya, aku duduk cukup lama di teras rumah. Angin malam terasa sejuk, dan suasana begitu tenang.


Di tanganku ada sebuah buku yang sejak lama ingin kubaca, tetapi baru malam itu aku benar-benar meluangkan waktu untuk membukanya.


Saat membaca beberapa halaman pertama, aku merasakan sesuatu yang berbeda. Ada rasa senang yang muncul tanpa dipaksa. Rasa ingin tahu membuatku terus membaca, seolah waktu berjalan lebih cepat dari biasanya.


Di tengah keheningan itu aku mulai merenung.


Selama ini kita sering memandang minat hanya sebagai sesuatu yang berkaitan dengan hobi atau kesenangan. Padahal jika kita melihat lebih dalam, minat bisa menjadi pintu yang membawa kita lebih dekat kepada makna hidup.


Minat membuat kita belajar dengan lebih tulus. Kita tidak merasa terpaksa karena hati kita terlibat sepenuhnya. Dari sanalah ketekunan lahir, dan dari ketekunan itulah potensi perlahan bertumbuh.


Namun malam itu aku juga menyadari satu hal penting, minat akan menjadi jauh lebih indah ketika diselaraskan dengan ibadah.


Ketika kita belajar dengan niat mencari ilmu yang bermanfaat, ketika kita mengembangkan kemampuan untuk memberi manfaat bagi orang lain, maka aktivitas yang kita sukai pun berubah menjadi bagian dari ibadah.


Tiba-tiba aku merasa lebih tenang. Apa yang selama ini kita sukai tidak harus bertentangan dengan nilai-nilai kebaikan. Justru ketika minat diarahkan dengan niat yang benar, ia bisa menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah.


Setiap dari kita memiliki minat yang berbeda. Ada yang menyukai ilmu, ada yang menyukai seni, ada pula yang tertarik pada berbagai bidang yang membuat hidup terasa lebih hidup.


Semua itu bisa menjadi ladang kebaikan jika dijalani dengan niat yang benar.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA