Minggu, H / 14 Juli 2024

Internalisasi BerAKHLAK Para Leaders RSUD Kartini & Puskesmas Se-Kabupaten Karanganyar Bersama ACT Consulting! Aksi Nyata untuk Bertransformasi

Selasa 11 Jun 2024 19:42 WIB

Reporter :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, KARANGANYAR - Aula Edelweiss, RSUD Kartini Kabupaten Karanganyar jadi saksi terselenggaranya pelatihan Internalisasi Core Values BerAKHLAK dan Core Purpose Bangga Melayani Bangsa pada hari Rabu, tanggal 22 Mei 2024, pukul 08.00—16.30 WIB.


100 orang yang terdiri dari para leader RSUD Kartini Kab. Karanganyar dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Karanganyar berkumpul di forum yang sama.




Dalam hal ini, RSUD Kartini Karanganyar bekerja sama dengan ACT Consulting International (ESQ) untuk meningkatkan budaya organisasi, dimana dalam pelatihan ini berfokus pada core values BerAKHLAK dan employer branding bangga melayani bangsa untuk para pemimpin RSUD Kartini Karanganyar dan Puskesmas se-Kabupaten Karanganyar.

Pelatihan juga dihadiri oleh Pj Bupati Kabupaten Karanganyar, yaitu Timotius Suryadi, S.Sos., M.Si. Dan selebihnya event ini dipandu langsung oleh Coach Kurnia Setiya Putra (Trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian) dan Coach Agus Wiyono.

"Kegiatan ini ditujukan untuk memulai perubahan di lingkungan ASN se-Kabupaten Karanganyar. Perubahan itu dimulai dari para pimpinan RSUD Kartini Karanganyar dan Puskesmas se-Kabupaten Karanganyar.

Untuk berubah hanya butuh satu, satu itu adalah Keputusan. Kalau tidak mau memutuskan untuk berubah, maka tidak akan berubah," ujar Timotius Suryadi saat membuka acara.




Ia mengatakan, "Keputusan bapak ibu itu menentukan masa depan bapak ibu. Setiap yang kita lepaskan tidak akan hilang, tetapi dia hanya berubah wujud dan akan kembali kepada kita dalam wujud yang berbeda. Wujud yang akan kembali ke kita tergantung dengan kualitas diri kita, mau kembali ke kita dalam wujud yang baik dan menguntungkan atau sesuai dengan yang tidak inginkan itu juga Keputusan.

Maka jangan kawatir dalam melepas sesuatu. Hari ini, pemahaman ini akan membawa kita mengantarkan kita kalau kita sudah diberi sedemikian itu lalu buat apa kita hidup."

"Kita tidak pernah hidup disini buat kita sendiri, ada tujuan yang lebih besar, tujuan itu adalah memberikan manfaat kepada orang lain. Caranya adalah bekerja dengan Ikhlas.

Nanti akan diberikan ilmu core values BerAKHLAK yang inisiatornya adalah ACT Consulting International (ESQ) Ary Ginanjar yang bekerja sama dengan Kementerian PANRB. Kita akan bahas lebih mendalam tentang BerAKHLAK," sambungnya.




Untuk memenuhi harapan tersebut, para leader di lingkungan RSUD Kartini Kabupaten Karanganyar dan Puskesmas se-Kabupaten Karanganyar diberikan pembekalan oleh tim ACT Consulting International dalam proses perubahan budaya.

Kemudian, diberikan pemahaman mengenai The Grand Why supaya para leader bisa menemukan alasan luhur dibalik perannya dalam bekerja maupun kehidupan sehari-hari.

"Harapan dan output dari rangkaian kegiatan ini adalah para peserta mampu memahami core values BerAKHLAK dan core purpose ASN serta memaknai tugasnya sebagai leader sehingga bisa menciptakan lingkungan rumah sakit dan puskesmas yang profesional dan berintegritas.

Dan hal ini dimulai dari para leadernya. Karena pimpinan memiliki peranan untuk menentukan langkah para staf atau tim, termasuk bagaimana mengimplementasikan BerAKHLAK dan Bangga Melayani Bangsa," tutur Coach Putra.




Lebih lanjut, "Level socio-emotional dapat di identifikasi mana yang lebih dominan secara kasat mata oleh pimpinan, termasuk juga mengidentifikasi diri sendiri dalam mengambil kebijakan dan keputusan."

Terkait perubahan atau transformasi yang telah disinggung oleh Timotius Suryadi saat sesi pertama, diketahui bahwa BerAKHLAK merupakan bentuk dari Culture Transformation yang sedang dibangun oleh seluruh Kementerian & Lembaga, termasuk RSUD Kartini Karanganyar.

Dengan harapan BerAKHLAK dapat menjadi budaya organisasi dilingkungan RSUD Kartini Karanganyar yang berdampak pada peningkatan kinerja yang lebih baik.




<more>


Coach Putra juga menjelaskan dihadapan para peserta, kalau transformasi bisnis berkaitan dengan struktur, strategi dan sistem. Hal - hal tersebut senantiasa berubah menyesuaikan perkembangan zaman.

"Transformasi bisnis berkaitan dengan behaviour, believe, atau berkaitan dengan people. Seringkali hal ini dikesampingkan dalam mencapai kinerja, padahal ini merupakan elemen penting dalam membangun kinerja.

Terdapat dua sisi penting dalam mencapai tujuan perusahaan. Yaitu, sisi transformasi bisnis dan transformasi budaya. Sebagai seorang pemimpin penting untuk menyeimbangkan 2 hal tersebut untuk dieksekusi hingga menjadi kinerja perusahaan," katanya.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA