Rabu, H / 07 Desember 2022

BNPB : Indonesia Dilanda 1.999 Bencana Tahun Ini

Jumat 26 Oct 2018 11:37 WIB

AA

bencara alam di Indonesia

Foto: google image

Tingkat kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah belum maksimal dalam menghadapi bencana-bencana besar, ujar BNPB


ESQNews.id, JAKARTA – Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) mengatakan selama 2018 hingga Kamis (25/10/2018) tercatat 1.999 bencana terjadi di Indonesia. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bencana itu mengakibatkan 3.548 orang tewas dan hilang, 13.112 orang terluka, lebih dari 3 juta orang mengungsi, 368.387 rumah dan ribuan fasilitas umum rusak.


“Jumlah kejadian bencana ini diperkirakan akan terus bertambah hingga akhir 2018 mendatang,” ujar Sutopo, Kamis malam, dalam siaran pers. Sutopo mengatakan jumlah korban tewas dan hilang akibat bencana di tahun ini merupakan yang terbesar sejak 2007.


Meski dari sisi jumlah kejadian bencana, lanjut Sutopo, tahun ini hampir sama dengan 2016 dan 2017, yaitu 2.306 dan 2.391 kejadian. “Namun dampak yang ditimbulkan akibat bencana pada tahun ini sangat besar,” kata Sutopo.


Selain korban jiwa, ujar Sutopo, dampak lainnya adalah kerugian ekonomi yang juga besar. Gempa bumi yang mengguncang Lombok dan Sumbawa misalnya, sejauh ini sudah menyedot kerugian Rp17,13 triliun.


Juga gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah, lanjut Sutopo, mengakibatkan kerugian lebih dari Rp13,82 triliun. Sutopo menuturkan bahwa Indonesia memang rawan bencana. Sayangnya tingkat kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah belum siap untuk menghadapi bencana-bencana besar.


Indonesia, kata Sutopo, perlu terus meningkatkan kapasitas mitigasi bencana, kesiapsiagaan menghadapi bencana dan pengurangan risiko bencana. Pengurangan risiko bencana, menurut Sutopo, adalah investasi pembangunan nasional. “Tanpa itu maka dampak bencana akan selalu menimbulkan korban jiwa dan kerugian ekonomi yang besar,” kata Sutopo.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA