ESQNews.id, JAKARTA - Pakar Pembangunan Karakter Bangsa, Ary Ginanjar Agustian meminta masyarakat tidak terpecah belah karena berbeda pilihan. Ary mengatakan, di tengah gejolak politik, masyarakat mulai memilih berbagai kubu dan cukup menghawatirkan.
CEO ESQ Leadership Center ini juga mengatakan, lembaga yang dia pimpin akan tetap menjadi Oksigen, dalam arti netral dari kegiatan politik praktis.
"Dan tentu saja ESQ tidak melarang alumninya berjuang melalui saluran politik masing-masing," ujar dia.
Baca juga : Ditanya Soal Politik, Ary Ginanjar : ESQ adalah Oksigen
Ary berharap Organisasi Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ bisa menjadi Melting Pot ketika gejolak bangsa semakin tinggi. Ary mengibaratkan seperti orang berhaji yang bisa bersatu ketika keadaan berthawaf.
"Semua mempergunakan kain ihram, berbeda-beda aspirasi politik, tapi semua tetap satu menghadap Allah," ujar dia mengakhiri.

