ESQNews.id, JAKARTA – Setiap tanggal 18 Maret menjadi hari yang
bersejarah khususnya untuk bangsa Indonesia. Yaitu memperingati Hari Arsitektur
Indonesia. Untuk mengenang jasa para arsitek yang telah berperan dalam
merancang dan membangun negara.
Peran para arsitek
Indonesia tidak dapat dipisahkan dalam pembangunan negara. Berikut 5 arsitek
tanah air menurut beberapa sumber:
Frederich Silaban
Seorang arsitek
otodidak generasi awal di Indonesia. Lakukan pembangunan landmark ikonik,
Masjid Istiqlal dan Monumen Nasional.
Ridwan Kamil
Arsitek yang karyanya
sudah diakui dunia. Beberapa rancangan desainnya yang terkenal seperti Museum
Tsunami Aceh, Masjid Al Irsyad, Bandung. Kemudian Masjid Ar-Rohim, Menara 165,
Cilandak.
Tak hanya dalam negeri,
namun maju ke internasional. Seperti rancangan waterfront Marina Bay Singapura,
Waterfront Shao Xing China dan sebagainya.
Soejoedi Wirjoatmodjo
Arsitek Indonesia yang
merancang Gedung DPR/MPR. Ia juga pelopor pemasyarakatan arsitektur modern di
Indonesia melalui karyanya. Sebagai penggagas pembukaan sekolah-sekolah
arsitektur di beberapa daerah.
Maulana Murdan
Kita mengenal seorang
arsitek Indonesia yang bekerja di perusahaan desain dan konsultasi global di
San Francisco. Yang ikut membangun Menara Telkom di Jakarta.
Dailana Suryawinata
Tak hanya para lelaki
yang handal dalam bidang arsitektur. Indonesia juga memiliki arsitek perempuan
yang karyanya mendunia. Dialah, yang dikenal dengan arsitektur urban
plannernya.
Dailana juga mendirikan SHAU Indonesia (Studio for Hope in Architecture
and Urbanism) di Bandung.