Senin, H / 02 Februari 2026

Tips Berkendara saat Hujan untuk Roda Dua dan Roda Empat

Selasa 01 Aug 2023 09:26 WIB

Gita Siti Fauzia

ilustrasi berkendara saat hujan

Foto: istimewa

ESQNews.id, JAKARTA - Musim hujan kini tidak bisa diprediksi kapan akan datang. Terkadang disaat siang hari panas terik ketika malam hari turun hujan yang sangat deras sehingga tidak jarang beberapa jalanan sedikit tergenang. Bagi anda pengendara roda dua maupun roda empat, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut yang terkadang anda lupakan ketika akan bekendara di kala hujan.


Bagi pengendara roda empat :
1. Lampu
Periksa semua lampu kendaraan apakah semua dapat berfungsi dengan baik. Agar lampu tersebut bermanfaat membantu anda melihat di jarak pandang yang terbatas karena hujan. Nyalakan lampu utama meskipun siang hari dan hujan rintik-rintik karena membantu pengendara lain melihat kendaraan anda.
Jangan gunakan lampu hazard sebagai penanda kendaraan saat hujan deras terjadi. Lampu hazard hanya dipakai saat kendaraan dalam keadaan darurat dan berada di bahu jalan.

2. Ban
Periksa kondisi tekanan udara dalam ban dan kedalaman alur ban secara rutin minimal seminggu sekali, kondisi tekanan ban yang cukup dan alur ban yang masih baik akan menghindari kendaraan anda melayang di atas air (aquaplaning) dan tergelincir (slip) pada saat hujan. Jangan mengambil resiko dengan menggunakan ban yang sudah tipis.

3. Kontrol utama kendaraan

Periksa kondisi kontrol utama komponen kendaraan anda yaitu kemudi, pedal rem, gas maupun kopling apakah sudah dalam kondisi baik dan berikan perawatan extra selama musim hujan karena untuk mengantisipasi keadaan darurat atau akibat kesalahan orang lain yang dapat menyebabakan kecelakaan.

4. Jaga kecepatan
Kurangi kecepatan anda dalam mengendarai kendaraan karena pada saat hujan karena permukaan jalan licin akibat dari bercampurnya oli dengan air agar ban anda tidak tergelincir (slip). Mengemudikan kendaraan dalam kodisi kecepatan rendah akan membuat alur ban kendaraan anda lebih banyak bersentuhan langsung dengan aspal dan membuat daya cengkaram ban lebih baik.

5. Jaga jarak
Jaga jarak aman kendaraan anda dengan pengendara lain karena pada saat hujan jarak aman pengereman kendaraan membutuhkan jarak yang lebih jauh daripada kondisi kering

6. Tidak menerobos banjir
Jangan sembarang menerobos genangan air karena kita tidak tahu kedalamannya, hal ini bisa mengakibatakan kendaraan anda mogok atau terperosok kedalam lubang yang mungkin ada didalam genangan air tersebut.

7. Ketika kendaraan mogok
Apabila terjebak banjir dan kendaraan anda mogok karena air masuk ke saluran pembuangan gas kendaraan anda, jangan menghidupkan mesin kembali lebih baik didorong ketempat yang aman, karena dikhawatirkan system pengapian anda mengalami konsleting dan dapat membuat kendaran anda terbakar.

8. Lapor TMC
Apabila menemukan genangan air, pohon tumbang ataupun membutuhkan derek untuk Wilayah DKI Jakarta dan Sekitarnya bisa menginformasikan ke TMC Ditlantas Polda Metro Jaya 021-52960770 atau SMS 1717.


<more>

 

Bagi kendaraan roda dua :

1. Jas Hujan dan Alas Kaki
Bagi anda pengendara roda dua, selalu siapkan jas hujan di motor anda. Anda tidak pernah tahu kapan hujan akan turun ketika anda sedang berkendara. Gunakan jas hujan yang terdiri dari bagian jaket dan bagian celana (2 pieces).

Sebaiknya hindari menggunakan jas hujan ponco karena berisiko tersangkut di kendaraan lain saat tertiup angin. Untuk alas kaki yang digunakan selama mengendarai motor usahakan yang tidak licin, tahan air dan aman untuk berkendaraan.

2. Gunakan helm anti embun
Kala hujan turun, udara pun berubah menjadi dingin sehingga kaca helm begitu mudah berembun terpapar uap pernafasan. Akibatnya, pandangan pun menjadi agak buram ketika kaca tertutup embun.
Agar pandangan tetap jernih, pilihlah helm atau kaca khusus helm anti embun sehingga tidak menyisakan butiran-butiran uap air di bagian dalam ketika sedang bernapas.

3. Nyalakan Lampu Utama
Dalam kondisi turun hujan apalagi cukup deras, jarak pandang pemotor tentu akan sedikit terbatas. Sebaiknya, Anda menyalakan lampu utama karena dapat membantu menerangi jalan yang cukup berkabut.
Tak hanya itu, pancaran cahaya dari lampu utama juga membantu pengendara lain untuk mengetahui posisi Anda melalui kaca spion.

4. Tetap tenang dan tidak tergesa-gesa
Saat hujan turun, para pemotor banyak yang tergesa-gesa saat memacu tunggangannya. Mereka berusaha secepat mungkin agar lebih dahulu sampai ke tempat tujuan atau segera me
ndapat tempat berteduh.
Pemotor yang sedang tergesa-gesa biasanya kurang fokus sehingga berisiko memicu kecelakaan. Selain itu, kondisi jalan pun jadi makin
kacau akibat tidak ada yang mau mengalah. Agar situasi tidak makin kacau, usahakan agar Anda tetap tenang dan tidak tergesa-gesa saat memacu kendaraan. Saat Anda tenang, Anda pun dapat berkonsentrasi lebih baik.

5. Berteduh di tempat aman
Ada kalanya hujan yang turun begitu deras sehingga tidak memungkinkan untuk terus melakukan perjalanan dan harus berteduh. Saat Anda terpaksa harus berteduh, sebaiknya pilih tempat yang tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
Sebaiknya, hindari berteduh di kolong fly over atau under pass. Motor yang terparkir sepanjang jalan berpotensi menghambat laju kendaraan lain yang ingin melintas, akibatnya kemacetan pun tak dapat dihindari.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA