Sabtu, H / 15 Agustus 2026

Tanggapan Ary Ginanjar Terkait Kecelakaan Kereta Api

Minggu 03 May 2026 05:45 WIB

Editor :EDQP

tangkapan layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - "Prof Ary, bagaimana tanggapannya atas kecelakaan kereta yang terjadi baru-baru ini dan selalu berulang-ulang?"


Jika ditanya dengan tiga pertanyaan, why, why, why, maka ujung jawabannya pastik manusia.


Artinya, keselamatan tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi oleh siapa yang menjalankan sistem tersebut.


Kita tidak bisa lagi hanya melihat hanya pendidikan atau pengalaman kerja semata. Yang lebih utama kita harus melihat talentanya.


Untuk posisi yang memegang keamanan dan keselamatan, dibutuhkan individu dengan karakter dan telenta tertentu yang memiliki kewaspadaan tinggi (Aversive), berpikir terstruktur (Structured), logis (Logical), serta berani mengambil dan memegang keputusan (Authoritative).


Bukan tipe yang mudah berubah (Flexible), terlalu memaklumi kesalahan sistem (Harmony), atau hanya menjaga kenyamanan tanpa ketegasan meskipun ia insinyur sekalipun.


Karena di titik kritis, keputusan harus jelas, tegas, dan berbasis tanggung jawab. Lantas apa yang perlu dilakukan?


Perlu dilakukan auditjob fit talenta secara menyeluruh.


Seluruh petugas yang memegang peran vital dalam keselamatan harus dipastikan benar-benar fit secara talenta selain skill teknis.


Apakah ia tipe yang waspada/Aversive atau justru terlalu fleksibel.


Apakah ia Authoritative atau terlalu Harmony.


Apakah ia berani mengambil keputusan / Decisive atau cenderung menghindar.


Dengan cara inilah sistem keamanan dijalankan oleh orang-orang yang tepat.


Inilah makna sesungguhnya dari the right man on the right place berdasarkan talenta.


Semoga ini menjadi masukan demi keamanan dan keselamatan seluruh pengguna kereta api di Indonesia.


https://www.instagram.com/reel/DX1frpuSuMO/?igsh=MXRyd2N0MDRydzlldQ==


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA