Sabtu, H / 18 April 2026

Sinergi BRIN dan UAG University: Siapkan 4.000 Talenta IPTEK Per Sejuta Penduduk Lewat Teknologi AI TalentDNA

Jumat 27 Mar 2026 15:51 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – Sebuah langkah besar dalam dunia riset dan inovasi Indonesia kembali tertoreh. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Universitas Ary Ginanjar (UAG University) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (NK) yang berlangsung khidmat pada Rabu 25 Maret 2026 bertempat di Ruang Rapat Besar Lt. 24, Gedung BRIN Thamrin, Jakarta Pusat.


Kolaborasi ini menjadi momentum krusial bagi penguatan manajemen talenta riset di tanah air. Di tengah persaingan global yang kian kompetitif, kedua lembaga sepakat bahwa riset yang unggul tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual (IQ), namun juga fondasi karakter yang kokoh melalui kecerdasan emosional (EQ) dan spiritual (SQ).


Dalam orasinya yang penuh semangat, Prof. Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian menekankan bahwa lahirnya penemuan besar sering kali bermula dari kondisi mental yang tepat.


Ia menjelaskan pentingnya mencapai kondisi "Gelombang Otak Alfa"—sebuah keadaan pikiran yang tenang dan jernih—di mana kreativitas manusia justru bekerja berlipat ganda lebih aktif.


"Melalui momentum bulan Syawal yang fitrah ini, kita berharap Nota Kesepahaman ini menjadi titik nol lahirnya terobosan besar. Saat para peneliti bekerja dalam kondisi tenang dan fokus, di sanalah inovasi yang mengakselerasi Indonesia Emas 2045 akan tercipta," ujar Ary Ginanjar.


Lebih lanjut, Ary menyoroti tantangan besar dalam memperkuat pilar hilirisasi inovasi, khususnya di sektor pangan, energi, dan air, sebagaimana yang dicanangkan oleh Presiden RI.


Beliau memaparkan data benchmarking yang cukup kontras: Indonesia saat ini baru memiliki sekitar 300 peneliti per satu juta penduduk, tertinggal jauh dari Malaysia (2.300 peneliti) dan Korea Selatan (4.000 peneliti).


Sementara itu, target Indonesia Emas menuntut ketersediaan 4.000 talenta IPTEK per satu juta penduduk.


Guna menutup celah tersebut, Universitas Ary Ginanjar membawa solusi nyata berupa program Manajemen Talenta berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui platform TalentDNA.


Teknologi ini dirancang untuk memetakan potensi dan karakter peneliti secara akurat, sehingga penempatan dan pengembangan talenta riset menjadi lebih efektif dan terukur.


"Impian besar kami adalah melihat BRIN pada tahun 2030 bukan sekadar menjadi sebuah badan riset, melainkan bertransformasi menjadi Lokomotif Riset Indonesia.


Kami memimpikan BRIN menjadi sebuah Powerhouse riset yang mendorong hilirisasi secara masif, menjadikan Indonesia sebagai negara berbasis riset yang disegani dunia, dan melahirkan aset-aset intelektual serta investasi strategis bagi masa depan bangsa," pungkasnya dengan optimis.


Diketahui, acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua belah pihak. Dari pihak Universitas Ary Ginanjar, hadir mendampingi Prof. Ary Ginanjar antara lain Andi Purnomo, S.Kom., M.Kom. (Wakil Rektor 1 UAG University), Hesti Herminati (Chief of Corp Engagement ESQ), Nurul Fitrianis (Deputy Director of ESQ Corp).


Sementara itu, dari pihak BRIN, hadir memperkuat barisan sinergi: Wakil Kepala BRIN beserta jajaran Deputi Bidang SDM Iptek, Deputi Infrastruktur, serta Deputi Fasilitasi Riset dan Inovasi, Bapak Andi Irman Pattiroy (Tenaga Ahli Utama) beserta jajaran Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Organisasi SDM.


Kerja sama ini diharapkan menjadi "katalisator" dalam menciptakan ekosistem manajemen talenta yang komprehensif. Dengan pengalaman panjang Prof. Ary Ginanjar dalam membangun kepemimpinan berbasis nilai, kolaborasi dengan BRIN diharapkan mampu melahirkan generasi periset Indonesia yang adaptif, berkarakter, dan siap menjawab tantangan global.


Langkah ini bukan sekadar seremoni di atas kertas, melainkan wujud nyata komitmen UAG University dan BRIN dalam mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul secara intelektual dan mulia secara karakter menuju Indonesia Emas 2045.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA