BOGOR, 14 April** – Pendiri sekaligus motivator nasional pencetus konsep *Emotional Spiritual Quotient* (ESQ), Ary Ginanjar Agustian, hadir memberikan pembekalan mental dan motivasi dalam acara Meeting Akbar Sivitas Organisasi Riset (OR) Pertanian dan Pangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian ROAFERIAN #14 ini mengusung tema *“Bangun Motivasi dan Produktivitas, Sinergikan Riset dan Inovasi untuk Pertanian dan Pangan Tangguh”*.
Di hadapan sekitar 1.000 periset yang memadati Hall Gedung ICC KST Soekarno, Cibinong, Bogor, Ary Ginanjar mengupas tuntas urgensi konsep ESQ 165. Pendekatan ini mengintegrasikan kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ) dengan memanfaatkan kekuatan pikiran bawah sadar. Tujuannya adalah untuk membentuk mentalitas periset yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh, beretika, dan berlandaskan nilai-nilai spiritual.
“Konsep ini menekankan pentingnya keseimbangan antara IQ, EQ, dan SQ dalam kepemimpinan, sekaligus sebagai fondasi dalam membangun karakter unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Ary Ginanjar saat menyampaikan paparannya, Selasa (14/4).
### Rumus Produktivitas: *Performance = Competency x Energy*
Dalam sesi yang berlangsung interaktif tersebut, Ary Ginanjar memperkenalkan sebuah formula penting dalam dunia kerja dan produktivitas, yaitu:
Menurut Ary, kompetensi yang tinggi tidak akan menghasilkan kinerja (performance) yang maksimal jika tidak dibarengi dengan energi atau semangat yang membara.
"Alhamdulillah, dengan segala kerendahan hati, saya berkesempatan berbagi energi bersama 1.000 periset hebat di BRIN. Mereka adalah ujung tombak kemajuan teknologi bangsa yang harus kita dukung penuh," ungkap Ary.
Ia menambahkan bahwa untuk bersaing dengan negara-negara maju, modal pintar saja tidak cukup. "Kunci utamanya bukan hanya kompetensi, tetapi juga energi—semangat yang membara untuk terus berinovasi. Ketika kompetensi dikalikan dengan energi yang positif dan spiritualitas yang kuat, maka akan lahir periset-periset kelas dunia," tegasnya.
### Apresiasi untuk Kepemimpinan BRIN
Di akhir pemaparannya, Ary Ginanjar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kepala BRIN, Prof. Dr. Ir. Arif Satria, S.P., M.Si. Ia memuji komitmen kepemimpinan BRIN yang dinilai sangat fokus dalam mendorong lahirnya sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang riset.
"Terima kasih kepada Prof. Arif Satria atas komitmennya yang luar biasa dalam mencetak SDM unggul yang terus menebar manfaat secara luas, berkelanjutan, dan memberikan dampak sistemik bagi masyarakat luas," tutur Ary.
Melalui momentum ROAFERIAN #14 ini, Ary Ginanjar mengajak seluruh sivitas OR Pertanian dan Pangan BRIN untuk menjadikan kecerdasan emosional dan spiritual sebagai motor penggerak dalam melahirkan inovasi, karya unggul, serta solusi nyata demi kedaulatan pangan dan kemajuan bangsa Indonesia.
esq165
#aryginanjar
#BRIN
#SDMUnggul
#Indonesia Emas
https://www.instagram.com/reel/DXO8u99EnJL/?igsh=ZXppbXYyYjlmenMw
