ESQNews.id, JAKARTA –
Beberapa bulan ke depan Kota Surabaya memasuki musim penghujan. Seperti
tahun-tahun sebelumnya Pemerintah Surabaya melakukan beberapa hal untuk
mengantisipasi hujan turun.
Pada umumnya ketika hujan turun kita tahu air akan mengalami siklus. Salah satu proses yang biasa kita dengar adalah siklus air kecil. Dimana saat hujan turun, air akan mengalami penguapan. Kemudian kembali menjadi awan.
Ada juga yang terserap ke dalam tanah. Kembali ke laut, menguap menjadi titik-titik air. Kemudian turun kembali sebagai hujan dan begitu seterusnya. Cara yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya untuk mempercepat resapan air adalah dengan membangun ruang terbuka hijau, sumur resapan, waduk.

<more>
Ketiganya akan membantu penyerapan air ke dalam tanah yang kemudian kembali ke laut. Di samping dua proses air yang menguap dan terserap kembali ke tanah pastinya ada kelebihan. Karena banyaknya debit air hujan yang turun pada satu waktu.
Air inilah yang disebut dengan air limpasan. Nah kategori ini perlu penanganan ekstra supaya tidak terjadi genangan yang cukup lama atau menimbulkan bencana banjir. Pemerintah Kota Surabaya menangani air limpasan ini dengan melakukan pengelolaan drainase.




