Rabu, H / 17 April 2024

Manufaktur Chipset Ikut-ikutan Tinggalkan Huawei

Senin 20 May 2019 15:05 WIB

Reporter :Redaksi

Qualcomm (Ilustrasi)

Foto: pcworld

ESQNews.id, JAKARTA - Berbagai perusahaan pembuat chipset seperti Intel Corp, Qualcomm INC, Xilinx Inc dan Broadcom Inc mengikuti langkah Google untuk meninggalkan Huawei. Langkah tersebut selaras setelah terbitnya aturan larangan penggunaan Smartphone Huawei di Amerika Serikat.


Dilansir dari kantor berita reuters, masalah Huawei dengan pemerintah AS sudah bergulir sejak lama. Huawei dituding sebagai alat spionase pemerintah China terhadap aktivitas Amerika Serikat.


Setelah diterbitkannya aturan larangan menggunakan perangkat Huawei, berbagai perusahaan chipset meragukan kemampuan Huawei untuk terus beroperasi tanpa bantuan dari berbagai perusahaan Amerika Serikat, salah satunya adalah Google.


Baca juga: Google Putus Kerjasama, Huawei Terancam Gagal Update


Huawei masih tetap bisa mengakses Android versi gratisan dari program Andorid Open Source Project (AOSP) yang diberikan Google. Namun demikian, Huawei tidak akan mendapat dukungan teknis dan kolaboras yang melibatkan aplikasi eksklusif kedepannya.


Aplikasi Google populer seperti Gmail, YouTube dan Chrome akan hilang dari seluruh smartphone Huawei di masa depan, karena layanan tersebut bukan termasuk dari program AOSP yang dimaksud Google.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA