Selasa, H / 11 Agustus 2026

Garuda TV dan ESQ Resmi Berkoalisi Ciptakan Generasi Emas 2045!

Jumat 31 Jul 2026 18:51 WIB

Reporter :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA — Sebuah kolaborasi strategis resmi terjalin antara dua kekuatan besar di bidang penyiaran dan pengembangan karakter Indonesia. Garuda TV bersama ESQ secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Menara Garuda, Jakarta, pada Jumat (31/7/2026).


Kerja sama ini bukan sekadar urusan penandatanganan dokumen di atas kertas. Di balik pertemuannya, terdapat momen nostalgia unik serta visi bersama untuk melahirkan jutaan SDM Indonesia unggul bertalenta menyongsong Indonesia Emas 2045.


Nota kesepahaman yang telah ditandatangani ini menjadi fondasi bagi berbagai inisiatif bersama yang diharapkan memberikan manfaat bagi kedua institusi sekaligus berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.


Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan sumber daya manusia, penguatan manajemen talenta, serta penyelenggaraan dan penayangan konten edukatif yang inspiratif. 




Melalui kolaborasi ini, Garuda TV dan ESQ memadukan kekuatan media penyiaran nasional dengan metodologi pembangunan karakter yang telah dikembangkan ESQ.


Kedua institusi berharap kemitraan strategis tersebut dapat menghasilkan berbagai program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui edukasi, penguatan karakter, dan pengembangan talenta secara berkelanjutan.


Momen hangat mewarnai prosesi penandatanganan MoU yang dihadiri langsung oleh Founder sekaligus Presiden Direktur ESQ Corporation, Prof. Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian, dan Direktur Utama Garuda TV, Fahmi Muhamad Anwari.


Fahmi Anwari mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Ary Ginanjar bagaikan universe calling. Ia menunjukkan kartu alumni ESQ yang disimpannya sejak tahun 2005—saat dirinya masih berstatus sebagai mahasiswa 21 tahun lalu.


"Pak Ary ini adalah guru saya. Saya alumni ESQ tahun 2005, 21 tahun yang lalu waktu masih kuliah. Hari ini sebuah kehormatan luar biasa beliau mendatangi kami. Semoga kerja sama ini menjadi awal yang sangat baik," ujar Fahmi.




Di sisi lain, Ary Ginanjar menceritakan ikatan emosional dan spiritual yang dirasakannya. Setiap hari melintasi Menara Garuda, ia mengaku sering menyempilkan doa agar Garuda TV terus maju dan memberikan inspirasi bagi bangsa.


"Kalau kerja sama didasari hubungan intelektual, orang akan berhitung. Kalau emosional, orang akan merasa siapa lebih tinggi atau besar. Tapi kalau dasarnya ikatan spiritual dan hati nurani, sinergi ini akan melahirkan dampak yang sangat besar," ungkap Ary Ginanjar.


Strategi Konten Edukatif AI dan Program 'Micro-Learning' 3 Menit


Guna menyasar audiens modern yang dinamis, kolaborasi ini membawa inovasi segar dalam format siaran maupun pengembangan internal:

  • Asesmen TalentDNA Berbasis AI untuk Internal Media: Sebagai langkah awal, Garuda TV akan menerapkan pemetaan TalentDNA berbasis Artificial Intelligence (AI) dari ESQ kepada lebih dari 300 personel internal Garuda TV untuk memperkuat manajemen talenta.
  • Inovasi Format Siaran (Micro-Learning): Menjawab tantangan tren penurunan minat penonton pada tayangan durasi panjang, Garuda TV mengusung format baru yang lebih ringkas dan snackable. Wejangan motivasi dan quotes menyejukkan dari ESQ akan dikemas dalam durasi singkat 3 hingga 5 menit di sela-sela program siaran utama.
  • Pengembangan Karakter Anak Muda: Kedua institusi sepakat menginisiasi program bersama yang menyasar pelajar tingkat sekolah dasar hingga menengah, guna membantu puluhan juta anak muda Indonesia menemukan potensi dan kejelasan diri (self-clarity).
  • Program Apresiasi & Event Bersama: Garuda TV dan ESQ juga menyiapkan event-event kolaboratif skala nasional, termasuk penganugerahan (awarding) bagi pihak-pihak yang berkontribusi nyata dalam pemberdayaan SDM di Indonesia.




Dalam sambutannya, Direktur Garuda TV Fahmi Anwari menegaskan pentingnya profesionalisme dan keterbukaan dalam berbisnis. Kerja sama ini harus berlandaskan asas kecerdasan, keadilan, dan kemanfaatan finansial maupun nilai sosial (simbiosis mutualisme) tanpa adanya ego sektoral.


Fahmi juga katakan, "Kerja sama antara Garuda TV dan ESQ merupakan komitmen bersama untuk menciptakan program berdampak positif bagi masyarakat Indonesia. 


Dimulai dari pemanfaatan tools TalentDNA untuk asesmen 300 tim internal kami, sinergi ini akan berkembang ke program edukasi sekolah, event bersama, hingga ajang awarding bagi pihak yang berkontribusi pada pemberdayaan SDM Indonesia."




Sementara itu, Ary Ginanjar optimistis bahwa dengan kepakan 'sayap' siaran Garuda TV, target pencapaian penyebaran kecerdasan emosional dan spiritual (EQ & SQ) yang selama ini baru menyentuh 2,5 juta orang dapat melonjak drastis hingga 25 juta orang menjelang tahun 2045.


"Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan sebuah dokumen. Ini adalah ikhtiar bersama untuk membangun Indonesia melalui pengembangan budaya organisasi, sumber daya manusia, dan manajemen talenta.


Di era perkembangan teknologi saat ini hingga kecanggihan Artificial Intelligence, keunggulan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh kualitas manusianya. Karena itu, pengembangan talenta, karakter, dan kepemimpinan menjadi investasi yang paling strategis," papar Ary.


Lebih lanjut, "Melalui kolaborasi ini, ESQ dan Garuda TV akan menghadirkan berbagai program pengembangan SDM, asesmen TalentDNA berbasis Artificial Intelligence, pelatihan kepemimpinan, serta konten-konten edukatif dan inspiratif yang membawa nilai bagi masyarakat.


Ketika media dan pembangunan karakter berjalan beriringan, insyaAllah akan lahir generasi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan berakhlak mulia menuju Indonesia Emas 2045."


Melalui sinergi ini, jaringan jutaan alumni ESQ di seluruh Indonesia diimbau untuk turut mendukung Garuda TV sebagai media penyiaran edukatif pilihan keluarga Indonesia.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA