ESQNews.id, JAKARTA – Seorang aktivis Teman Tuli (sapaan bagi penyandang disabilitas tuli) bernama Bagja Prawira, kemarin (10/7/2019) mewakili Typist Bergerak Indonesia menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan lembaga pemerintah RI di Kantor Staf Presiden Republik Indonesia.
Kerjasama ini bertujuan untuk mendukung lingkungan yang ramah Teman Tuli, "Sosialisasi agar seluruh film Indonesia menggunakan Closed Captions
Bahasa Indonesia serta ikut ambil bagian dalam Program Pembuatan Film bertema
Blockchain dengan mengajak seluruh komunitas sebagai kru dan talent film," ujar Bagja.

MoU ini berisikan mengenai kesiapan kedua pihak untuk mendukung terwujudnya
kampanye #1Ticket1Mangrove
melalui pemutaran film “Impian 1.000 Pulau”. Film ini tidak hanya
sekedar cerita, namun juga menampilkan realita impian anak pesisir di seluruh
Indonesia yang memang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Penjualan
tiket film @impian1000pulauthemovie
nantinya akan dialokasikan untuk penanaman mangrove di area Taman Nasional
Kepulauan Seribu.

Penandatanganan MoU tersebut disaksikan oleh lembaga negara, sebagai wujud
sinergi dengan Pemerintah, di antaranya: Kementerian Koordinator Pembangunan
Manusia dan Kebudayaan RI, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Kementerian
Komunikasi dan Informatika RI, Badan Ideologi Pembinaan Ideologi Pancasila
(BPIP), Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan Pemerintah Kota Bandung,
Jawa Barat.
Typist Bergerak Indonesia mendukung program ekonomi kreatif terintegrasi yang
berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat lokal berbasis pariwisata dengan
menggunakan sistem inkubasi, dalam memproduksi Film di 17 Provinsi, sebagai
langkah kelanjutan dari Film Impian 1000 Pulau di tahun 2019 ini.
