ESQNews.id, JAKARTA - Untuk mendapatkan feedback, bisnis para mahasiswa tersebut dinilai oleh para juri. Juri berkeliling dari 1 booth ke booth yang lain.
Juri lakukan interaksi dengan mahasiswa dan berkesempatan mencicipi belasan bisnis. Tentu, di akhir para juri membubuhkan nilai, dengan penilaiannya yang harus objektif.
Para juri tersebut antara lain adalah Iim Rusyamsi (CEO OK OCE), Wahyu Hidayah (Founder & CEO Malaika Group), Fatta Hermana (Owner Urban Wagyu), dan Rafi Pangestu (Alumni ESQ Business School, Creative Manager of HMNS).
Sebagai salah satu dewan juri, Ibu Wahyu Hidayah memberikan pandangan yang sangat komprehensif setelah berkeliling menilai booth mahasiswa.
Pengusaha di bidang properti ini menyoroti bahwa bisnis yang sukses tidak hanya lahir dari ide yang unik, tetapi dari nilai (value) yang kuat dan eksekusi yang penuh energi.
"Ada dua hal yang sangat menarik perhatian saya hari ini. Pertama, saya melihat produk dengan konsep dan packaging yang luar biasa.
Namun yang paling penting bukan sekadar bungkusnya, melainkan value dan karakter owner-nya yang sangat energik.
Bisnis seperti inilah yang seharusnya tumbuh dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia ke depan," jelas Ibu Wahyu.
Ia juga mengapresiasi teknik pemasaran mahasiswa, seperti pada brand Kepo, yang menurutnya sangat piawai menarik minat pelanggan.
"Teknik marketing mereka sangat berkesan, bahkan saya sampai membeli produknya. Ini membuktikan bahwa bisnis mahasiswa adalah bisnis yang menjanjikan jika ditekuni dengan sungguh-sungguh," tambahnya.
Ibu Wahyu juga membagikan kisah inspiratif masa mudanya saat berkuliah di Belanda. Ia menekankan bahwa pendidikan dan ekonomi harus berjalan berdampingan.
Sejak mahasiswa, ia sudah merintis usaha di kampus yang bahkan mampu membiayai kuliahnya sendiri dan menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.
"Dulu saya berpikir, bagaimana caranya pendidikan yang saya jalani bisa berdampingan dengan ekonomi.
Saya berbisnis di kampus bukan sebagai karyawan, tapi sebagai pemilik usaha yang mempekerjakan orang lain. Itulah semangat entrepreneur yang sesungguhnya," kenangnya.
Menutup sesinya, Ibu Wahyu memberikan pesan kuat bagi para mahasiswa agar tidak menjadikan Pasar Lokal sebagai sekadar tugas mata kuliah.
Ia mengingatkan bahwa potensi luar biasa yang dimiliki anak muda jangan sampai sia-sia hanya karena mentalitas yang biasa-biasa saja.
"Tidak usah memikirkan latar belakang kita apa. Bisnis itu harus diperjuangkan, bukan cuma dibicarakan. Generasi manapun, dalam kondisi apapun, tantangan itu nyata.
Jika kalian punya potensi luar biasa, tunjukkan! Jangan jadi pribadi yang biasa-biasa saja. Indonesia Emas sangat mungkin dicapai jika kalian bekerja keras, berjuang keras, dan menjaga integritas," pungkasnya dengan penuh semangat.
Diketahui, Universitas Ary Ginanjar (UAG University) dan ESQ Business School angkatan 11 sukses menggelar event bisnis tahunan bergengsi, Pasar Lokal 2026, pada Minggu (18/01/2026).
Bertempat di Melting Pop, M Bloc Space, acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB ini menjadi magnet bagi para pecinta creative vibes dan pendukung bisnis lokal.
Mengusung tema besar "The Market Within: Where Youth Business Reflects Tomorrow" dengan slogan inspiratif "Ngabar: Reflect the Best Version of You," Pasar Lokal 2026 bukan sekadar bazar biasa.
Ini adalah ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri, berbagi inspirasi, dan menemukan versi terbaik mereka melalui karya-karya autentik.
Sepanjang hari, pengunjung dimanjakan dengan berbagai aktivitas menarik: Pop Up Market & Art Exhibition (Menampilkan karya terbaik mahasiswa), Flower Arrangement Workshop (Ruang kreasi bagi pecinta estetika), Live Music & DJ San (Menambah suasana chill di jantung M Bloc).
Lalu ada sesi Talkshow oleh Jihan Amirah (Founder In Our Twenties) serta Rinaldi Nur Ibrahim (Founder Youth Ranger Indonesia & Owner youtzmedia, wizpen.io, Youthranger.id). Spesialnya adalah ada Live Business Pitching (Mahasiswa mempresentasikan ide bisnisnya di depan juri profesional untuk mendapatkan feedback objektif).
Acara yang bersifat Free Entry ini terselenggara berkat dukungan penuh dari PT Arga Bangun Bangsa, ESQ Tours Travel, Fresh Manggoes, Art Umi Creative, Rolling Chicken, MBK, Steezy, Nutrifarm Geneuine, Enagic serta dukungan dari Pandu Karier.





