Senin, H / 02 Februari 2026

Belajar dari Realitas: Mahasiswa UAG University Terjun Langsung ke Jantung Birokrasi Bangsa-Kejaksaan Agung RI

Rabu 21 Jan 2026 18:08 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Metode pembelajaran di Universitas Ary Ginanjar (UAG University) dan ESQ Business School kembali mendobrak batas dinding kelas. Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian menegaskan bahwa cara belajar terbaik bagi para mahasiswanya adalah dengan bersentuhan langsung pada realitas. 


Hal ini dibuktikan saat beliau memboyong dua mahasiswa terpilih, Muhammad Kautsar (Psikologi) dan Muhammad Taufik (Teknik Industri), untuk ikut serta dalam pelatihan calon jaksa di Kejaksaan Agung Republik Indonesia.


Bagi Kautsar dan Taufik, malam itu bukan sekadar sesi observasi. Mereka terjun ke tengah atmosfer ruang strategis bangsa, menyaksikan bagaimana nilai-nilai integritas ditanamkan dan bagaimana energi kepemimpinan seorang tokoh bangsa mampu menggerakkan audiens.


"Meskipun hari sudah malam, semangat yang terpancar dari kelas Pak Ary benar-benar luar biasa, rasanya seperti baru bangun tidur di pagi hari," ungkap Muhammad Kautsar penuh antusias.


Mahasiswa Psikologi ini mengaku mendapatkan pelajaran berharga tentang konsep tiga kecerdasan (IQ, EQ, dan SQ). 


"Kami belajar bahwa hidup harus dimulai dari SQ sebagai kompas. Dengan SQ yang kuat sejak dini, kita memiliki visi yang jelas sehingga tidak akan 'lontang-lantung' atau sekadar terseret arus kehidupan yang tidak menentu."


Senada dengan rekannya, Muhammad Taufik menyampaikan rasa bangganya dapat melihat langsung sang mentor beraksi di Kejaksaan Agung. 


Mahasiswa Teknik Industri ini mengakui bahwa keterlibatannya dalam kegiatan lapangan ini semakin memperkuat transformasi karakter yang ia rasakan selama kuliah di UAG. 


"Kesempatan ini mengubah pandangan saya secara total tentang keseimbangan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual dalam praktik nyata," tuturnya haru.


Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian menjelaskan bahwa inilah esensi dari UAG University sebagai "Universitas Kehidupan". 


Beliau ingin memastikan mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi mengalami langsung bagaimana sebuah perubahan dibangun.


"Mereka tidak hanya duduk mendengar. Mereka merasakan atmosfernya dan mengalami sendiri bagaimana sebuah kelas dibangun serta bagaimana nilai ditanamkan. 


Tanpa SQ sebagai arah yang jelas, sehebat apa pun kemampuan seseorang, mereka akan tetap rapuh. 


Di sini, kami menyiapkan mereka agar tidak hanya siap menghadapi dunia kerja, tetapi tangguh menghadapi tantangan hidup," pungkas Ary Ginanjar.


Diketahui, Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Kejaksaan RI kembali menunjukkan komitmennya sebagai kawah candradimuka bagi para penegak hukum kelas dunia. 


Pada Selasa malam (20/1/2026), suasana di Gedung Sasana Adhika Karya Kejaksaan RI, Jakarta, tampak khidmat saat digelarnya Training ESQ serta Kick Off Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan 83 Gelombang 1 Tahun 2026.


Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Pusat Manajemen Kepemimpinan (Kapus Mapim), Dr. Teuku Rachman, S.H., M.H., serta Kepala Pusat Diklat Teknis dan Fungsional (Kapus DTF), Rini Hartatie, S.H., M.H. 


Sebagai narasumber utama, hadir Sang Inspirator Bangsa, Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (Founder ESQ Corp), yang memberikan pembekalan karakter bagi 500 calon Jaksa dan 5 personel TNI.


PPPJ tahun ini mengusung tema besar: "Mewujudkan Penegak Hukum yang Profesional, Berintegritas, dan Berkapabilitas Tinggi dalam Transformasi Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas 2045".


Program ini dirancang bukan sekadar untuk mencetak ahli hukum, melainkan pemimpin masa depan yang memiliki loyalitas besar kepada negara dan kepatuhan mutlak pada nilai-nilai ketuhanan.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA