Minggu, H / 26 Juli 2026

TNI AL Godok Mental Spiritual Personel Disinfolahtal lewat Pelatihan ESQ

Sabtu 09 May 2026 21:59 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Media Massa

ESQNews.id, JAKARTA - Dalam menindaklanjuti arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yaitu terkait pentingnya pembangunan sumber daya manusia TNI AL yang profesional, modern, tangguh, serta berkarakter guna menghadapi dinamika tugas ke depan. 


Dinas Informasi dan Pengolahan Data TNI Angkatan Laut (Disinfolahtal) bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Pengembangan Karakter ESQ yang didirikan dan dikembangkan oleh Prof. Dr. Ary Ginanjar Agustian telah menyelenggarakan pelatihan ESQ selama 2 hari pada tanggal 07-08 Mei 2026 bertempat di Ruang Kreativitas Disinfolahtal Mabesal. 


Pelatihan ESQ merupakan metode pengembangan karakter yang mengintegrasikan kecerdasan intelektual (Intellectual Quotient/IQ), kecerdasan emosional (Emotional Quotient/EQ), dan kecerdasan spiritual (Spiritual Quotient/SQ) guna menciptakan keseimbangan antara profesionalisme kerja, ketangguhan mental, serta ketenangan batin dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.


Melalui pendekatan visual dan audio visual yang interaktif, kegiatan ini memberikan pemahaman kepada peserta tentang pentingnya membangun integritas, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama yang dilandasi nilai-nilai spiritual dan moral yang kuat. 


Dengan demikian, diharapkan setiap personel mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus memiliki kepekaan sosial dan kepemimpinan yang beretika.


Selain itu, pelatihan yang dipandu langsung oleh Coach Rudi (Trainer ESQ) juga bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mental dan ketahanan diri personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks, memperkuat empati dan solidaritas antar personel, serta membangun motivasi pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian materi, namun juga nilai ibadah dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan personel TNI AL guna mencetak prajurit dan ASN yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas organisasi secara optimal.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kadisinfolahtal Laksamana Pertama TNI Ferry Johansyah, S.T., Sekdisinfolahtal, para Pejabat Utama, personel Disinfolahtal, perwakilan dari Dispenal dan Disbintalal.


Dalam atmosfer yang interaktif, para peserta terdiri dari pejabat utama, personel Disinfolahtal, serta perwakilan Dispenal dan Disbintalal tidak hanya duduk mendengar, tetapi diajak menyelami kesadaran terdalam melalui pendekatan visual dan audio visual.


“Kita ingin prajurit dan ASN TNI AL memiliki keseimbangan. Profesionalisme kerja harus ditopang oleh integritas, kejujuran, dan kepekaan sosial. Di era digital dan ancaman dinamis seperti sekarang, ketenangan batin adalah senjata yang tidak tergantikan,” ujar Laksma Ferry Johansyah melansir dari media massa.


Salah satu poin krusial yang ditekankan dalam modul ESQ ini adalah transformasi motivasi pengabdian. Peserta dibimbing untuk melihat tugas tidak sekadar sebagai kewajiban dinas atau pengejaran materi, melainkan sebagai nilai ibadah dan pengabdian tulus kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


Dengan demikian, output yang diharapkan bukan hanya personel yang cakap secara teknis dalam mengelola data dan informasi, tetapi juga pemimpin beretika yang memiliki solidaritas tinggi dan empati terhadap sesama.


Ketahanan mental menjadi target utama, mengingat personel TNI AL kerap dihadapkan pada tekanan tugas tinggi yang menuntut pengambilan keputusan cepat dan tepat.


Selaras dengan Visi Besar TNI AL


Inisiatif Disinfolahtal ini merupakan kristalisasi dari visi besar TNI AL: Terwujudnya TNI AL yang handal dan disegani. Tujuan pembinaan personel ini secara langsung mendukung misi mewujudkan prajurit yang bermoral dan profesional, sekaligus menjamin organisasi yang bersih dan berwibawa.


Dengan mewujudkan keluarga besar TNI AL yang sehat dan sejahtera, pembangunan mental spiritual semacam ini diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam menghadapi dinamika tugas ke depan, khususnya dalam menjaga keamanan wilayah laut dan kedaulatan NKRI.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA