ESQNews.id, Yogyakarta — Komitmen mengembangkan potensi dan kapasitas peserta didik mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kemendikdasmen memberikan penghargaan kepada ESQ atas kontribusinya dalam pengembangan manajemen talenta dan peningkatan kapasitas peserta didik.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Puncak Pengukuhan Duta SMA 2026 yang berlangsung di Pelataran Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (12/8).
Apresiasi ini menjadi penanda pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem pendidikan yang mampu mengenali, mengembangkan, dan mengarahkan talenta generasi muda.
Kerja sama tersebut merupakan bagian dari kolaborasi antara Yayasan Ary Ginanjar Agustian (ESQ) dan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kemendikdasmen, dalam pengembangan manajemen talenta melalui AI TalentDNA serta peningkatan kapasitas peserta didik.
ESQ: Talenta Perlu Dikenali dan Dikembangkan Sejak Dini
Founder ESQ Corp. Prof. Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian, menyampaikan apresiasinya kepada Kemendikdasmen atas kepercayaan dan penghargaan yang diberikan.
“Atas nama keluarga besar ESQ, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas kepercayaan serta penghargaan yang diberikan.
Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar bentuk pengakuan, melainkan sebuah amanah besar untuk terus mengawal penyiapan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.”
Menurut Ary, keterlibatan ESQ dalam seleksi Duta SMA 2026 melalui teknologi AI TalentDNA merupakan bagian dari komitmen untuk membantu memetakan potensi dan talenta peserta didik secara lebih presisi.
“Kami percaya bahwa setiap peserta didik terlahir unik. Ketika talenta alami mereka berhasil diidentifikasi sejak dini, dipadukan dengan penguatan karakter emosional dan spiritual (ESQ), mereka tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepemimpinan yang tangguh dan berintegritas,” ujarnya.
Ary juga menyampaikan selamat kepada 76 Duta SMA 2026 yang telah dikukuhkan di Candi Prambanan. Ia berharap para duta mampu menjadi “pelantang sebaya” yang menginspirasi generasi muda lainnya.
“ESQ siap untuk terus berkolaborasi bersama pemerintah, menciptakan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan, dari tahap pemetaan hingga aksi nyata untuk peradaban bangsa,” katanya.

Melalui kerja sama tersebut, minat, bakat, dan potensi peserta didik dipetakan sekaligus dikembangkan. Pendekatan ini juga diarahkan untuk mendukung karier belajar maupun karier profesional yang selaras dengan potensi masing-masing peserta didik.
Ruang lingkup kerja sama mencakup pelaksanaan manajemen talenta melalui penelusuran minat dan bakat peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Dengan demikian, pengembangan peserta didik tidak hanya berfokus pada capaian akademik. Karakter, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta kapasitas personal dan sosial juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang mampu menghadapi perubahan.
Duta SMA Jadi Panggung Pembuktian Talenta Pelajar
Semangat pengembangan talenta tersebut tercermin dalam program Duta SMA yang digagas Kemendikdasmen. Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, Duta SMA 2026 mengusung tema “Pelantang Sebaya, Bangun Peradaban Bangsa” dan melibatkan 76 murid yang mewakili 38 provinsi di Indonesia.
Program ini menjadi wadah bagi pelajar SMA untuk mengembangkan kepemimpinan, karakter, komunikasi, dan kolaborasi, sekaligus mendorong mereka berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di lingkungan masing-masing.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menegaskan bahwa setiap murid memiliki kecerdasan dan talenta yang berbeda.
Menurutnya, talenta tersebut merupakan modal penting dalam menghadapi masa depan.
“Selamat kepada adik-adik semua. Songsonglah kehidupan dengan talenta yang Anda miliki. Pada malam hari ini, satu dari sekian talenta yang Anda miliki telah dibuktikan kepada kita semua,” ujar Atip.
