ESQNews.id, JAKARTA - Alkisah,
pada suatu masa ada seorang pemuda yang mencari guru terbaik di negerinya. Ia mendengar
bahwa guru yang paling hebat tinggal di sebuah tempat yang jauh dan sulit untuk
ditempuh.
Karena tekadnya sudah sangat kuat, maka berangkatlah pemuda itu dengan membawa perbekalan secukupnya.
Setelah menempuh perjalanan jauh, tibalah sang pemuda di tempat sang guru.
“Apa yang membuatmu tiba di tempat ini, anak muda?” tanya sang guru.
“Saya ingin berguru agar saya menjadi orang yang arif bijaksana serta menjadi seorang pemimpin masyarakat.”

<more>
“Baiklah, sebelum saya bisa menerimamu, saya ingin bertanya, apakah engkau mencuci piring bekas sarapanmu tadi pagi?”
“Tentu saja tidak sempat, Guru. Berangkat ke sini bagi saya merupakan hal yang sangat penting, jangan sampai terganggu oleh hal yang sepele.”
(Dikutip dari Buku Mendidik Karakter dengan Karakter karya Ida S. Widayanti)





