Rabu, H / 25 Mei 2022

Priyantono Rudito: Zaman Digital Ditandai dengan Kolaborasi dan Inovasi Menghasilkan Produk Baru

Senin 13 Dec 2021 19:15 WIB

Reporter :EDQP

Priyantono Rudito, Dewan Penasehat ESQ Business School

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Tepat pada hari Senin (13/12) ESQ Business School menggelar acara puncak Dies Natalis ke-9 yang bertemakan “Golden Era: Find Your Key, Make The Miracle Happen.” Yang dihelat secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Lebih dari 250 peserta hadir dalam Zoom Meeting ini. Acara ini juga disiarkan secara langsung di Instagram ESQ Business School dan Facebook Fanpage Ary Ginanjar Agustian.




Selain sambutan dari Ketua Yayasan dan Ketua ESQ Business School, sejumlah tokoh yang menjadi Dewan Pembina dan Dewan Penasihat ESQ Business School juga turut memberikan sambutan, doa, dan harapannya untuk kemajuan ESQ Business School ke depannya, salah satunya adalah Ir. Priyantono Rudito, M.Buss., Ph.D.




Bapak Pri— begitu biasa beliau disapa memberikan sambutan, harapan sekaligus memaparkan materi yang sangat menginspirasi bagi para peserta yang hadir dalam ruangan virtual acara puncak Dies Natalis ke-9 ESQ Business School. Bapak Pri mengatakan bahwa saat ini kita berada pada zaman digital di mana seluruh aspek kehidupan manusia berubah ke arah digital. Hal ini ditandai dengan beberapa perusahaan yang melakukan kolaborasi dan inovasi guna menghasilkan terobosan produk-produk baru.


<more>


lebih lanjut beliau berkata bahwa inovasi yang hebat akan lahir dari kolaborasi yang hebat. Saat ini pun kita bisa melihat bahwa erupsi di dunia pendidikan tidak melemah, malah justru semakin siginifikan. Yang dibutuhkan oleh perguruan tinggi di zaman digital sekarang ini adalah kemampuan untuk melaksanakan pembelajaran secara hybrid, serta kolaborasi antara corporate management dan start up strategy.


“Saya melihat ESQ Business School merupakan perguruan tinggi yang semakin berkembang dan semakin berinovasi. Semoga semakin sukses ke depannnya," tutup beliau.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA