Selasa, H / 25 Agustus 2026

Pohon Trauma

Sabtu 23 May 2026 16:18 WIB

Author :Coach Bram - Inspire 165

ilustrasi

Foto: sosial media

ESQNews.id, JAKARTA - Kita sering berusaha menghilangkan "gejala"-nya, padahal akarnya masih tumbuh di dalam.


Banyak orang mengira trauma hanya tentang "masa lalu yang menyedihkan".


Padahal trauma sering muncul dalam bentuk yang tidak disadari:


  • mudah cemas berlebihan
  • sulit fokus & overthinking
  • sulit percaya pada orang lain
  • sering merasa kosong atau terlepas dari diri sendiri
  • insomnia
  • mudah marah atau panik
  • bahkan perilaku destruktif yang sebenarnya adalah "cara
  • bertahan hidup"

Seperti pohon...


yang terlihat di permukaan hanyalah daun dan rantingnya.

Tetapi sumber sebenarnya ada di akar.


Akar trauma bisa berasal dari: kehilangan orang tercinta pola asuh yang menyakitkan


! penolakan & diskriminasi / pelecehan ! pengabaian emosional

! pengalaman masa kecil yang tidak pernah diproses

Dan sering kali, trauma makin "dipupuk" oleh:


X stigma

merasa harus kuat sendiri

lingkungan yang tidak memahami


X salah penanganan


X kurangnya support system


Yang perlu kita pahami:


healing bukan berarti melupakan


healing adalah memahami akar luka, memprosesnya dengan sadar, lalu bertumbuh lebih sehat


Karena memetik daunnya saja tidak cukup.


Kita perlu berani menyentuh akarnya.


• Dari semua "daun" di pohon trauma ini, menurut Anda mana yang paling sering tidak disadari orang sebagai tanda trauma?


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA