Kamis, H / 09 Desember 2021

Peringatan 1 Tahun AKHLAK di PJT II, Dirut: Bersaing Kompetensi Secara Global

Kamis 29 Jul 2021 12:01 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Imam Santoso (Direktur Utama PJT II)

Foto: dok. ESQ

“Apabila tindakanmu menginspirasi lebih banyak, belajar lebih banyak, berbuat lebih banyak. Maka kamu adalah seorang pemimpin” - John Quincy Adams


ESQNews.id, JAKARTA – Pada Kamis (29/7/2021) telah digelar acara Peringatan 1 Tahun AKHLAK BUMN di lingkup Perum Jasa Tirta II (PJT II) seluruh Indonesia secara virtual. Webinar tersebut dihadiri oleh Imam Santoso (Direktur Utama), Haris Zulkarnain (Direktur Keuangan & SDM), Anton Mardiyono (Direktur Operasi & Pemeliharaan), Indriani (Direktur Pengembangan Usaha), Kelik Wirawan (Ketua Dewan Pengawas) beserta jajarannya. Tak lupa, Ary Ginanjar Agustian (Founder ACT Consulting) pun hadir sebagai narasumber.

 

Seperti yang kita tahu, Menteri BUMN, Erick Thohir telah mencanangkan AKHLAK sejak 1 Juli 2020 silam. Ia mengatakan bahwa, “Biarkan saya bebas mengambil kebijakan yang baik untuk semua, bukan kebijakan yang baik untuk kelompok atau seseorang. Karena itu saya berusaha sekali untuk bisa menerapkannya di BUMN.”

 

Erick juga mengakui bahwa Covid-19 ini mengajarkan kita untuk bisa beradaptasi dan berkolaborasi. Adaptasi dan kolaborasi inilah salah satu cara sukses menghadapi era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) ini.

 

“Dunianya berubah, pola pikirnya berubah, kehidupannya berubah. Oleh karena itu, sudah saya masukan nilai adaptif dan kolaboratif di dalam Core Values AKHLAK,” lanjutnya.


 <more>


Oleh sebab itu, Imam selaku Dirut mengingatkan kembali para pimpinan serta insan PJT II agar benar-benar memahami tugas dan tanggungjawabnya. Sebagaimana tugas yang telah diberikan oleh Pemerintah kepada BUMN termasuk PJT II. Salah satu tugasnya yaitu untuk melakukan pengelolaan di bidang ketahanan air, ketahanan pangan, energi nasional dan agen pembangunan.

 

“Saya berharap kita semua kompak dan mempunyai semangat yang tinggi dalam menjunjung tinggi nilai-nilai AKHLAK di PJT II ini. Saya percaya dengan melakukan transformasi yang menyeluruh berdasarkan AKHLAK. Maka Perusahaan PJT 2 ini akan mampu berkembang dan bersaing kompetensi secara global,” paparnya kepada kurang lebih 110 insan PJT II yang hadir dalam Zoom meeting.



 

Salah satu cara untuk memastikan nilai-nilai AKHLAK itu dijaga, diinternalisasikan, diimplementasikan dengan baik di lingkup PJT II, maka para direksi dan jajarannya telah menetapkan beberapa orang karyawan sebagai role model AKHLAK di PJT II.

 

“Kami berharap dengan adanya role model ini, para karyawan dan karyawati selalu diingatkan setiap langkah, tugas, dan tanggungjawabnya sebagai insan PJT II,” lanjut Imam.

 


 

Mendengar hal itu, Ary Ginanjar nampak setuju dengan paparan dari Imam ia mengacungkan jempol serta mengangguk-anggukan kepalanya. Diikuti oleh seluruh pimpinan dan insan PJT II dari balik layar Zoom Meeting.



 

“Pak Menteri sendiri mengatakan bahwa BUMN saat membangun transformasi secara menyeluruh, tak hanya pada model bisnis operasionalnya saja. Tapi transformasi juga penting dilakukan dari sisi Human Capitalnya,” ujar Ary.

 



Oleh karena itu, Ary menghimbau kepada seluruh leaders, dewan pengawas, komisaris, BOD, direksi dan jajarannya agar membangun transformasi perusahaan dari 2 sisi yaitu business transformation (strategi, struktur, sistem) dan culture transformation atau AKHLAK (behavior, belief).

 



Sesuai dengan tema acaranya yaitu “Bagiku dan Keluargaku” para pimpinan, insan PJT II, Ary Ginanjar bersama tim memberikan support kepada insan PJT II yang saat ini sedang Isolasi Mandiri agar lekas sehat kembali. Serta mendoakan dan memberikan bela sungkawa kepada insan PJT II yang telah menghadap Sang Illahi terlebih dulu.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA