Senin, H / 28 November 2022

Peran Penting Serangga yang Terancam oleh Manusia

Rabu 13 Feb 2019 10:28 WIB

Reporter :Redaksi

Lebah menjadi salah satu serangga penyerbuk

Foto: Terminix

ESQNews.id, SIDNEY - Warga Australia yang sering kali mengeluhkan serangan ngengat dan serangga yang sering mengotori rumah kini justru khawatir karena ketiadaan serangga-serangga tersebut. Salah satunya adalah kekhawatiran berkurangnya serangga penyerbuk untuk kepentingan pertanian.


Dilansir dari kantor berita ABC, Francisco Sanchez - Bayo, ahli biologi dari Universitas Sydney, mengatakan, "Ketika saya mulai melakukan studi, kami harus berhenti setiap kali mengisi bensin untuk membersihkan kaca depan, karena penuh dengan ngengat, jangkrik, dan segala jenis serangga. Dan sekarang tidak ada," katanya.


Ini adalah bukti berkurangnya jumlah serangga yang didukung oleh tinjauan global pertama dari studi tentang penurunan populasi serangga di seluruh dunia dan alasan di baliknya yang dilakukan oleh Dr Sanchez-Bayo dan diterbitkan baru-baru ini di jurnal Konservasi Biologis.


"Apa yang kami temukan adalah rata-rata 41 persen dari semua spesies serangga yang kita tahu menurun jumlahnya," kata Sanchez-Bayo.


Menurut Sanshez, sepertiga dari semua spesies serangga sudah menuju kepada kepunahan. Tingkat kepunahan pada serangga sekitar delapan kali lebih tinggi daripada tingkat kepunahan vertebrata. Sanchez bersama timnya menganalisa semua studi jangka panjang dari populasi serangga yang bisa mereka temukan. Mayoritas dari 73 studi berasal dari Eropa Barat dan Amerika Serikat, dengan hanya sedikit studi yang berasal dari bagian lain dunia dan hanya satu dari Australia.


Baca juga: Masihkah Manusia Hidup jika Tanpa Serangga?


Salah satu studi di Jerman menunjukkan penurunan biomassa serangga sebesar 75 persen selama 27 tahun terakhir. Studi lainnya di Puerto Rico melaporkan penurunan populasi antara 78 dan 98 persen selama 36 tahun. Tingkat penurunan populasi begitu dramatis - hingga 2,5 persen per tahun dan Sanchez mengklaim bahwa dengan tingkat penurunan saat ini, mungkin tak akan ada serangga di wilayah tersebut dalam 10 tahun.


Penurunan populasi dilaporkan di semua kelompok serangga, hampir beberapa spesies jumlah penurunannya meningkat, katanya.


"Spesies yang akan punah adalah spesies spesialis, yang membutuhkan kondisi yang sangat spesifik untuk hidup," kata Dr Sanchez-Bayo.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA