Rabu, H / 17 April 2024

Masjid di London Ditutup Pasca Insiden Penembakan Saat Shalat Tarawih

Jumat 10 May 2019 11:17 WIB

Reporter :AA

Penembakan di masjid Seven Kings: Memburu orang bersenjata 'bertopeng' yang melepaskan tembakan saat salat tarawih (9/5/19)

Foto: mirror.co.uk

Pria yang membawa senjata mencoba memasuki Masjid Seven Kings di Ilford

ESQNews.id, LONDON – Masjid Seven Kings di London ditutup setelah seorang pria yang membawa senjata mencoba masuk saat ibadah salat tarawih berlangsung, Kamis (9/5/2019).


Polisi Metropolitan London mengkonfirmasi bahwa sejumlah besar polisi akan berjaga di sekitar masjid yang berlokasi di Ilford, sebelah timur laut London. Menurut penuturan saksi yang diunggah ke media sosial, para jamaah masjid mengusir pria bersenjata itu keluar dari gedung, seperti dilansir Anadolu Agency.


Suara tembakan terdengar setelah pria itu meninggalkan masjid. "Polisi saat ini berada di lokasi penembakan di Seven Kings," kata polisi dalam sebuah pernyataan di Twitter.


Menurut polisi, pada tahap awal penyelidikan, senjata yang digunakan pelaku diduga merupakan sebuah pistol kosong. Tidak ada cedera atau kerusakan yang disebabkan dan kepolisian tidak memperlakukan insiden itu sebagai tindakan terorisme, "Petugas akan terus bekerja sama dengan perwakilan dari masjid dan memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat setempat," tambah pernyataan itu.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA