Minggu, H / 02 Agustus 2026

Kiprah 26 tahun ESQ untuk bangsa diapresiasi tokoh nasional dan generasi muda

Minggu 17 May 2026 14:47 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Perjalanan ESQ Corp selama 26 tahun dalam pengembangan karakter bangsa mendapat apresiasi dari sejumlah tokoh nasional, akademisi, hingga kalangan mahasiswa.


ESQ dinilai konsisten membangun sumber daya manusia melalui pendekatan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.


Apresiasi terhadap kiprah ESQ datang dari mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sekaligus Rektor Universitas YARSI, Fasli Jalal. 


Ia menilai ESQ telah memberikan kontribusi dalam membentuk manusia yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan rasa cinta tanah air.


Pandangan serupa disampaikan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Zakyatul Asyraf, serta mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta, Nurul Hikmah Fauziyah, yang menilai ESQ berhasil menghadirkan kontribusi nyata dalam pembentukan karakter berbasis nilai dan spiritualitas.


Zakyatul Asyraf, menilai ESQ berhasil menjadi pelopor pengembangan karakter berbasis nilai dan spiritualitas.


“Selama lebih dari dua dekade, ESQ menghadirkan kontribusi nyata dalam membentuk pribadi-pribadi berintegritas dan berorientasi pada kebermanfaatan bagi bangsa,” katanya, melansir dari media massa.


Hal senada disampaikan Nurul Hikmah Fauziyah, ia katakan, “Selama 26 tahun, ESQ menunjukkan bahwa perubahan besar selalu berawal dari transformasi diri dan penguatan nilai. Semoga ESQ terus melangkah menjadi inspirasi perubahan menuju masa depan Indonesia yang unggul.


Pendiri ESQ Corp, Ary Ginanjar Agustian, mengatakan lembaga yang dirintisnya terus berupaya menghadirkan pembelajaran karakter berbasis nilai di tengah perubahan zaman dan perkembangan teknologi.


“Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, perjalanan 26 tahun ESQ terus melangkah bersama jutaan hati yang percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari dalam diri,” ujar Ary dalam acara di Taman Ismail Marzuki, Sabtu (16/5/2026).


Menurut Ary, ESQ selama ini tidak hanya berfokus pada pengembangan kemampuan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter melalui nilai-nilai yang disebut sebagai 7 Budi Utama, yakni jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerja sama, adil, dan peduli.


Ia menilai perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan membuat kebutuhan terhadap manusia dengan kematangan emosional dan spiritual semakin penting.


Menurutnya, teknologi tanpa nilai dapat kehilangan arah, sehingga penguatan karakter tetap dibutuhkan di tengah era digital.


Dalam momentum perayaan 26 tahun tersebut, ESQ juga menghadirkan pementasan teater “Hamba Sang Maha Cahaya” yang dibawakan mahasiswa UAG University dan ESQ Business School.


Pertunjukan itu diadaptasi dari buku biografi Ary karya Ahmad Fuadi. Melalui pementasan seni, mahasiswa menyampaikan pesan mengenai pentingnya ketangguhan, resiliensi, dan pencarian makna hidup melalui keseimbangan IQ, EQ, dan SQ. 


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA