ESQNews.id, JAKARTA - Bahlil Lahadalia adalah Menteri
Investasi pertama di Kabinet Presiden Joko Widodo. Prestasi Bahlil Lahadalia
memang sudah tidak perlu diragukan lagi, tapi yang lebih hebat lagi adalah
fakta bahwa dia meniti karirnya mulai dari 0 (nol).
Karena keadaan ekonomi yang sulit, Bahlil menjual kue di
sekolah demi membiayai sekolahnya dan membeli sepatu, menjadi kondektur pada
saat SMP, bahkan ia pernah menjadi supir angkot waktu SMA.
Perjuangan Menteri Investasi ini tentunya membuahkan hasil, setelah lulus dari STIE Port Numbay di Papua, Bahlil meniti karirnya di Jakarta dan membangun perusahaan konsultan keuangan berbasis IT.

Pada usia 25 tahun, dia ditunjuk sebagai direktur wilayah
Papua dan membawahi 70 orang karyawan.
Namun hal ini tidak cukup baginya, setelah memiliki
pengalaman, ia kemudian membuka bisnisnya sendiri yang bergerak di bidang
pengolahan kayu yang sempat gagal.
Kegagalan tersebut tidak cukup untuk menghentikan
semangatnya.
Tahun 2005, Bahlil masuk ke industri hak pengusahaan hutan dan mendirikan PT RT Rifa Capital yang memiliki beberapa anak perusahaan di berbagai sektor seperti perkebunan, properti, transportasi, pertambangan, dan konstruksi.
Prestasi dan keahlian inilah yang membuat dirinya ditunjuk sebagai Menteri Investasi untuk mengurus hubungan masuknya investasi dari dalam dan luar negeri, serta dari pusat maupun daerah. Kabar gembira buat kita semua karena menurut Bahlil, Presiden sudah memberi amanat agar dia tidak hanya mengurus pengusaha yang besar tapi juga UMKM.