Senin, H / 24 Agustus 2026

1.738 SPPG DITANGGUHKAN PER 12 MEI 2026 UNTUK PERBAIKI KUALITAS MBG

Rabu 13 May 2026 13:57 WIB

Editor :EDQP

tangkapan layar

Foto: media massa

ESQNews.id, Jakarta – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengemukakan sebanyak 1.738 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditangguhkan atau suspend per 12 Mei 2026 untuk memperbaiki kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Berdasarkan data per 12 Mei 2026 terdapat 1.738 SPPG yang diberhentikan sementara atau suspend karena tidak memenuhi standar. Selain itu, Badan Gizi Nasional (BGN) juga mengoperasikan call center SAGI 127 sebagai kanal pengaduan publik,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Ia menegaskan, penguatan pengawasan dan akuntabilitas SPPG terus dilakukan oleh BGN, yang selama ini telah melakukan inspeksi secara berkelanjutan sebagai bentuk pengawasan tata kelola distribusi MBG.

Sepanjang 2026, total pengaduan yang masuk di call center SAGI 127 tercatat 3.615 aduan. Pemerintah berkomitmen memperbaiki tata kelola ini secara berkala kepada publik sebagai wujud akuntabilitas atas program yang dibiayai oleh anggaran negara.

Qodari melanjutkan, perbaikan tata kelola MBG tersebut juga turut diiringi dengan dampak positif program yang mulai dirasakan masyarakat, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga mayoritas rumah tangga yang setuju akan program peningkatan gizi nasional tersebut.

Selain itu, juga terdapat perbaikan kualitas menu dan cita rasa secara berkala. Selama periode Januari sampai Oktober 2025, 85,6 persen pemasok MBG mencatatkan kenaikan nilai penjualan.

Kemudian, mayoritas rumah tangga penerima MBG menyatakan setuju atas manfaat program dengan tingkat persetujuan yang meningkat dari Juli ke November 2025 pada seluruh aspek yang disurvei.

Kemudian, lanjut Qodari, MBG juga meringankan pengeluaran sehari-hari, dari 73,6 persen menjadi 75,9 persen. [Jktinfo]


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA