Senin, H / 28 November 2022

Taati Anjuran Pemerintah, Medina Catering Salurkan Bantuan, Mudik Saat Wabah Covid-19

Senin 06 Apr 2020 08:17 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ilustrasi

Foto: swr.de

ESQNews.id, JAKARTA – Awal bulan April 2020 masih marak dengan berita adanya Corona. Sebuah wabah yang berbahaya dan menular. Seperti 3 berita yang sudah terangkum dalam ESQNews.id terkait Covid-19 ini.


Tentang adanya anjuran dari Pemerintah yang mengharuskan kita #DiRumahAja, Medina Catering yang peduli dan memberikan bantuan kepada para petugas medis. Hingga persoalan mudik yang membuat khalayak merasa dilema.


Taati Anjuran Pemerintah


Atas musibah ini. Atas ujian hebat yang melanda negeri ini. Seharusnya menjadikan kita semakin belajar. Belajar untuk siap dan sigap di setiap saat akan hal-hal yang mungkin datang secara tiba-tiba.


Belajar untuk tidak merasa paling suci dan paling dekat dengan Tuhan. Sehingga akan terbebas dari cobaan-cobaan berat yang akan ditimpakan oleh Tuhan.


Selengkapnya di sini: Tetap di Rumah, Taati Anjuran Pemerintah


Medina Catering Salurkan Bantuan


Dukungan pada pahlawan medis kita di garda terdepan untuk berperang dalam kondisi prima penting dilakukan.


Menyadari hal tersebut, Medina Catering memberikan bantuan donasi berupa nasi box bernutrisi lengkap. Yang akan didistribusikan langsung ke rumah sakit penanggulangan COVID-19 di Jakarta Selatan.


Selengkapnya di sini: Hadapi Covid-19, Medina Catering Salurkan Bantuan Makanan Untuk Petugas Medis


Mudik Saat Wabah Covid-19


Belasan ribu orang telah meninggalkan ibu kota Jakarta dan kembali ke kampung halaman mereka di tengah pandemi virus korona (Covid-19) di Indonesia.


Kekhawatiran terhadap gelombang pemudik membuat sejumlah daerah membatasi pergerakan orang di wilayahnya masing-masing secara parsial, seperti Kota Tegal, Jawa Tengah dan Kota Payakumbuh, Sumatra Barat.


Kepala Desa Karangtalun, Heru Catur Wibowo mengatakan desanya telah membatasi akses dan melarang masuk pendatang yang tidak memiliki keperluan khusus. “Masyarakat kami latar belakangnya banyak perantau, mereka pulang, sering kali setiap hari orang datang ke rumah saya minta antisipasi hal ini,” kata Heru.


Selengkapnya di sini: Dilema Mudik Saat Wabah Covid-19


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA