Senin, H / 28 November 2022

Renungan Pagi Hari

Kamis 23 Jan 2020 09:25 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ilustrasi

Foto: toussaintwilliams.com

ESQNews.id, JAKARTA – Setiap perjalanan hidup manusia selalu ada hikmah yang bisa diambil. Entah itu perjalanan yang menyenangkan, sulit, terjal, dan lain sebagainya. Seperti kisah seorang Ustadz berikut ini, dalam bentuk percakapan!


"Mas, misal nih, rumah Anda di Jogja dan Anda kerja di Jogja, kalau atasan Anda menawarkan pindah kantor, gak usah jauh-jauh deh ke Klaten aja trus gaji Anda dijanjikan naik 4 kali lipat mau gak?" tanya Ustadz.


"Mau banget ustadz," jawab Jemaah serempak.


"Nah sekarang kalau Allah nih yang menawarkan Anda dengan tawaran begini, "Wahai hambaKu sholatlah kalian berjamaah di Masjid tepat waktu, nanti Aku lipat gandakan pahala sholatmu 27 kali, dan dari setiap langkah kakimu menuju ke Masjid akan Aku gugurkan dosa-dosamu, akan Aku angkat derajatmu, akan Aku berikan solusi dari seluruh masalahmu, akan Aku mudahkan dan cukupkan urusan duniamu, akan Aku berikan kamu kemenangan,” terang sang Ustadz.


Lalu, Kira-kira maukah Anda menerima tawaran dari Allah yang sungguh luar biasa nikmatnya? Para Jemaah tersebut ada yang terdiam, ada yang bilang mau dan juga ada yang menangis.


<more>


"Jika dengan tawaran ganjaran sehebat ini, Anda belum juga tergerak untuk ke Masjid, lantas dengan cara apalagi Allah menawarkan ke Anda?" tanya Ustadz.


Seringkali untuk urusan dunia kebanyakan orang lebih memilih yang banyak ganjarannya. Sedangkan untuk urusan akhirat lebih memilih yang sedikit ganjarannya.


Allah mustahil berbohong untuk janji dari seorang manusia yang bisa meleset saja atau berbohong. “Kita semangat mengikuti, masa janji kebahagiaan dari Allah yang tidak mungkin meleset, kita tak mengikuti? Sebaliknya, kita lebih sering nyaman dengan janji dari manusia, dibanding janji Allah,” Ustadz merasa prihatin.


Jadilah muslim yang cerdas, cerdas dalam memilih. Mintalah perlindungan dan pertolongan Allah dengan Rahmat-Nya sehingga dimudahkan dalam beribadah.


“Insya Allah kita selalu diberi Hidayah. Karena Hidayah Hak preogatif Allah, Aamiin. Persiapkan dengan baik sholat kita, jangan kalah persiapannya dengan saat kita akan menghadap orang yang paling kita hormati atau orang yang akan memberi keuntungan besar bagi kita. Mumpung belum waktunya kita disholatkan,” tutupnya.


Oleh: FP Muhammad Haris


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA