“Pemuda masa silam menggelorakan kehendak bersatu, hari ini rayakanlah Indonesia tanpa ragu” – Najwa Shihab
ESQNews.id, JAKARTA – 28 Oktober bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Kita sebagai generasi penerus bangsa harus meneruskan perjuangan para pemuda terdahulu.
Perjuangan tersebut bisa diteruskan dengan berbagai hal,
saling memberikan spirit kepada sesama, menginspirasi khalayak dengan hal yang
positif sehingga memberikan dampak yang terbaik untuk Negeri Pertiwi ini.
Salah satunya yang dilakukan oleh wanita bernama Maya
Stolastika Boleng ini. Ia merupakan seorang petani milenial yang berkontribusi
pada dunia argaria. Maya sebenarnya sarjana sastra Inggris. Namun langkah
hidupnya berbeda dari bidang ilmunya.
Langkah hidupnya yang berbeda ini ternyata tidak datang
semerta-merta. Maya mengaku mendapatkan begitu banyak pencerahan tentang dunia
pertanian, saat berkunjung ke Pulau Dewata, Bali.
Pada momen itu, Maya kemudian berpikir tentang makna kehadirannya dalam dunia ini, apa sudah memberikan dampak positif atau hal yang baik bagi lingkungan sekitar?
Berikut adalah kiprah atau perjalanannya:



