Selasa, H / 26 Mei 2026

Kenapa Orang Tak Mau Berbagi?

Sabtu 11 Apr 2026 13:47 WIB

Author :Iwan Pramana, ST, MM, PCC

Ilustrasi

Foto: Freepik

ESQNews.id, JAKARTA - Saya kira ini urusan pribadi, eh, tenyata ada ilmunya. Pernah ngalamin gak ya… kita kerja bareng seseorang yang dikenal ahli, okelah di bidangnya, tapi… dia gak pernah benar-benar berbagi?


Kalo ditanya, jawabnya setengah-setengah. Itu pun masih mending. Kadang pura-pura gak denger. Kadang banyak alasan juga, karena nilah, itulah. Kalo ngasi informasi juga nanggung. 


Awalnya kita mungkin mikir: “Ah, mungkin dia sibuk.” Atau: “Mungkin dia belum sempat.” Sampai kita males sendiri. Akhirnya kerja masing-masing. Bodo ah.


Lama-lama kita mikir, Orangnya emang gak suka berbagi kali. Ya udah, itu pilihan dia. Semoga berbahagia, sejahtera, selamanya, sampai tua.


Di dunia akademik, ini istilahnya: knowledge hiding. Dan menariknya… ini bukan cuma soal “pelit ilmu”. Ada polanya. Ada bentuknya. Bahkan… ada alasan dibaliknya kenapa orang jadi kayak gitu. Ada 3 jenis knowledge hiding:


Pertama: Rationalized hiding (pakai alasan yang masuk akal) Ini yang paling “aman secara sosial”. Biasanya dibungkus dengan alasan: “Ini confidential…” “Ini bukan kewenangan saya…” Atau: "Nanti aja ya, belum waktunya.”


Kalo di film-film contohnya kayak agen yang gak boleh ngakses info karena pangkatnya masih rendah. Kadang memang valid. Tapi kadang… cuma jadi tameng. 


Kedua: Evasive hiding (ngeles halus) Ini tipe yang paling banyak. Dia sebenarnya tahu jawabannya… gak mau ngasih langsung. Contoh: “Kamu coba cek di file lama deh…” “Tanya si A aja…” Kelihatannya membantu… tapi sebenarnya kita diputar-putar. Jawabannya ada, tapi tidak diberikan.


Plus kadang mukanya jutek. Bener-bener deh! Kalo di film-film, ini kayak teman yg tahu siapa penjahatnya tapi gak beranin ngomong karena penjahatnya teman sendiri.


Ketiga: Playing dumb (pura-pura bego) Nah ini level yang rada parah. Padahal jelas-jelas dia ahlinya… tapi responnya: “Wah, aku juga kurang ngerti sih…” Padahal… kita tahu dia tahu.Ini bukan lagi soal sibuk.


Ini soal memilih untuk tidak berbagi. Ini kalo film-film, dia penjahatnya! bukan yang lain. Tapi berlagak bantuin nyari penjahatnya.


Menariknya … hal ini bukan selalu karena orangnya jahat atau pelit. Alasannya bisa macam-macam, misal:


- Takut kehilangan keunggulan (kalau semua orang tahu, dia jadi gak spesial dong)

- Tidak percaya dengan orang lain

- Pernah dikecewakan sebelumnya

- Budaya organisasi yang tidak aman (sharing malah disalahkan)

- Atau… ya karena alasan sederhana: terlalu capek, terlalu sibuk


"Ini kan biasa, kenapa dibahas jadi serius gini?"


Eit, jangan salah, efeknya gede lho.. Awalnya memang kecil. Cuma satu orang yang gak mau berbagi. Lalu dua. Lalu tiga.


Lama-lama… orang lain mulai copas: “Ngapain sih capek-capek sharing? Toh gak dapet apa-apa.”


Akhirnya… semua jadi 'hemat' informasi. "Tanya chatgpt deh." Tim yang tadinya ok… pelan-pelan berubah jadi individualis.


Dampaknya? Kerja jadi lambat bukan karena skill, tapi karena attitude. Orang jadi mengulang kesalahan yang sama. Ide-ide bagus berhenti di kepala masing-masing.


Dan yang paling halus tapi berbahaya… kepercayaan mulai terkikis. Kalo misal kepercayaan yang dipunyai tim 100, tiap hari akan berkurang dan berkurang. Jadi kayak lagu dangdut deh kalo udah minim kepercayaan,"Kau yang mulai kau yang mengakhiri.."


Yang menarik… seringkali organisasi tidak sadar ini terjadi. Mereka masih bicara soal: kolaborasi, inovasi, learning culture. Di permukaan semua orang baik-baik saja.


Tapi di bawahnya… orang-orang justru saling diem-dieman. Begitu ada pembentukan task force, "Aduh, mampus gue, kerja sama si Anu."


Jadi mungkin… pada titik ini, kita perlu melihat sedikit lebih dalam. Pertanyaannya bukan lagi: “Siapa yang gak mau berbagi?”


Tapi:


Apa yang membuat orang merasa tidak aman untuk berbagi?


Karena kadang… orang tidak menyembunyikan pengetahuan… Mereka hanya sedang melindungi dirinya.


Jika ini terjadi pada tim Anda, sebagai leader, apa yang akan Anda lakukan?


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA