Kamis, H / 17 Juni 2021

Penyakit Public Speaking! Perlunya Pahami ‘Objective’ Terlebih Dulu

Rabu 13 Jan 2021 11:19 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Potret saat kegiatan berlangsung

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – Sedang berlangsung Public Speaking & Certification Program dari LSP ESQ selama 3 hari pada Rabu-Jumat (13-15/1/2021) via virtual. Para partisipan yang hadir berasal dari berbagai macam profesi, seperti presenter, praktisi yoga, dosen, guru, dan lainnya.

 

Setelah mengikuti program, peserta akan mendapatkan skill tambahan dan akan mengikuti uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi resmi dari BNSP.



<more>

 

Maka dari itu, mereka dipandu langsung oleh trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yakni Coach Rendy Yusran (Pakar Public Speaking) dan Astrain Denny Kurniawan.

 

Di awal sesi, Coach Rendy bertanya kepada peserta webinar, “Mengapa perlu adanya penentuan objek dalam public speaking?”

 

Perempuan bernama Siti Kasmila pun merespon dan menjawab, “Jika kita tahu tujuan kita, maka akan lebih terukur dan terarah.”



 

Adapaun dari peserta lainnya yang mengatakan bahwa dengan memahami objek kita akan lebih paham langkah-langkah dalam berbicara.

 

“Good Job, jadi kita perlu paham kita sedang ngapain, harus sesuai objek. Emang kita juga perlu confirm peserta agar fun. Tapi jangan lupa objective-nya,” tutur Rendy.

 

Berikut adalah beberapa objective dalam public speaking:



 

“Berangkatlah dari objective, karena kalau sudah dipanggung bisa lupa diri. Ini salah satu penyakit saat performance yaitu lupa waktu, sehingga lari dari objective,” lanjutnya.

 

Menurut Rendy, Memorizing Process pun perlu dipahami dalam public speaking.

 

“Agar kita tahu kapan saat yang tepat untuk memulai bicara, dan bagaimana presentnya, hingga cara mengakhiri acara dengan seperti apa,” tutupnya.

 



Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA