Kamis, H / 17 Juni 2021

Mualaf, Ary Ginanjar Tuntun Seorang Alumni ESQ Ber-Syahadat

Sabtu 22 Aug 2020 17:01 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Fitriyani, saat proses menjadi seorang Mualaf

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – Allah SWT pernah berjanji di dalam Firman-Nya. Bahwa setiap mualaf (orang non-Islam yang masuk ke dalam agama Islam), dan ia bersyahadat. Maka, orang itu terhapus dosa-dosanya baik yang kecil maupun besar. Layaknya kertas putih bersih tanpa noda. Masya Allah.


Kata Nabi Muhammad SAW, asalkan seseorang itu memegang teguh Iman, Islam, dan Ihsan dengan sepenuh hati.


Dan ini terjadi kepada salah satu Alumni ESQ training New Chapter. Menjadi hari bersejarah pada wanita yang bernama Fitriyani.


Dirinya dengan mantap, untuk menganut Agama Islam. Yang sebelumnya ia memeluk Agama Kristen.


<more>


Ary Ginanjar Agustian bantu menuntun dalam pelafalan syahadat. Disaksikan oleh para Ksatria ESQ 165 pada (22/8/20) secara daring.


Sebelum bersyahadat, CEO ESQ Group itu mohon ijin untuk menanyakan beberapa pertanyaan perihal rukun Iman kepada Fitriyani. Di antaranya:


1. Apakah Anda percaya dan beriman, bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa? Dan satu-satunya di alam semesta raya ini?


2. Apakah Anda percaya dan beriman kepada malaikat yang mencatat amalan baik dan buruk meskipun tak terlihat?


3. Apakah Anda percaya dan beriman bahwa nabi-nabi itu utusan Allah? Mempercayai bahwa Nabi Isa bukanlah Tuhan melainkan Nabi?


4. Apakah Anda percaya dan beriman kepada Al Quran sebagai pedoman hidup manusia?


5. Apakah Anda percaya dan beriman kepada hari kemudian atau hari kiamat?


6. Apakah Anda percaya dan beriman kepada Qada dah Qadar?




Semua pertanyaan tersebut, Fitriyani meyakini dan mempercayainya. Kemudian, pertanyaan seputar rukun Islam, yaitu:


1. Sebagai muslim, Anda harus bersyahadat. Apakah siap?

2. Siap melaksanakan sholat 5 waktu sehari semalam?

3. Siap melaksanakan puasa di bulan ramadhan?

4. Siap menyisihkan 2,5% dari penghasilan bersih Anda untuk berzakat?

5. Jika diberikan kecukupan, apakah siap untuk menunaikan ibadah haji?


Kesekian kali, ia menyanggupi apa yang ditanyakan oleh sang Motivator Indonesia itu.


Dan pertanyaan terakhir adalah apakah Anda siap melakukan perintah Allah dengan segala perbuatan baik? Meninggalkan larangan-Nya, setiap waktu? Karena Anda akan merasa bahwa segala perbuatan Anda dilihat oleh Allah.


Tak ada lagi kata keraguan dalam diri wanita itu. Ia sudah menetapkan jiwa dan raganya untuk menjadi seorang muslimah.


“Sebelumnya saya merasa kehilangan semuanya. Merasa selalu melakukan kesalahan yang besar. Namun setelah mengikuti training ESQ New Chapter. Yang saya cari sudah ketemu. Sekarang Alhamdulillah saya merasa adem dan siap meninggalkan kehidupan yang kelam itu. Dan yakin ingin menjadi seorang muslimah,” tuturnya sambil menangis.




Ary Ginanjar bersiap untuk menuntun Fitriyani melantunkan kalimat syahadat.


Bismillahirrohmanirrohim, Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah. Yang artinya aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah,” ucapnya.


Setelah kalimat syahadat dilanjutkan pembacaan surat Al-Fatihah dan Al-Ikhlas. Masih dituntun oleh Ary Ginanjar. Sekaligus mengumumkan bahwa Fitriyani diberikan tiket gratis untuk mengikuti semua program Training ESQ.


“Alhamdulillah, kini ibu Fitriyani sudah menjadi seorang muslimah sejati. Ampuni dosanya kecil maupun besar ya Rabb. Ia telah kembali memeluk agama Islam, tauhid-Mu. Dengan mengucapkan syahadat, bahwa ibu Fitiyani telah bersaksi tiada Tuhan selain Engkau ya Allah. Maka terima syahadatnya. Pelihara iman, islam dan ihsannya. Aamiin,” doa Ary.


Fitriyani pun disambut dengan hangat oleh keluarga besar ESQ. Terutama oleh Korwil FKA dari Palangkaraya yaitu Hamdhani. Ada Iesje latief (mewakili muslimah di Indonesia), Lea Irawan (FKA Pusat) dan lainnya. Siap membantu, menuntun Fitriyani jika ada kesulitan.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA