ESQNews.id, JAKARTA – Masalah banjir di Ibu Kota bukan suatu hal yang tabu lagi untuk diperbincangkan. Awal tahun 2020, Jakarta disambut dengan genangan air yang tingginya bisa mencapai dada orang dewasa.
Beberapa wilayah di Kota Pusat Pemerintah ini, langganan terkena banjir. Setiap kali hujan deras mengguyur dengan intensitas air yang cukup tinggi atau deras.
Banyak sekali penyebab dari banjir, dimulai dari sampah menggenang, pepohonan yang semakin gundul, lahan yang mulai ‘menipis’, mayoritas bangunan di setiap penjuru dan lainnya.

<more>
Namun, dari berbagai informasi ternyata Batavia/Jakarta kebanjiran sejak tahun 1619, 1872, 1920, 1922, 1925, 1932 sampai 2020.
Tidak satu orang pun dari 66 Gubernur Jenderal Hindia Belanda, dari Jan Pieterszoon Coen sampai Anies Baswedan yang mampu membuat Batavia/Jakarta bebas dari banjir.

Jadi janganlah banjir dijadikan alasan politik. Para Gubernur sudah berupaya untuk meminimalisir dampak banjir. Mari kita saling membantu, berikhtiar dan bekerja menanggulangi banjir.
Karena dalam beberapa hari ke depan, menurut BMKG masih akan ada hujan yang berintensitas tinggi.





