Selasa, H / 04 Oktober 2022

Isra Miraj Ala SMPN 1 Karanggeneng

Rabu 09 Mar 2022 09:01 WIB

Reporter :EDQP

Potret Saat Acara Berlangsung

Foto: Dokumen Pribadi Mushlihin

Oleh: Mushlihin (Guru SMPN 1 Karanggeneng Lamongan)


ESQNews.id, JAKARTA - Kami warga SMPN 1 Karanggeneng (Spensaka) memperingati isra miraj Nabi Muhammad 1443 Hijriah atau 2022 Masehi. Sebelumnya kami membaca kitab Sirah Nabawiyah. Isra miraj terjadi ketika Nabi  Muhammad masih di tengah periode dakwah dan secercah harapan mulai tampak dari kejauhan.


Kapan terjadi isra miraj? Para Ulama mempunyai pendapat yang berbeda. Pertama adalah pada malam 27 Rajab tahun 10 kenabian. Kedua adalah Ramadan tahun 12 kenabian. Ketiga adalah Muharam tahun 13 kenabian. Keempat adalah Rabiul Awal tahun 13 kenabian.


Menurut riwayat, Rasulullah diisra'kan dengan jasadnya dari Masjidil haram menuju Masjidil aqsa (Baitulmakdis). Kendaraannya Al-Buraq dan ditemani oleh Jibril. Beliau menjadi imam salat para nabi.


Kemudian pada malam itu Muhammad miraj alias dinaikkan ke langit 1. Beliau melihat Adam. Allah juga menampakkan kepadanya ruh para syuhada dan orang yang sengsara.


Lalu Nabi Muhammad dinaikkan ke langit 2. Beliau bertemu Yahya dan Isa. Keduanya menyambut dan mengakui kenabian Muhammad.


Lantas Nabi Muhammad dinaikkan ke langit 3. Beliau melihat Yusuf. Mereka bersalaman.


Kemudian Nabi Muhammad dinaikkan ke langit 4. Beliau melihat Idris. Dia menyambut beliau dan mengakuinya sebagai nabi.


Muhammad dinaikkan lagi ke langit 5. Beliau melihat Harun. Putra Imran menyambut dan mengakui kenabian Muhammad.


Lalu Muhammad dinaikkan ke langit 6. Beliau bertemu Musa. Tatkala beliau hendak berlalu, Musa menangis. Pasalnya umat Muhammad lebih banyak yang masuk surga ketimbang umat Musa.


Kemudian Muhammad dinaikkan ke langit 7. Beliau disambut Ibrahim.


Muhammad lalu dinaikkan ke Sidratul Muntaha dan Baitul makmur. Beliau terus menuju Allah. Jaraknya sepanjang dua ujung busur atau lebih dekat lagi. Allah mewajibkan kepadanya 50 waktu salat.


Muhammad kembali dan melewati Musa. Muhammad disarankan mengajukan keringanan, karena umatnya tidak akan sanggup. Jibril menyetujuinya.


Allah pun meringankannya menjadi sepuluh waktu. Muhammad turun. Musa berkata, mintalah keringanan. Muhammad menghadap lagi, dan diperintahkan salat lima waktu.


Musa menganjurkan Muhammad meminta keringanan lagi. Muhammad menjawab, "Aku malu. Aku rela dengan hal ini dan berserah diri." Setelah itu, datanglah suara memanggil. Engkau telah menyetujui fardhu-Ku dan Aku telah memberikan keringanan untuk para hamba-Ku.


<more>


Selain itu, Muhammad diperlihatkan beberapa kejadian. Beliau ditawari susu dan khamr. Beliau memilih susu. Andai minum khamr, tentu akan tersesat.


Lagian Muhammad melihat malaikat Malik. Penjaga neraka itu tidak pernah tertawa. Wajahnya tidak terpancar kegembiraan dan keceriaan. Pemakan harta anak yatim, mulutnya dilempari segenggam batu api, lalu keluar dari duburnya. Pemakan riba, perutnya buncit dan diinjak pengikut Firaun. Pezina memakan daging bernanah dan membusuk, padahal ada daging segar.


Tatkala pagi, Rasulullah menceritakan kepada kaumnya. Mereka mendustakan. Mereka meminta menyebutkan kriteria Baitulmakdis. Allah menampakkannya, sehingga Muhammad dapat menerangkan. Sayangnya, mereka malah menghindar. Kecuali Abu Bakar yang membenarkan, makanya ia dijuluki As-Sidiq.




Termasuk kami muslim Indonesia setiap 27 Rajab memperingati isra miraj, sehingga ditetapkan sebagai hari libur nasional. Kami menggelar pelbagai kegiatan. Temanya peningkatan akhlak milenial di era digital. Puncak acaranya Jumat 4/3/2022 pukul 06.00 di lapangan beralas terpal. Pesertanya tujuh ratusan. Pria memakai baju takwa, bersongkok dan bersarung. Wanita berbusana muslimah serba putih.


Adapun kegiatan pertama yaitu salat duha berjamaah. Jumlahnya 4 rakaat dengan 2 kali salam secara sirri. Selanjutnya istighosah, bersalawat, sambutan kepala sekolah, dan mauizah. Yakni nasihat, khazanah atau pelajaran yang baik sampai jam 10.30 siang.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA