ESQNews.id, JAKARTA - Coba perhatikan baik-baik, orang yang mudik semua sedang menuju ke mana?
Ada tiga dimensi yang bisa kita lihat:
1.Dimensi Fisik, mereka pulang kampung.
2.Dimensi Emosi, mereka ingin menemui keluarga.
3. Dimensi Spiritual, yang jarang disadari.
Dalam dimensi spiritual Idul Fitri ada tiga sifat yang ingin mereka rasakan. Pertama, keinginan untuk berkumpul. Kedua, keinginan untuk memaafkan. Ketiga, keinginan untuk saling memberi.
Lalu coba Iqra dan renungkan lebih dalam dari mana semua sifat itu berasal....?
Dialah Sifat Yang Maha Mengumpulkan, Al Jami', menghadirkan rasa ingin berkumpul pada jiwa manusia.
Dialah Yang Maha Memaafkan, Al Ghaffar, menumbuhkan keinginan untuk saling memaafkan.
Dialah Yang Maha Pemberi, Al Wahhab dan Ar Razzaq, menggerakkan hati untuk berbagi.
Sesungguhnya, pulang kampung adalah bagian dari keajaiban Idul Fitri. Tanpa disadari otomatis jiwa manusia kembali pada fitrahnya, kembali pada nilai-nilai Asmaul Husna.
Pertanyaannya, apakah kita sadar bahwa yang sebenarnya kita cari bukan sekadar pulang kampung, tetapi pulang mencari dan rindu Asmaul Husna Allah SWT?
Semoga perjalanan mudik ini penuh keselamatan, kesehatan, dan keberkahan.
Sampaikan salam hangat untuk keluarga di kampung halaman spiritual.
Mohon maaf lahir dan batin. Minal aidin wal faizin.